
Kringggg.....
"Selamat siang anak-anak" kata Duchess Gamma
Dia adalah guru khusus magic sign, sehingga dia tahu banyak tentang magic sing bahkan magic sign luar planet. Karena aku penasaran dengan magic sign milik Jesslyn, maka aku menanyakan magic sign itu.
"Permisi Duchess" kataku sambil mengangkat tangan, disela-sela pembelajaran "Saya ingin menanyakan tentang magic peri bulan"
"Pertanyaan yang bagus putra mahkota," puji Duchess Gamma "Magic Sign peri bulan hanya dimiliki oleh keturunan planet Chrysoberyl, seperti yang kalian ketahui bahwa planet Chrysoberyl merupakan planet yang tertutup. Menurut penelitian, magic sign peri bulan bisa melebihi milik milik sang Ratu. Jika si pemilik menyalah gunakan magic sign tersebut, maka satu kota bisa dihancurkannya dalam sekejap" jelas Duchess Gamma
***Skip***
malam harinya 🌃
Ruangan pertemuan putra putri kerajaan
"Ngapain sih harus kaya gini" ucap Aiden
"Sssttt, mau ditabok sama Kak Savian?" ucap Elvan
"Aiden, Kamu tau tentang magic sign-nya Jesslyn" tanyaku
"Tau emang kenapa?"
"Kalau menurutmu bagaimana nona?" tanyaku pada putri mahkota
"Menurutku??? ya kalo menurutku kita latih aja mereka sampe ahli terus kita kan bisa manfaatin buat pertahanan kerajaan"
Kita pun melanjutkan meeting, dan memutuskan untuk melatih Jesslyn dan Camlyn agar bisa menjadi pertahanan kerajaan.
***
Author POV
Malam selanjutnya
Depan kamar 731
Tok tok tok....
Seorang prajurit mengetuk pintu kamar Jesslyn.
"Panggilan untuk Jesslyn Ravenala dan Camlyn Ravenala, agar menuju ruang pertemuan putra putri kerajaan" kata prajurit yang ada di depanku
"Baiklah" kata Jesslyn tanpa membantah
ruang pertemuan
"Selamat datang, Camlyn, Jesslyn" sambut putri mahkota
"Mengapa saya dipanggil kemari?" tanya Jesslyn bingung
"Aaa, begini, tentang magic sign kalian" kata Matteo "Magic Sign kalian, itu adalah magic sign langka, jika dilatih terus menerus mungkin akan menjadi lebih kuat"
"So....?" tanya Camlyn
"Jadi kalian akan mendapat pelatihan khusus agar kemampuan magic sign kalian meningkatkan" sambung Elvan
"Dan pelatihnya adalah aku dan Aydin" kata Alteiro
"Ok gapapa, lagian tujuan kita masuk ke akademi ini tujuannya juga biar tau kemampuan magic sign kita" kata Camlyn
"Ok deal, latihan dimulai besok satu jam setelah selesai pelajaran" kataku
***Skip***
hari pertama latihan
ruangan khusus pangeran
Alteiro POV
"Ok langsung aja kita mulai, to the point" kataku
"Pertama kalian harus bisa mengeluarkan sayap kalian" kata Aydin
Camlyn dan Jesslyn saling mendelik, pertanda mereka bingung.
"Hahh, seperti ini" kata Savian menyela
Perlahan muncul sayap pada punggung Savian.
"Bisa?" tanyaku
Camlyn dan Jesslyn hanya bisa menggelengkan kepala mereka.
"Astagaa....." Aydin
Aku pun menjelaskan bagaimana caranya.
"Jika tidak bisa jangan kalian paksakan" kataku
Mereka berdua langsung melakukan apa yang aku jelaskan tadi, Camlyn melakukannya dengan baik tanpa kendala.
"Uhuk... Uhuk" Jesslyn mengeluarkan darah dari mulutnya
"Jesslyn! jangan dipaksakan kalo ngga bisa" kata Camlyn sambil mengeluarkan healing power nya
"Sudah ku bilang jangan dipaksakan" kataku meninggikan nada
"Tunggu kau, kenapa kau bisa melakukannya begitu saja padahal itu membutuhkan mana murni yang agak banyak" kata Aydin penasaran
"Yaa... karna aku udah biasa pake mana jumlah besar. Tolong jangan remehkan aku" jawab Camlyn
Author POV
Hari hari murid akademi berjalan seperti biasa begitupun dengan Camlyn dia menjalani pelatihan sehingga kemapuan mereka meningkat. Sedangkan Jesslyn juga sibuk dengan latihannya dan urusannya dengan Seokjin, dan tanpa Jesslyn sadari Edzard menaruh hati pada Jesslyn.
Tibalah uji sihir. Murid akan diuji secara tertulis maupun praktek.
