Me, You, and....

Me, You, and....
Episode 18



Setelah Joe menelpon bosnya Putri, ia memberitahukan kepada Putri kalau ia sudah menelpon bosnya. "Put, aku tadi sudah telpon bos kamu, katanya iya ngak apa-apa dan hanya 1 minggu ajah ijinnya" kata Joe. "Iya mas, trimakasi udah diijinin, oh iya, gimana dengan motor aku yang di bengkel?" Kata Putri. "Oh iya, aku lupa, besok aku tanyain iya put ke pegawai ku" kata Joe. "Iya mas" jawab Putri. Hari mulai sore dan orangtua Joe pun berpamitan pulang, tetapi saat orangtua hendak berpamitan tiba-tiba orangtua Putri datang untuk menunggui Putri yang sedang sakit. "Astagfirlah, kamu kok bisa seperti ini nak?" Tanya orangtua Putri sambil terkejut melihat keadaan anaknya. Putri pun tidak bisa menjawab, dan mendengar pertanyaan dari orangtua Putri. Joe langsung menjawab "maaf tante, saya yang salah, saya akan bertanggung jawab penuh terhadap Putri" kata Joe. "Ibu sabar ya, saya tau bagaimana perasaan ibu, tapi namanya musibah tidak bisa dihindari" kata orangtua Joe. Orangtua Putri hanya bisa tersenyum menjawab obrolan orangtua Joe. Kemudian. orangtua Joe berpamitan untuk pulang. "Saya pulang dulu ya Put, ibunya Putri, besok kalau saya tidak sibuk, saya kesini lagi" kata ibunya Joe. "Iya tante" jawab Putri. "Joe, mama pulang dulu ya" "iya ma, hati-hati" jawab Joe. Orangtua Joe pun meninggalkan kamar tersebut dan menuju parkiran mobil. Ia meninggalkan rumahsakit tepat pukul 17.00 dengan sopirnya. Sementara itu di ruangan Putri, Joe ingin memberitahukan bahwa ia tidak bisa 24 jam penuh menjaga Putri karna ia ada banyak kerjaan dikantor untuk 1 minggu ke depan. "Put, maaf iya, aku ngak bisa jagain kamu lama-lama kayak hari ini, aku hanya bisa sekedar jenguk ajah, karna 1 minggu ke depan aku banyak kerjaan yang harus aku selesai'in, tapi aku usahain tiap hari aku melihat keadaan kamu di rumah sakit ini" kata Joe. Putri pun menjawab "Iya mas, ngak apa-apa. Mengenai biaya adm, obat, motor aku dan lain-lainnya bagaimana iya mas?". Joe pun menjawab "semuanya aku yang nanggung Put, karna semua kesalahan aku jadi aku yang bayar semuanya, tiap hari aku kan bakalan jenguk kamu sampai kamu sembuh" kata Joe. "Iya mas trimakasi" jawab Putri. Tiba-tiba suster pun mengetuk dan masuk ke ruangan Putri untuk memberikan obat dan makan untuk Putri. Sementara Ibunya Putri membantu Putri untuk makan dan minum obat. Melihat Putri sudah ada yang menjaga, Joe berpamitan karna ia sudah lelah dan cape karna dari semalam menjaga Putri di rumah sakit. "Put, apa boleh aku pulang? Kan disini ada ibu kamu, aku mau pulang, mau istirahat karna besok aku ada kerjaan dan besok aku masih jenguk kamu kok" kata Joe. Putri pun menjawab dengan senyum "Iya mas ngak apa-apa kok, disini juga sudah ada ibu aku". Joe pun berpamitan kepada Putri dan ibunya Putri "Ibu, dan Putri saya balik pulang dulu ya, besok saya kembali lagi, kalau ada resep baru atau keperluan apapun tolong kabari saya, biar saya kesini langsung atau saya menyuruh orang kesini untuk membayar jika saya sibuk dan tidak bisa kesini" kata Joe sambil berpamitan. Putri dan Ibu nya pun menjawab "iya mas, hati-hati jangan kebut-kebut kayak kemarin, kasian korbannya kalau sampai mas kebut-kebut, hehehe". "Iya put" jawab Joe sambil tersenyum. Joe pun meninggalkan Putri dan berjalan menuju parkiran melewati lorong-lorong rumah sakit yang belum sepi pengunjung, dan kali ini Joe tidak kesasar karna pintu yang ia lewati masih dibuka, setelah sampai di parkiran mobil Joe mulai ngecek mobilnya, ternyata mobilnya banyak yang baret. Setelah Joe mengecek mobilnya, ternyata hanya bagian depan saja yang perlu diperbaiki. Joe pun berencana esok harinya untuk memasukan mobilnya ke bengkel. Joe pun masuk kedalam mobilnya dan Joe menuju rumahnya. Setelah sampai di depan pagar rumahnya Joe pun membunyikan klaksonnya biar dibukakan pintu pagarnya "tin, tin" bunyi suara klakson mobil. Security di rumah Joe tiba-tiba membukakan pintu pagar rumah Joe. Security itu pun kaget melihat mobil Joe yang banyak baret di bagian depan, setelah mobilnya masuk kedalam garasi rumah, Pak Parman pun menutup pintu pagar. Security yang bekerja di rumah Joe adalah pak Parman, pak Parman udah lama bekerja dirumah Joe, jadi ia sangat akrab dengan Joe beserta keluarganya. Melihat mobilnya yang lecet, Pak Parman pun menghampiri Joe dan menanyakan kenapa mobilnya baret "Mas, kenapa mobilnya baret? Dari kemarin mas belum pulang, ada apa mas kalau saya boleh tau?". "Iya pak, saya habis kecelakaan nabrak orang pak" kata Joe.