Me, You, and....

Me, You, and....
Episode 15



Putri pun berjalan menuju parkir motor untuk mengambil motornya, setelah itu Putri berjalan menuju kostnya. Waktu perjalanan pulang tiba-tiba Putri di tabrak oleh mobil dari belakang. "Brak" suara mobil itu saat menabrak motor Putri. Seketika itu Putri terjatuh, terseret dan terluka di tangan dan kakinya. Putri pun ditolong pengendara yang ada disekitar tempat kejadian menepi. Kemudia sang pengemudi motor di hadang oleh pengendara yang menolong Putri untuk tanggung jawab. "Mas keluar, tanggung jawab, jangan lari gitu ajah"sambil mengedor kaca mobil tersebut. "Iya pak, saya tanggung jawab, saya keluar, tapi biarkan saya menepi dulu" Kata pengemudi tersebut. Akhirnya mobil tersebut dikawal oleh pengendara yang menghadang untuk menepi. Pengendara mobil tersebut akhirnya menepi dan keluar dari mobilnya untuk melihat Putri. Saat pengendara keluar dari mobil tersebut ternyata ia seorang pemuda yang tampan dan baik. "Mas, bawa ke rumah sakit, itu berdarah itu kaki dan tangannya, motornya juga hancur itu, tadi mas sangat kenceng mengendarai sampai mbaknya parah gitu" Kata salah satu pengendara. "Iya pak, saya akan tanggung jawab membawanya ke rumah sakit, dan memperbaiki motornya" kata pengendara motor tersebut. Putri pun kesakitan merasakan tangan dan kakinya berdarah. Putri kaget sekali saat melihat motornya bener-bener hancur setelah di tabrak. "Aduh, sakit" Kata Putri sambil menangis. Pemuda itu bernama Joehan, ia adalah pengusaha muda yang sangat sukses di usia muda. Joehan mendengar suara tangisan Putri kesakitan dan Joehan menenangkan Putri "Iya mbak saya tau, sebentar iya, saya telponkan karyawan saya untuk bawa motornya mbak ke bengkel" Kata pemuda tersebut. "Hallo mas adi, bisa ke jl. Kamboja sekarang? saya nabrak orang dan saya perlu bantuan mas untuk bawa motornya ke bengkel, saya mau antar korbannya ke rumah sakit mas, saya minta tolong ya. Ini nanti saya titipin di kasir swalayan biar mas adi gampang nyarinya, mas bilang ajah disuruh saya, bisa kan"? kata Joehan. "Iya pak Joe, saya kesana bawa teman ya pak buat ambil motornya. Pak Joe ngak apa-apa pak? gimana bisa kecelakaan pak? kok bisa? apa bapak bisa nyetir?" Kata Adi. "Besok saya ceritakan kronologinya, sekarang saya mau antar korbannya dulu ke rumah sakit, ya udah ya sekarang mas adi kesini ya, trimakasi" kata Joehan dan menutup telponnya dengan tergesa-gesa. Setrlah itu Joehan membawa motor Putri ke Swalayan terdekat untuk dititipin motor. Sementara Putri berada di dalam mobil Joehan menunggu Joehan mengantarnya ke rumah sakit"Mbak tunggu di dalam sini iya mbak, sebentar saja, saya mau nitipin motornya mbk" kata Joehan."Iya mas, saya tunggu disini, cepetan iya mas, sakit banget" kata Putri. "Iya mbak" kata Joehan. Swalayan tersebut tidak jauh dari lokasi kecelakaan Putri, dan tibalah Joehan ke Swalayan tersebut dan menitipkan motor Putri ke swalayan tersebut. Setelah itu Joehan menuju mobil dan mengantar Putri ke Rumah sakit. Saat perjalanan menuju rumah sakit Putri menahan sakit dari luka yang dialami dengan menangis tanpa henti "Aduh, sakit banget" kata Putri sambil menitikan air mata. "Mbak, sabar iya habis ini kita mau sampai, oh ya mbak, perkenalkan nama saya Joehan, kalo boleh tau nama mbak