Me, You, and....

Me, You, and....
Episode 10



Putri menjalani kehidupan tanpa seorang teman, semuanya pergi dengan kehidupan masing-masing. Suatu ketika Putri bertemu dengan teman lamanya dari komunitas teater, temannya yaitu Lala. Lala adalah gadis yang usianya lebih muda dari Putri, iya gadis yang supel dan mudah bergaul dengan semua orang.



Tanpa disengaja Putri bertemu dengan Lala di cafe. Akhirnya mereka bertemu dan mengobrol di satu meja. Putri menanyakan kepada Lala tentang kesibukannya saat ini. "La, kamu sibuk apa sekarang? udah lama banget iya kita ngak ketemu" kata Putri. Dengan riang gembira Lala pun menjawab "Iya mbk, aku juga kangen sama mbak, aku sekarang lagi sibuk dengan urusan musik mbk". "Oh gitu, boleh dong kalo aku ikutan"?, "boleh ajah mbak, mbak datang ajah tiap hari Minggu jam 5 sore di Gedung Kesenian". "Bayar ngak? trus syaratnya apa?" "ngak bayar mbk, nanti disana mbak isi formulir", "oh gitu". "Minggu besok aku tunggu iya mbak disana kalo mbak mau ikutan". "oke la".



Waktu menunjukan pukul 21.00 wib, tiba-tiba suara dering kotak musik pun berbunyu dan itu telpon Lala dari orang tuanya untuk segera pulang. "Hallo, iya ma, ada apa?" kata Lala. "Nak, sekarang jam berapa? udah jam 9, ayo pulang?". "oh iya ma, aku lupa, aku otw ma abis ini". "Iya nak, hati-hati dijalan ya" kata Ibunya Lala dan menutup telponnya.



Lala berpamitan kepada Putri untuk segera pulang "mbak, aku pulang dulu iya, udah di telpon mama ku, next time di lanjut lagi iya mbak" kata Lala. "oke, hati-hati iya La".



Putri tidak bersiap-siap untuk beranjak, dan pukul 10 malam, Putri pun pulang.


Keesokan harinya Putri mulai bekerja, pekerjaan Putri begitu banyak karna temannya sakit dan beberapa bulan tidak masuk kerja. Putri pun kuwalahan, dan akhirnya Putri memutuskan untuk resign.




"Jangan lah Put, kalau begitu saya mau cari tambahan karyawan lagi biar kamu tidak kualahan lagi, kira-kira kamu ada teman atau keluarga yang belum kerja"? tanya bos Putri. "Maaf pak, tidak ada kalau semisal ada, saya kabari bapak" jawab Putri. "oh gitu, trimakasi iya Put, saya minta tolong put sama kamu, jangan resign iya, karna nyari orang yang dapat dipercaya seperti kamu itu sulit sekali put, saya berusaha cari karyawan juga, dan kalo pun kamu ada teman atau saudara yang perlu kerja, kamu bisa hubungi saya iya Put". "Iya pak, saya usahain, iya udah pak, saya permisi dulu". "Iya put, silahkan".



Putri keluar dari ruangan bosnya dan menuju meja kerjanya, ia melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai. Hari demi hari berlalu, tiba-tiba tim audit dari perusahaan Putri tempat Putri bekerja mengabari Putri kalau iya akan datang untuk memeriksa pekerjaan Putri.



Tiba-tiba di waktu Putri bekerja, hp Putri pun berbunyi tanda chat masuk dari seorang anggota tim audit tempat Putri bekerja yaitu Yola. "Mbak Put, besok aku mau ke kantornya mbak Putri iya, aku mau ambil data saja mbk, buat laporan bulanan, besok mbak Putri ada di kantor kan?" tanya Yola. "Iya mbk, saya ada dikantor, silahkan kalau mau kesini" jawab Putri. "Oke" jawab Yola.