
Matahari telah menunjukan dirinya di sebelah timur. Ayam berkokok dan burung berkicau dengan merdu membentuk melodi indah (ciaaaa keren amat yak kataΒ² nya.)
Di Golden moon pack. Di sebuah ruangan yang ada di mansion mewah nan elegan terlihat seorang gadis dan seorang pria sedang tidur dalam posisi saling memeluk.
Sampai pada pukul 06.15 tepat, alarm dari hand phone milik gadis tersebut berbunyi. Sang gadis A.K.A Valerie pun membuka mata nya serta terbangun dari tidur nyenyak nya.
Valerie melepaskan pelukan nya ke Daniel serta menyingkirkan tangan Daniel dari pinggang nya. Valerie mematikan alarm nya setelah bersusah payah melepaskan pelukan Daniel.
Valerie pun bergerak turun dari tempat tidur dan ingin berjalan ke kamar mandi tapi Daniel menarik tangan Valerie yang baru saja akan berdiri.
Dan seperti yang kalian bayangkan posisi Valerie sekarang tepat berada di atas tubuh kekar Daniel.
Jika dilihat dari dekat, wajah Valerie terdapat SEDIKIT (sedikit ingat SEDIKIT.πππ) rona merah.
Valerie pun mematung karena terkejut selama beberapa saat sedangkan sang pria A.K.A Daniel malah tersenyum senyum sendiri.
Valerie pun tersadar dan berusaha melepaskan tubuh nya dari Daniel tapi Valerie mengambil pilihan yang salah.
Daniel hanya bisa menahan hasrat nya saat Valerie menggeliat liat di atas tubuh nya saat itu.
Tubuh Valerie pun menegang saat merasakan sesuatu yang keras di paha atas nya. (kayak mau makan ayam aja paha atas paha bawah)
"Jangan bergerak gerak seperti itu sayang. Apa kau mau ku makan sekarang hmmm?" Tanya Daniel ke Valerie dan Valerie sontak diam dan tidak bergerak sama sekali.
"M..mak..maksudmu?" gagap Valerie.
" Kau sudah tau sendiri Val." Goda Daniel.
"tring.tring.tring.tring.tring"
tiba tiba hand phone Valerie berbunyi menandakan notifikasi pesan terus menerus tanpa henti.
Valerie pun melepaskan pelukan Daniel secara paksa tentu saja dengan mencubit pinggang Daniel dengan keras.
Jangan lupa Valerie itu seorang ketua geng mafia yang terkenal dengan kekejamannya.
Valerie pun mengecek notifikasi tadi dan mukanya menjadi dingin dan datar seketika belum lagi aura mematikan yang di keluarkannya.
" Maaf ketua. Saya mengganggu waktu anda. Tapi keadaan markas sedang tidak baik. Kita diserang oleh Blackrose mafia. Kami harap ketua bisa datang." bunyi voice note itu.
Valerie menggeram kesal dan Daniel hanya terkejut mendengarnya dan langsung bertanya ke Valerie.
"Kamu pemimpin The Golden Wolf ?" Tanya Daniel.
Valerie hanya mengangguk dan segera berlari ke kamar mandi dan meninggalkan Daniel yang masih terbengong.
"eh...Ternyata mate ku sangat hebat. Bagaimana kalau geng kami kerja sama aja ya?" Ide Daniel.
Valerie sebenarnya mendengar perkataan Daniel. Karena memang indra Valerie itu sangat tajam.
Di dalam kamar mandi Valerie hanya tersenyum saat mendengar Daniel ternyata tidak terkejut.
Valerie mandi dengan cepat lalu memakai setelan berwarna hitam dengan boots yang memiliki hak yang rendah hoodie warna hitam.
Rambutnya di kuncir kuda dan tak lupa memakai topeng yang menutupi setengah wajah bagian atasnya.
Valerie keluar dari kamar mandi dan melihat Daniel sedang mengurus berkas berkas kantornya.
"Dan, aku pergi dulu ya." Valerie meminta izin ke markas.
Daniel pun menoleh ke Valerie. Daniel pun langsung berbicara.
"Aku ikut ya." Ucap Daniel.
Valerie pun mengangguk lalu Daniel pun masuk ke kamar mandi dan mandi secepat kilat.
Daniel memakai setelan hitam dan sepatu kets warna hitam dan memakai hoodie warna hitam.
Valerie dan Daniel pun pergi menggunakan motor Daniel dengan Daniel yang dibonceng dan Valerie yang mengendarai dengan kecepatan kilat.
Akhirnya mereka sampai ke markas TGW dengan selamat. Tentu saja karena Valerie seorang queen racing.