Me, You, and....

Me, You, and....
Episode 21



Hari sudah malam, Joe dan mamanya pun berpamitan pulang "Put, Ibu, saya mau pamitan pulang dulu ya, besok saya kembali lagi kesini. Kalau ada butuh apapun bilang saja, ntar aku yang ganti" kata Joe. "Iya mas" kata Putri. Joe pun balik dengan mamanya. Joe dan mamanya keluar ruangan tersebut dan menuju parkiran mobil, setelah itu ia pulang menuju rumahnya. Sementara di rumah sakit, kakak Putri tiba-tiba masuk kekamar dan Putri minta tolong kepada kakaknya untuk mengambil motornya. "Mbak Nina, aku boleh minta tolong ngk?" Kata Putri. "Iya boleh, minta tolong apa ya put?" Kata Nina. "Tolong ambilin motorku besok di kantornya mas Joe, ini ada kartu namanya. Kalau mau kesana mbak bawa ini, karna kalau semisal mas Joe ngk ada, mbak masih bisa tunjukin kartu nama ini ke pegawainya" kata Putri. "Iya Put, besok mbak kesana ambil motor kamu" kata Nina. "Trimakasi iya mbak" kata Putri. Nina pun membalas dengan tersenyum tanda jawaban iya. Joe dan mamanya telah tiba dirumah pukul 20.00 wib. Makanan di rumah sudah disiapkan oleh asisten rumah tangga, Joe dan mamanya menuju meja makan untuk segera makan. Setelah makan malam Joe melanjutkan mengerjakan laporan pekerjaannya hingga larut malam. Sedangkan mamanya sudah tertidur malam itu. Setelah Joe mengerjakan laporannya ia segera tidur dan menuju kamarnya. Pada esok hari yang cerah, Joe telah bangun setelah matahari mulai terbit, dan Joe melewati sholat subuhnya karna kesiangan bangun. Joe pun segera mandi dan sarapan pagi, setelah sarapan pagi ia berangkat kerj. Joe pun berpamitan ke mamanya "ma, aku berangkat dulu ya" kata Joe sambil mencium tangan mamanya. Mamanya pun menjawab "iya nak, hati-hati iya". Joe pun mulai berangkat bekerja. Setelah sampai ditempat kerja pagi itu, Joe mengerjakan pekerjaan-pekerjaan kantor yang belum selesai dan menyiapkan laporan untuk meeting yang akan datang, di sela-sela kesibukan Joe bekerja, tiba-tiba Resepsionis tempat kerja ia menelpon bahwa ada perempuan yang nyari Joe dan mau mengambil motornya, perempuan itu adalah Nina kakaknya Putri. "Kring, kring, kring" bunyi suara telpon. Joe pun mengangkat telpon tersebut "ya, ada apa" kata Joe. Resepsionis tersebut pun menjawab "ini pak ada yang nyari'in namanya mbak Nina, ia mau ambil motornya". "Oh, ya udah kamu kasih ajah motornya, bilang kedia saya minta maaf tidak bisa menemui karna saya sibuk, kalau ada keperluan untuk adiknya suruh total di rumah sakit, dan saya nanti akan datang kerumah sakit" kata Joe. Resepsionis pun menyampaikan pesannya kepada Nina dan Nina pun menjawab "iya ngak apa-apa trimakasi". "Sebentar ya mbak, saya ambilkan kuncinya dulu" kata resepsionis tersebut. "Iya mbak" jawab Nina. "Mbak ini kunci, tapi ngak ada stnknya ya mbak, saya cuman dititipin ini ajah" kata Resepsionis tersebut. "Iya mbak memang cuman kuncinya saja, saya udah bawa stnk dari adik saya, trimakasi iya mbak" kata Nina. Nina pun meninggalkan tempat kerja Joe dan menuju rumah sakit tempat adiknya dirawat. Setelah sampai dirumah sakit, Nina pun menuju kamar vip tempat adiknya dirawat. Kemudian Nina menanyakan kepada adiknya tentang motornya "Put, motornya aku