siapa?" Kata Joe sambil memperkenalkan diri. "Nama aku Putri" jawab Putri sambil meniup tangannya yang terluka. Mereka pun ngobrol berduadan Joehan minta maaf atas kejadian tersebut. "Mbak, saya minta maaf iya, gara-gara saya tadi ngebut dan tergesa-gesa, mbak terluka seperti ini" Kata Joe. "Iya mas, pokoknya mas tanggung jawb atas kejadian yang saya alami sekarang, kalau saya boleh tau, kenapa mas tergesa-gesa sampai ngebut?" Tanya Putri. "Jadi gini mbak, tadi itu pacar saya nelpon dan marah-marah karna saya tidak datang-datang untuk menjemput dia tepat waktu, dia curiga sama saya dan dikira saya jalan sama cewe lain, padahal tadi itu di jalan macet banget dan tadi itu saya lagi banyak kerjaan, akhirnya pas ngak macet tadi saya langsung ngebut mbak, dan nabrak mbak tadi" kata Joe. "Oh gitu, tapi ngak seharusnya mas ngebut, kan nyelakain orang lain mas, kalau cewenya udah ngak percaya lagi sama mas, mending tinggalin ajah, yang jelaskan mas ngk ngapa-ngapain tapi dituduh. Kalo aku mending aku tinggalin, karna suatu hubungan kalau udah ngak percaya, buat apa di pertahanin, iya kan? kata Putri. "Iya mbak benar juga, tapi kalo aku masih sayang dan dia masih sayang sama aku bagaimana?" Kata Joe. "Mas, yang namanya orang sayang, itu percaya sama pasangannya, bukan curiga yang ngak-ngak" Kata Putri. "Benar juga iya mbak" Kata Joe sambil berfikir tentang masalahnya. Tiba-tiba hp Joe berbunyi saat mereka asik ngobrol, ternyata pacar Joe yaitu Keysa menelpon Joe. "Kamu itu gimana sih? daritadi aku nungguin tapi ngak datang-datang, jangan-jangan kamu sama cewe lain" Kata Keysa sambil membentak dan marah-marah kepada Joe. "Aku lagi di jalan, aku tuh abis kecelakaan nabrak orang, sekarang aku mau antar ke rumah sakit, kalo kamu mau nunggu iya lama, kalo ngak mau nungguin ya kamu naik taxi ajah" Kata Joe dengan santainya. "Kamu itu kebanyakan alasan ya, bilang ajah kamu selingkuh sama cewe lain, alasan kecelakaan" Kata Keysa. Joe pun merasa kesal dan mulai marah kepada Keysa "aku udah jujur ya sama kamu, kalo ngak percaya, kamu bisa datang di rumah sakit dan nanti aku bakalan sharelok ke kamu" kata Joe. "Oke aku tunggu kalau kamu emang ngak bohong" kata Key. Setelah itu Joe menutup telponnya dan melanjutkan perjalanannya menuju rumah sakit. Setelah sampai di rumah sakit, Joe langsung sharelok keberadaannya kepada Keysa. Sementara Putri ditangani oleh suster dan dokter di rumah sakit tersebut. Joe menunggu Putri selesai ditangani oleh dokter, setelah beberapa menit kemudian dokter keluar dan memberitahu keadaan Putri kepada Joe. "Maaf pak, keadaanya cukup serius, kaki dan tangannya ada yang retak. Pasien harus di rawat inap" Kata dokter. "Semua biaya saya yang tanggung, tolong priksa yang lainnya juga dokter, khawatirnya kepalanya kena benturan" kata Joe. "Kita sudah rontgen semua pak, dan hanya kaki dan tangannya yang retak dan harus rawat inap kurang lebih 1 minggu, saya permisi dulu ya pak, pasien sudah bisa dijenguk, silahkan mengurus administrasi dulu pak agar bisa langsung di antar ke kamar rawat inap" kata dokter. Sebelum menuju tempat administrasi, Joe melihat keadaan Putri dan memberitahukan jika ia harus rawat inap. "Mbak, kata dokter tangan dan kaki mbak retak, dan mbak harus rawat inap kurang lebih 1 minggu" Kata Joe.