
Putri belum pernah merasakan hal seperti ini, iya bingung. Kenapa iya bisa sampai seperti ini, susah melupakan orang yang belum tentu suka sama dya.
Beberapa hari kemudian, tiba-tiba Putri ngechat Reno, "Hai mas, gimana kabarnya" kata Putri. "alhamdulilah, baik, aku lupa mbak mau tanya sama kamu." Kata Reno. "Emang mau tanya tentang apa iya mas?" kata Putri.
"Jadi begini mbak, aku ada teman pemain teater juga, dya pgen ikutan. tapi dya gebetan aku mbak, hehehe" kata Reno.
Kemudian Putri menjawab "mas, kalo komunitas ada yang cinlok, mending ngk usah diajak, khawatir kalo ada pertengkaran, grub bakalan bubar". "oh, gitu, maaf iya mbak" kata Reno.
Mendengar kata tersebut dari Reno, Putri kecewa dengan Reno. Tetapi Putri tidak bisa menunjukan kekecewaannya terhadap Reno karna Putri bukan siapa-siapa Reno. Putri hanya bisa memendam perasaannya saja.
Reno tiba-tiba ngechat Putri dengan kata "sayank". Putri kaget dan langsung membalas "maksudnya apa iya mas?". "maaf mbk, aku salah kirim, dan tadi yang aku chat banyak, semua rata-rata panggil sayank" kata Reno. Putri menjawab "oke"
Dari kejadian tersebut, Putri menyimpulkan bahwa Reno bukanlah sosok yang baik untuk Putri. Putri menginginkan sosok yang bisa dijadikan suami. Tapi itu tidak ada di diri Reno.
Keesokan harinya, tiba-tiba Lina mengechat Putri, Lina tiba-tiba kangen dengan Putri. "Mbak, ada acara ngak nanti malam?" tanya Lina. "Ngak ada Lin, emang kenapa?" tanya Putri. Lina menjawab "kalo nanti malam aku ajak mbk ketemuan bagaimana? aku kangen mbk, sudah lama kita ngak ketemu". Putri pun menjawab "oke, aku juga kangen Lin sama kamu, dimana ketemuannya?" "di cafe biasanya ajah iya mbak, nanti malam jam 7" kata Lina. "oke, see you ya Lin" kata Putri "oke, mbk" jawab Lina.
Akhirnya mereka bertemu di cafe biasa jam 7 malam, tiba-tiba Putri bercerita tentang project yang akan dia buat sama Reno. Tiba-tiba Lina menolak untuk ajakan Reno, padahal Lina terlibat diprojectnya Reno. Lina khawatir, karna Reno sebenarnya playboy. Lina tidak ingin kalau Putri sampai jatuh cinta kepada Reno. Padahal Putri sudah jatuh cinta, tanpa Lina tau.
Lina mengetahui sikap Reno karna mantan Reno adalah teman Lina juga di grub tersebut.
Mita adalah mantan Reno yang ditinggal Reno karna tanpa sebab menurut cerita Lina.
Lina mengetahui cerita tersebut karna Mita pernah curhat dan meminta tolong kepada Lina. Lina mencari kontak dan keberadaan Reno dimana, Lina bingung hingga iya menerima perjodohan dari orangtuanya.
Dengan terpaksa Mita menikah dengan pria pilihan orangtuanya. Setelah menikah, Mita dikaruniai seorang anak laki-laki. Hidup Mita bahagia semenjak menikah dengan suaminya. Tiba-tiba setelah 1tahun, Reno muncul kembali di kehidupan Mita.
Reno membuat Mita jatuh cinta lagi, padahal iya sudah mempunyai suami. Mereka ber2 tetap komunikasi dengan status sebagai kakak dan adik.
Setiap hari Mita mengechat Reno, hingga suatu saat Reno mulai bosan dengan Mita.
Tiba-tiba Reno tidak menjawab chat dari Mita, Mita tiba-tiba ngambek. Dan Mita mencari kabar Reno ke Lina. "Lin, bagaimana kabarnya? lama iya kita ngk ketemu"kata Mita. "Alhamdulilah aku baik-baik ajah, aku juga kangen mbak"
"Lin, aku boleh tanya ngk?" "tanya apa mbak?" kata Lina. "Reno sekarang bagaimana kabarnya? dya tiba-tiba menghilang Lin". Lina kaget mengetahui Reno menghubungi Mita kembali "maaf mbak, aku ngk tau, karna udah lama kita ngk ketemu" kata Lina. "oke, Trimaksi iya Lin, maaf aku ganggu" "iya ngak apa-apa mbak" kata Lina.
Lina menanyakan kepada Reno kebenaran cerita Mita. Reno mengelak dan menuduh Mita yang menghubungi. Menurut cerita Lina. Jika menurut cerita Reno, Mita yang menghubungi Reno.