antar ke kost kamu ya" kata Nina. Putri pun menjawab "trus mbak Nina nanti kesini naik apa". "Kan ada ojek online Put" Kata Nina. "Oh ya ya, sekarang kan mudah kemana-mana kalau ngak bawa motor" kata Putri. "Nanti siang setelah jam 12, mbak antar motor kamu ya" kata Nina. "Iya mbak" jawab Putri. Waktu menunjukan pukuk 12.00 wib, Nina pun bersiap-siap menuju kostan Putri dan berpamitan kepada Ibu dan Putri "Ibu, Putri aku pamit dulu ya mau antar motor" kata Nina sambil mencium tangan ibunya. Ibunya pun menjwab "iya nak, hati-hati" dan Putri juga menjawab "iya mbak". Nina pun berangkat menuju kostan Putri. Setelah Nina sampai dikostan Putri, ia bertemu dengan ibu kostnya Putri yaitu ibu Lela. "Permisi bu, saya kakaknya Putri, saya mau nitip motornya Putri karna ia dirumah sakit sedang dirawat" Kata Nina kepada Ibu Lela. Mendengar Putri kecelakaan Ibu Lela pun kaget "loh, kapan mbak kecelakaannya, makanya kok ngak pulang-pulang, saya kira dia pulang kampung". Nina pun menjawab "kira-kira 3 hari yang lalu bu, ditabrak sama orang bu". "Kondisinya sekarang bagaimana mbak?" tanya bu Lela. "Tangan dan kakinya ada yang retak bu, makanya ia harus dirawat dirumah sakit kurang lebih satu mingguan" kata Nina. "Oh gitu, sampaikan salam saya buat Putri smoga cepet sembuh, maaf saya ngak bisa kesana karna dirumah ngak ada yang jaga cucu saya" kata Ibu Lela. "Iya bu, ngak apa-apa trimakasi" Kata Nina. Nina pun segera berpamitan untuk kembali lagi ke rumah sakit "bu, saya pamit dulu ya, saya mau ke rumah sakit" kata Nina. "Iya mbak, mbaknya naik apa?" Kata Bu Lela. "Saya naik ojek online bu, sebentar lagi nyampai ojek saya" jawab Nina. "Oh gitu, ya udah hati-hati ya mbak, saya masuk dulu ya mbak cucu saya mulai nangis, maaf ya mbk ngak bisa lama-lama nemenin mbak" jawab Ibu Lela dengan tergesa-gesa. "Iya bu, ngak apa-apa kata Nina. Setelah Nina menunggu ojek online tersebut, tiba-tiba ojek online tersebut datang dan Nina pun berangkat menuju rumah sakit. Setelah sampai dirumah sakit Nina pun menghampiri adiknya, Nina melihat di meja Putri kalau air minumnya habis "Put, air sama rotinya habis?" Kata Nina. Putri pun menjawab "iya mbak". "Nanti sore mbak beli'in di supermarket dekat sini ya Put, mbak mau istirahat bentar. Putri pun menjawab "ya mbak, mbak Nina istirahat dulu ajah kalau capek". Nina pun istirahat dan tertidur di sofa ruangan tersebut. Tiba-tiba Nina terbangun pada sore itu dan ia bergegas ke supermarket terdekat untuk membeli air minum dan roti. Nina pun berangkat menuju supermarket dan membeli air minum dan lain-lain. Sementara Joe dikantornya sudah selesai mengerjakan semua pekerjaannya, ia pun menuju rumah sakit lagi untuk menjenguk Putri, dan ia mengecek apa ada keperluan yang harus di selesaikan. Joe pun berangkat menuju rumah sakit, setelah sampai dirumah sakit ia munju kamar Putri dan kebetulan Nina belum sampai di tempat Putri. Joe pun mulai menanyakan kepada Putri "mbak nina kemana Put? Kok ngak ada?". "Mbak nina lagi beli minum dan roti di supermarket, karna minumnya sudah habis" kata Putri. Joe pun kelupaan tidak mengecek air minum dan cemilan untuk Putri. "Maaf ya Put, saya ngak lihat kalau kamu kehabisan makan