
Diaz yang berhasil mengambil pedang Naga memutuskan untuk kembali ke kerajaan, ia tidak mungkin terus berada di dunia para naga.
"Kau mau kemana?" Tanya Joni melihat Diaz sudah bersiap pergi.
Joni yang selama ini selalu bersama dengan Diaz, tidak menyangka jika dia akan pergi secepat itu. Pasalnya Diaz yang terlihat sangat berantusias untuk melawan para naga. Tapi nyatanya dia ingin pergi ke dunia manusia sendiri.
Bahkan sampai saat ini Joni tidak tahu jika Diaz Manusia, dan sudah banyak informasi yang ia dapat.
Sekarang Diaz tahu dan sadar jika Naga yang selama ini menjadi musuhnya adalah Naga Larion, Naga jahat yang mencoba untuk menghabisi manusia.
"Aku hanya lewat," jawab Diaz. Dia memberi tahu Joni. Bahwa dirinya tidak akan lama di sana.
Mengetahui jika selama ini dia berada di tempat Jona tentunya, Joni ingin tahu apa yang akan dia lakukan mereka juga sudah cukup dekat, karena selama ini juga mereka berdua berlatih bersama.
Tidak menyangka jika Diaz hanya lewat dan pergi begitu saja, tapi dari awal juga ia sudah berkata jika ia bukan berasal dari tempat itu. Ia sedang melakukan perjalanan.
Hal itu membuat Joni pun paham dengan apa yang akan dilakukan Diaz, jadi jelas ia akan pergi.
"Lalu mengapa Anda terburu-buru?" Joni yang terus bertanya, karena merasa penasaran melihat Diaz begitu terburu-buru dia juga sudah tidak memiliki permasalahan di sana.
Diaz sudah mengetahui siapa musuhnya. Apalagi setelah dia menguasai pedang Naga tentunya dia harus memiliki strategi untuk mengalahkan naga Larion yang merupakan naga paling berbahaya, yang bahkan berniat untuk membunuh manusia. Hal itu membuat dia harus tahu dan sadar siapa musuhnya yang sebenarnya.
Diaz segera menaiki kuda, sehingga ia dapat pergi lebih cepat sampai kerajaan, karena kerajaan Amorza membutuhkan bantuannya.
Berbekal kemampuan yang luar biasa, apalagi dia sudah mempelajari buku dari kuil suci dan juga memiliki Keira yang merupakan arwah pedang yang selalu menuntunnya, hingga membuat dia sudah tahu apa yang harus ia lakukan.
"Karena aku ingin segera pergi dari tempat ini," jawab Diaz yang sudah bersiap, ia tidak perlu tinggal lebih lama lagi di tempat itu.
Diaz yang tahu sudah tidak memiliki keperluan lagi di tempat tersebut, segera bersiap untuk pergi dari tempat itu. Karena dia harus melakukan perjalanan. Perjalanan mereka yang akan membutuhkan waktu lama.
Jadi hal itu membuat dia segera bersiap dan juga cepat-cepat untuk pergi dari sana, Diaz tidak ingin merepotkan Joni lebih lama lagi, karena sudah beberapa bulan ini dia merepotkan Joni.
Apalagi Diaz bisa menemukan pedang Naga. Pedang hangat luar biasa, merupakan pedang yang selama ini dicari oleh kuil suci, tapi keberadaan sudah lama menghilang.
Dengan adanya arwah pedang yang selalu bersama dengan Diaz, itu menjadi petunjuk yang luar biasa hingga dia bisa mendapatkan pedang tersebut. Tapi ia merasa kemampuannya belum cukup hebat untuk bisa mengalahkan Nagaa larion.
Diaz juga tidak bisa meremehkan naga tersebut naga itu benar-benar sangat mengerikan, karena dia memiliki kekuatan api yang luar biasa dia sendiri masih belum terbiasa dengan kekuatan hebat dari naga Larion.
"Lagipula aku tidak akan pernah berhasil tepat waktu," kata Joni. "Ada bahaya menunggumu di depan. Ada naga jahat yang menjaga pintu masuk gua. Jika kamu bisa melewati naga, kamu harus bisa mencapai gua sebelum matahari terbenam," imbuhnya memberitahu Diaz.
Diaz tidak tahu sama sekali jika harus keluar dari tempat itu setelah mengalahkan lana larion. Hal itu benar-benar membuat ia sudah merasa kesulitan, hingga harus melawan naga itu sendirian.
Apalagi Diaz selama ini juga sudah berlatih dengan dirinya pun tidak akan mungkin pergi dari sana, karena ia juga memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melindungi para naga.