
Ke esokan harinya, Dara mengajak Putri, Joe, dan Rangga untuk bertemu kembali. Akhirnya mereka bertemu di salah satu Cafe biasanya mereka bertemu.
Tetapi Rangga tidak bisa ikut, akhirnya mereka hanya Dara, Putri, dan Joe.
Mereka ngobrol dan berencana ingin berenang, tapi Joe tidak ikut, hanya Dara dan Putri. Dara dan Putri mengatur jadwal untuk berenang. "Minggu besok gimana Put, bisa ngk?" kata Dara. "Bisa" kata Putri. "Minggu besok ajah iya Put" "iya ngak apa apa" kata Dara.
Akhirnya mereka ber2 mengatur jadwal untuk berenang di hari Minggu. Putri menyiapakan bekal yang akan di bawa untuk berenang, kemudian Putri menghubungi Dara kembali untuk berangkat. Tetapi Dara sangat susah sekali di hubungi, di telpon, di chat, di sms. Tetap saja tidak ada respon.
Putri kemudian update status bahwa dya mempunyai teman yang sangat menyebalkan. Dara melihat status Putri tapi tidak menjawab chat Putri yang menanyakan jadi atau tidaknya berenang.
Dara kemudian marah, dan memblokir kontak Putri. Akhirnya Dara memutuskan untuk tidak berteman lagi dengan Putri. Padahal waktu itu Dara yang salah karna tidak memberitahu Putri jadi atau tidaknya.
Putri merasa bersalah dan merasa jengkel sama Dara, Tapi Putri berusaha minta maaf dan berupaya menghubungi Dara tapi tidak bisa.
Persahabatan mereka terhenti sampai disitu, karna kesalahan Dara dan Putri. Dara yang tidak bisa memaafkan Putri dan Putri yang berupaya minta maaf agar persahabatan mereka tidak selesai karna pertengkaran.
Hubungan pertemanan antara Putri, Dara, Joe, dan Rangga juga ikut selesai.
Mereka tidak bisa lagi berkumpul lagi.
Joe sudah jarang sekali menghubungi Dara, dan tidak pernah bertemu kembali.
Kemudian Putri mencoba mencari teman di sosial media dan mengikuti sebuah komunitas. Putri bergabung dengan komunitas teater karna hoby putri beracting jadi iya memutuskan untuk menyalurkan bakatnya disitu, dan untuk mencari teman-teman baru.
Komunitas tersebut tiap minggu 1 kali mengadakan pertemuan, mereka membahas naskah yang akan mereka pelajari. Sedangkan minggu ke2, mereka berkumpul untuk praktek naskah tersebut.
Dipertemuan ke 2, Putri bertemu orang baru lagi. Pada saat pertemuan pertama, Putri tidak melihat sosok tersebut. Putri kaget melihat pria tersebut. Pria itu bernama Reno. Usia Reno 2 tahun diatas usia Putri.
Putri tidak tau sebenarnya siapa pria tersebut, iya mengetahui dari kontak di grub. Reno beda sekali dengan teman-teman yang lainnya. Dari segi tampan, Reno diatas rata-rata, sikapnya yang tidak banyak mengoda cewe dan humoris membuat Putri tertarik padanya.
Walaupun ada cewe cantik melebihi Putri, iya tetap biasa saja. Banyak cewe yang mengagumi Reno, tapi Reno biasa ajah menangapinya. Sikap Reno yang kadang cuek, membuat Putri makin jatuh cinta oleh sosoknya. Reno adalah tipe pria yang di cari oleh Putri.
Pada waktu itu komunitas tersebut mengadakan pertemuan, tetapi mereka semua bingung mau ketemu dimana. Reno tiba-tiba muncul di grub tersebut, dan bilang jika iya akan berada di taman.
Mereka semua bingung, karna tiba-tiba mendung, semua tidak mau berangkat kalo ketemunya di taman, karna kalo hujan bingung mau kemana. Waktu itu Putri bersedia untuk datang kesana, karna Putri bosan di kost. Jadi Putri memutuskan untuk pergi menemui Reno.