dan minum" kata Joe. "Iya mas, ngak apa-apa kan ada mbak nina yang bantu beli'in, sudah cukup banyak saya ngrepotin mas" kata Putri. "Ngak ngrepoti put, ini tanggung jawab saya karna sudah membuat kamu luka parah kayak gini" kata Joe. Putri pun hanya diam dan tidak bisa menjawab perkataan Joe. Putri juga tidak bisa menolak pemberian dari Joe, walaupun Joe sudah habis biaya banyak untuk pengobatan Putri. Setelah Joe ngobrol dengan Putri, tiba-tiba Nina pun muncul untuk memberikan air dan makanan kepada Putri "Put, ini rotinya dan airnya mbak taruh di atas meja ya, nanti kalau kamu perlu kamu panggil mbak" kata Nina. Nina pun melihat ada Joe dan menyapanya "hai Joe, daritadi?". "Ngak mbak, baru saja aku nyampai, mbak Nina darimana?" Kata Joe. "Aku dari supermarket beli air dan camilan untuk Putri" kata Nina. "Maaf kak sebelumnya, kalau aku boleh tau struknya ada ngak?" Kata Joe. Nina pun tidak tau maksud Joe itu apa meminta struk belanjaan tersebut dan Nina pun memberikan struk tersebut. "Ada kok struknya, ini struknya" kata Nina sambil menyerahkan struk tersebut. "Joe pun melihat total pembelanjaan Nina dan nengeluarkan dompetnya untuk menganti uang Nina. "Mbak, ini uang ganti beli air dan Roti" kata Joe sambil menyerahkan uang tersebut. Nina pun menolak karna Joe udah sering membiayai pengobatan Putri "maaf mas sebelumnya, saya tidak bisa menerima uang mas Joe, karna mas Joe udah habis uang banyak untuk kesembuhan Putri". "Ngak apa-apa mbak, ini memang tanggung jawab saya terhadap Putri karna ia sampai masuk rumah sakit gara-gara saya, tolong mbak trima pemberian saya" Kata Joe. "Bentar ya mas, saya obrolin sama ibu dulu" kata Nina. "Iya mbak silahkan" jawab Joe. Nina dan Ibunya pun keluar sebentar untuk ngobrol tentang pemberian uang dari Joe. "Bu, gimana uangnya kita trima atau tidak?" Kata Nina. Ibunya pun menjawab "ibu juga bingung nin, tapi kalo mendengar alasannya masuk akal juga, trima ajah nin, dia sama mohon-mohon gitu". Nina pun menjawab "iya idah bu kalau gitu". Nina dan Ibunya pun masuk kedalam, Joe pun bertanya kepada Nina "gimana mbak Nina, mau kan menerima uang pemberian saya". Nina pun menjawab "iya Joe, saya trima, trimakasi banyak iya Joe". "Iya mbak sama-sama" kata Joe. Malam itu Joe belum pulang dan masih di rumah sakit. Tiba-tiba dokter masuk keruangan Putri untuk memeriksa keadaan Putri. Setelah Dokter memeriksa keadaan Putri, Joe pun bertanya tentang keadaan Putri "gimana dokter keadaannya?". "Keadaannya lebih baik dari sebelumnya, ini saya kasih resep terakhir, setelah obat ini habis saya akan priksa kembali, jika membaik Putri bisa pulang tapi kalau belum membaik ya harus disini dulu" kata Dokter. "Iya dok" Kata Joe dan Joe pun menerima resep dari Dokter tersebut."Saya permisi dulu ya pak, tolong segera obatnya diambil" kata Dokter. "Iya dok, trimakasi, silahkan" kata Joe. Dokter pun meninggalkan ruangan tersebut. Joe pun berpamitan kepada Putri dan mengambilkan resep obat untuk Putri. "Put saya balik dulu ya, ibu, mbak Nina saya balik dulu" kata Joe. "Iya mas" kata Putri. "Iya Joe" kata Nina dan Ibunya. "Oh ya, saya sekalian ambil resepnya, nanti obatnya saya suruh antar kesini ya mbak" kata