
"Bukankah kau Sean Jaxfricell, lord kaum demon?" Tanya ayah dari Daniel dengan wajah bingung dan terkejut yang amat kentara dan membuat Daniel terkejut.
"Hahaha ternyata ada yang mengenaliku." Ucap Sean dengan keras sedangkan Valerie semakin menegang.
"Hai, Manis. Sekarang sudah saatnya kau ikut denganku." Ucap Sean membuat Daniel semakin mengeratkan pegangan tangannya pada Valerie.
"A...aku tidak mau." Ucap Valerie terbata-bata sambil menekan rasa takutnya. Mendengar perkataan Valerie, Sean semakin marah.
Aura yang dikeluarkannya juga semakin kuat. Sedangkan Nelvin? Saat ini Nelvin berada di sebelah Daniel. Dan akhirnya Nelvin pun turun tangan.
"Kau tak akan bisa membawa adikku. Bukankah sudah kutegaskan lebih dulu. Lagi pula aku taukau pasti akan terus meneror adikku kalau aku tetap bersamanya. Aku sudah tau semuanya, Kak." Ucap Nelvin membuat Daniel, Valerie, serta ayahnya Daniel terkejut.
"Ma...maksudnya ka...kau adalah Kak Al?" Tanya Valerie dengan wajah takut dan terkejutnya.
"Kau baru sadar sekarang?" Ucap Albert sambil membuka maskernya.
"Tapi kenapa kau membunuh papa dan mama." Tanya Valerie sambil menahan tangisannya.
"Karena Papa menyiksamu dan Nelvin. Aku tau kau dan Nelvin dipaksa Papa menguasai segala bidang. Aku tau karena aku juga selalu dipaksakan oleh orang tua itu." Ucap Albert sambil meninggikan suaranya. Nelvin sontak terkejut mendengar penuturan kakaknya itu.
"Tapi kenapa kakak membunuh Mama?" Tanya Valerie dan kali ini tangisannya sudah tak terbendung lagi.
"Dia bukan Mama." Ucap Albert singkat membuat Valerie tak mampu menahan berat tubuhnya lagi dan langsung limbung hendak jatuh namun ditahan oleh Daniel.
"Dia itu cuma jal*ng yang datang ke keluarga kita. Dia membunuh Mama saat melahirkanmu. Dia memakai sihir agar tampak seperti Mama." Teriak Albert membuat semuanya terkejut.
"A...apa?"
Karena merasa sangat terkejut, Valerie pingsan. Mereka semua langsung panik. Termasuk Albert. Di balik sifat dinginnya Albert itu tipe orang yang penyayang.
Jujur saja Ia sangat tersiksa saat melihat adiknya menangis atau tergores sedikit pun. Albert menyuruh gamma nya untuk mengawasi Valerie dan Nelvin.
Bagaimana bisa Albert menjadi lord kaum demon? Karena ibunya adalah satu satunya keturunan lord kaum demon asli. Jadi Ia mendapat hak untuk menjadi penerus lord kaum demon.
Dalam darah Albert juga lebih banyak darah dan gen turunan ibunya. Makanya Ia bisa tau kalau orang itu bukanlah ibunya.
Untuk Nelvin memang lebih condong ke ayahnya. Tapi Valerie itu campuran. Makanya mereka berdua tidak menyadarinya. Tentu saja karena sihir orang itu sangat kuat.
Orang itu adalah adik angkat dari ibu mereka. Tapi saat semua terbongkar, orang itu diusir. Meski Ia tetap hidup, orang itu tak akan pernah bisa menjadi lord bagi kaum demon.
Karena orang itu cuma seorang budak yang dipungut oleg keluarga lord kaum demon. Jadi Ia tak akan pernah bisa menjadi lord kaum demon.
Ok Back To Topic ~•~
Valerie yang pingsan langsung dibawa ke kamar Valerie dan Daniel oleh Daniel dan dengan sigap dokter memeriksa Valerie. Saat dokter memeriksa Valerie mereka masih berdiri di dalam kamar.
"Bagaimana keadaannya?" Tanya Daniel, Albert, juga Nelvin secara bersamaan.
"Luna baik baik saja. Luna hanya kelelahan." Ucap Sang Dokter membuat ketiga pria tersebut menghela napas lega.
Hola apa kabar? Sorry banget novel ini lama banget updatenya. Dikarenakan otak ku udah kusut. Ngak tau lagi mau ngetik apa. Jadi aku coba cari cari referensi. Yaudah deh segini dulu aja. See you soon. Byeeeee