"Gracia, tahanan penjara lepas, bagaimana ini" tanya Axelle pada istrinya
"Tenanglah, kita bisa mengandalkan murid murid akademi peringkat atas dan putra putri kita"
"Kurasa kita harus mempercepat kegiatan uji sihir, dan berita ini jangan sampai tersebar ke akademi dan rakyat, kita harus menguncinya rapat rapat"
"Baiklah akan kukatakan pada para guru dan penjaga" jawab Gracia mengerti
Gracia pun langsung menuju ruang pengumuman, dan langsung mengisi papan pengumuman bahwa ujian sihir akan diadakan seminggu lagi. Murid murid yang melihat papan pengumuman tiba tiba kaget.
"Eh udah tau belom ujian sihir dimaju-in jadi minggu depan" kata Elvara
"Aish.... gapapa,,, seminggu menurutku cukup" jawab Jesslyn
"Ya kan kalian dapet pelatihan khusus dari pangeran" balas Elvara iri
"Ujian sihirnya gimana emang?" tanya Camlyn
"Jadii... kita bakalan masuk ke black forest pertim, satu tim isinya 3 orang, timnya orang sekamar. Disana kita suruh nyari bunga Middlemist Camelia, dikasih waktu 7 hari. Semakin cepet nemuinnya semakin tinggi peringkat kita. Bunga Middlemist Camelia itu ngga bisa di palsuin kalo dipalsuin pasti kliatan. Disana kita survival, bertahan dari serangga mematikan, harus bisa bedain makanan beracun" jelas Elvara
"Ada petunjuknya ngga?" tanya Camlyn
"Jadi sebelum berangkat ke black forest, kita ambil petunjuk di aula, setiap tim petunjuknya beda beda jadi kalo yang lucky ya dapetnya cepet" jelas Elvara sekali lagi
***
Dua jam sebelum ujian
"Anak-anak saya akan menjelaskan peraturannya, pertama kalian tidak boleh saling menyerang, apa lagi membunuh, dilarang membuntuti tim lain, tidak boleh memalsukan bunga Middlemist Camelia. Jika kalian tertangkap melanggar peraturan kalian akan mendapatkan peringkat terbawah. Ingat bunga Middlemist Camelia baru mekar di hari ke empat setelah kalian masuk ke black forest" jelas Dekan Si Hyuk.
"Hmmm tidak boleh menyerang yaaa" *smirk batin Lynx
Setelah mendengar kan pidato murid murid langsung mengambil petunjuk dan barang yang dibutuhkan untuk bertahan hidup selama 7 hari.
"Aku ambil bahan ramuan hunger procrastinator" ucap Elvara meninggalkan Camlyn dan Jesslyn
"Ke kantin yuk ambil makanan" ajak Jesslyn sambil menarik tangan Camlyn
"Ni anak yang dipikir makanan mulu" batin Camlyn
Ditempat Lynx
"Kita ambil apa nih" kata Rosèanne teman sekamar Lynx
"Terserah kalian aku udah ngambil kemaren" jawab Lynx
Rosè pun mengajak Lacerta untuk menemaninya mengambil kebutuhan.
"Bersiaplah kalian semua" batin Lynx
Ditempat Aletha
"Stella ambil bahan ramuan hunger procrastinator" suruh Aletha "Klarybel kau ambil makanan ok?"
"Aishh... tak perlu aku bisa mengubah apapun menjadi makanan" ucap Klarybel tenang
***
"Perhatian semua murid diharap berkumpul didepan portal, karena sebentar lagi ujian akan dimulai" ucap Fornax dari ruang pengumuman
Para murid termasuk para pangeran langsung menuju portal ke black forest. Axelle,
Gracia, Putri mahkota berada di balkon istana bagian belakang untuk menyaksikan murid akademi ujian menggunakan alat khusus.
"Hei Jesslyn, petunjuk selalu terletak pada balik cahaya, jadi cobalah untuk berkomunikasi dengan cahaya tersebut" kata Edzard
"Hhh,,, tumben baik" balas Jesslyn
"Idih, udah di kasih tau malah ngga terimakasih" jawab Edzard kesal
"Iya, iya, makasihh"
"Ya udah selamat berjuang, moga dapet rank 1, Semangat!!!" kata Edzard menyemangati
"Semangat!!!" jawab Jess, Camlyn dan
Camlyn serentak
Edzard pun langsung kembali ke ruang informasi untuk melihat pergerakan para peserta melalui kepik pelacak yang sudah ditempelkan di baju peserta.
Uji sihir pun dimulai satu persatu tim masuk kedalam hutan. Tim Jesslyn adalah tim yang terakhir masuk.
Black forest : Hutan hitam, semacam hutan terlarang
***
Tbc.
Jangan lupa like, comment, vote, and share 💜