Me, You, and....

Me, You, and....
Episode 13



Tepat Pukul 08.30 wib, Putri berangkat menuju kantor. Seperti biasa Putri datang lebih awal dari biasanya, kadang hal itu yang membuat ia jengkel dengan patnernya yang baru yang tidak tau diri. Ternyata setiap harinya Tika selalu merepotkan Putri tentang kerjaannya. Tetapi Tika tidak bisa belajar dari kesalahan yang telah ia buat dan itu itu saja kesalahan Tika.


Suatu ketika Putri sudah mulai bosan dengan kebodohan Tika, dan Putri mulai geram dengan kelakuan Tika. Akhirnya Putri mulai menegur Tika. "Mbak, sebenarnya mbak ini tau apa ngak sih? tentang kerjaan ini" tanya Putri. "Iya aku tau mbak" jawab Tika. "Kalau tau, kenapa dari awal mbak masuk kesini sampai satu minggu ini persoalannya tetap itu mulu, sebenarnya mbak ini pura-pura ngerti atau gimana sih mbak? dikasih tau jawabnya ngerti tapi diulangi lagi" kata Putri. Tika pun hanya diam dan tidak bisa ngomong apapun.


Ketika Putri dengan jengkelnya dengan Tika, tiba - tiba Putri menemukan kesalahan lagi saat mengkroscek pekerjaan Tika. "Mbak, ini kenapa kok bisa seperti ini? seharusnya kan ngak seperti ini" kata Putri dengan suara rendah. "Mbak ini gimana sih, dari tadi tanyanya itu mulu, seharusnya yang bodoh itu saya atau mbak?" bentak Tika berteriak, membentak sambil memukul meja dengan kerasnya. Putri pun kaget karna selama Putri kerja disitu, tidak pernah ada orang yang memukul meja dan berteriak teriak. Dengan nada tinggi Putri menjawab "dasar goblok, pikiran itu dipakai, jangan asal ngomong, kalo kau ngak salah, ngak mungkin aku tanya kayak gini goblok. Aku itu tanya baik-baik, malah kamu kayak orang gila. Seharusnya itu kamu instropeksi diri kenapa aku tanya terus-terusan kalo kesalahanmu hanya itu-itu ajah. Males kali aku disuruh-suruh ngerjain sendiri, udah aku bantu input sekarang aku yang kena marah, emng dasar kamu itu orrang ngak waras" jawab Putri dengan suara tinggi, dan dengan jengkelnya. Sementara itu dari dalam ruangan bosnya terdengar pertengkaran Putri dan Tika, sehingga bosnya pun ikutan keluar dari ruangan. "Ada apa ini, kok kalian teriak-teriak sampai terdengar dari ruangan saya?" tanya bos Putri. "Ini loh pak, di tanyai baik-baik malah bentak-bentak" kata Putri. "Kamu itu tanyanya itu-itu mulu gimna aku ngk jengkel" kata Tika. "Eh, berfikir donk kenapa aku tanya bolak-balik, karna itu letak kesalahan mu, dan kamu tidak berusaha memperbaiki semua kesalahan mu" kata Putri dengan jengkelnya. Melihat pertengkaran mereka, bos langsung melerai "sudah-sudah, ngk usah pakai teriak-teriak kalo ngomong" kata bos Putri. "Gimana ngak triak pak, kan dia yang mulai, bukan aku" jawab Putri. "Iya sudah, jangan triak-triak" kata bos Putri. Akhirnya bos tersebut memangil Putri ke ruangannya untuk menanyakan kejelasan masalah yang telah terjadi. "Put, bisa ke ruangan saya sebentar?" Kata Bos. "Iya Pak" kata Putri.


Ketika waktu sudah menunjukkan pukul 17.00 wib, Putri pun pulang menuju kost. Tiba-tiba tepat pukul 18.00 wib, kakak Putri yaitu Lina pun menelpon, ia memberitahukan, kalau ia mau berkunjung ke kostanPutri. "Hallo Put, lagi dimana?" kata Lina. "Lagi di kostan kak, tumben telpon aku"? kata Putri. "Aku mau ngasih tau, besok aku ke tempat kamu sama Ibu. Aku kesana sore ajah iya, sekalian bareng kamu, jadi aku tunggu di depan gang tempat kamu kerja iya" Kata Lina. "Iya kak, tunggu di situ ajah, aku pulang jam 17.00 wib, ya udah kak aku tutup dulu iýa telponnya, aku mau mandi dulu" kata Putri. "Iya udah kalo gitu, Assalamualaikum". "Walaikumsalam" Jawab Putri sambil menutup telponnya.