Joe. "Iya Joe, trimakasi" kata Nina. Joe pun membalas dengan senyuman. Joe pun pergi meninggalkan ruangan vip menuju apotik untuk mengambil obat. "Permisi mbak, saya mau ambil obat ini, kira-kira kalau diantar ke kamar vip bisa ngak?" Kata Joe. Petugas Apotik Rumah Sakit pun menjawab "bisa pak, tapi sepertinya ini agak lama pak, karna ini obatnya racikan". "Iya ngak apa-apa mbak, pokoknya saya bayar dulu, dan saya minta tolong ya mbak untuk diantar" kata Joe. "Iya pak nanti saya antar, ditunggu sebentar ya pak untuk tagihannya" kata petugas tersebut. "Bayarnya tunai atau pakai kartu pak?" Kata petugas tersebut. "Saya mau bayar pakai kartu mbak" kata Joe sambil membuka dompet dan memberikan atm tersebut. Petugas tersebut melakukan transaksi dan meminta Joe untuk menekan pin atm tersebut "silahkan pak tekan pinnya" kata petugas tersebut sambil menyodorkan mesin edc kartu tersebut. Setelah struk bank keluar petugas tersebut mengembalikan atm dan struknya "Silahkan pak kartu dan struknya, trimakasi. Joe pun mengambil kartunya dan struknya, setelah itu Joe menaruhnya di dan dompet. Joe menjawab ucapan petugas tersebut dengan senyuman. Setelah itu Joe meninggalkan apotik rumah sakit dan menuju parkiran mengambil mobilnya. Joe pun sampai diparkiran, masuk ke mobil dan menuju rumahnya. Diperjalanan Joe terkena macet hingga 1 jam lebih lama menunggu di jalan. Tiba-tiba hp Joe berbunyi dan ternyata mamanya Joe yang telpon. "Ya ma, ada apa" kata Joe. "Kamu makan dirumah atau makan diluar Joe? Kalau makan dirumah mama siapin, kamu dimana ini kok ngak nyampai-nyampai rumah?" Kata mamanya Joe. "Aku makan dirumah saja ma, nanti ajah mama siapin kalau aku udah dirumah, ini aku dijalan macet banget ma, perkiraan 1 jam lagi aku nyampai dirumah" kata Joe. "Ya udah kalau gitu hati-hati ya nak" kata mamanya Joe. Joe pun menjawab "ya ma", Joe menutup telponnya dan melanjutkan perjalanannya menuju rumah. Ternyata prediksi Joe benar kalau ia nyampai rumah 1 jam kedepan. Setelah 1 jam Joe mengalami macet, sampailah Joe didepan rumahnya dan mengklakson mobilnya agar dibukakan pintu oleh security rumahnya. "Tin, tin" bunyi klakson mobilnya. Mendengar bunyi klakson tersebut pak Parman membukakan pintu pagar rumahnya. Setelah Pak Parman membuka pagar tersebut, ia menutupnya dan menghampiri Joe. "Mas Joe kok tumben pulangnya agak malam?" Kata pak Parman. Joe pun menjawab "iya pak, tadi macet banget di jalan, 1 jam loh pak aku nunggu macet, saya masuk dulu ya pak". Pak Parman pun menjawab "iya mas, silahkan masuk". Joe pun masuk kedalam rumahnya dan mengucapkan salam "assallamualaikum ma" kata Joe mengucapkan salam. "Walaikumsalam" jawab mamanya Joe. "Joe, kamu sudah pulang, tapi mama belum nyiapin makan nih, gimana Joe? Apa kamu beli diluar ajah, daripada nunggu mama masak kelamaan" kata mamanya Joe. Malam itu Joe ingin makan masakan mamanya Joe dan Joe menolak untuk membeli di keluar rumah. "Mama, hari ini aku ingin makan masakan mama, jadi ngak apa-apa aku tungguin mama masak, kan tadi aku yang minta kalau mama nyiapin nunggu aku pulang. Aku mandi dulu ya ma" kata Joe. "Oh gitu, ya udah kamu mandi dulu, mama mau masak dulu ya" kata Mamanya Joe.