
"Aku menganggapmu hanya orang yang berasal dari dunia lain yang Bahkan tak memiliki kemampuan sama sekali," kata Meriana yang benar-benar merendahkan Dias karena sudah diawal ia mengirim memang dia sak memiliki kekuatan apapun.
Apalagi Meriana juga menghadapi dia saat pertama kali dia datang di kuil suci, dan dia membuktikan sendiri bahwa dia tidak memiliki kekuatan sama sekali dan Bahkan dia tidak bisa mengangkat pedangnya.
Hal itu jelas merupakan hal yang sangat memalukan sebagai seorang ksatria bahkan tidak bisa mengangkat pedangnya untuk melindungi dirinya sendiri dan itu semua menjadi hal yang membuat Putri Meriana juga tidak lagi percaya pada Diaz.
"Iya aku tahu kesan pertamamu padaku memang benar-benar sangat memalukan," kata Diaz tidak menyalakan apa yang dianggap oleh Putri itu memang benar.
Apalagi dia memang tidak tahu sama sekali tentang dunia itu, dan dia tiba-tiba ditantang untuk bertarung titik-titik hingga membuat dia juga merasa kaget dengan apa yang dilakukan oleh Putri Meriana saat itu,
Tapi kali ini ia sudah benar-benar mengerti jika memang dunia itu harus benar-benar memiliki kekuatan agar bisa dihormati maka dari itupun dia sudah berlatih cukup mampu dan hebat dalam bertarung.
Jadi jelas yes tidak seperti dulu yang tidak bisa mengangkat pedang sama sekali, ia sudah menjadi lebih hebat daripada sebelumnya.
"Maka kau tinggal buktikan nanti Bagaimana caramu mengalahkan naga itu," kata Meriana yang memperingati dia untuk menunjukkan kemampuan dan juga kehebatannya saat melawan naga.
Karena Naga itu sangat menakutkan apalagi saat mereka keluar dari kerajaan, pasti akan menyerangnya dengan membabi buta yang mana Hal itu membuat meriana tidak ingin repot untuk melawan naga itu saat dia melakukan perjalanan keluar dari kerajaan. Yang mana hal itu jelas membuat Mariana pun meminta bantuan kepada kuil Suci untuk mengirimkan seorang ksatria.
Apalagi kuil Suci juga sudah menyanggupi menyiapkan terlalu melindungi perasaan dengan memanggil ksatria dari dunia lain untuk mengurus semua keperluan dan juga kepentingan kerajaan Dimana mereka ingin terbebas dari para naga hingga akhirnya dipanggilnya dia tapi sayang awas dia harus berada di kerajaan.
Dia tidak memiliki kekuatan sama sekali dan bahkan diremehkan oleh Putri Meriana kali ini hal itu jelas membuat dia semakin bersemangat lagi untuk bisa menjadi orang yang lebih hebat lagi ia tidak mau diremehkan dan bahkan dihina oleh putri dan hal ini dia akan menunjukkan kemampuan dan juga kehebatannya tersebut dihadapan Sang Putri.
Diaz tidak ingin ditindas maka dari itu untuk mewujudkan semua itu dia harus menjadi seorang yang hebat seperti saat ini dia terus berlatih ilmu pedang hingga ia hampir menguasai seluruh jurus pedang yang ada dalam buku tersebut.
"Tenang saja saat aku sudah bisa mengalahkan satu naga Aku sudah mengetahui kelemahan mereka," jawab Diaz yang sudah siap dengan kemampuan hebatnya dia tidak ingin lagi diremehkan.
Diaz tidak tahu sama sekali betapa sulitnya seorang ksatria berhak memiliki arwah pedang sendiri, hal itu bahkan sampai mengorbankan nyawa mereka agar mereka memiliki pedang yang luar biasa.
Tapi dia sepertinya sangat beruntung saat ia membebaskan kaira dan hal itu jelas membuat cairan mendukung Dias yang mana menjadi sebuah hal yang benar-benar sangat menguntungkan bagi Diaz.
"Kau selalu saja bersikap sok jagoan dan berpura-pura tak memiliki kekuatan sebenarnya apa rencanamu?" tanya Putri Mariana yang merasa khawatir dengan rencana dari Dias yang awalnya mengaku tidak memiliki kekuatan sama sekali dan bahkan sekarang dirinya menunjukkan kekuasaan nya.
Bahakan Diaz tidak segan-segan untuk menunjukkan kehebatannya di depan orang banyak hal itu jelas menunjukkan. Jika dia memiliki kemampuan yang bisa diakui oleh khalayak umum karena memang benar-benar memiliki kekuatan yang luar biasa. Dia tidak sedang berbohong dengan kekuatan dan kemampuan yang dimilikinya sekarang, dengan cepat perkembangan kekuatannya bertambah semakin besar membuat Putri Meriana dan juga tidak percaya Jika dia tidak memiliki kekuatan saat dia datang ke kerajaan tersebut.
"Aku tak memiliki rencana apapun awalnya, aku kira berpura-pura Tak memiliki kekuatan akan membuat kebebasan tapi ternyata semua itu salah," jelas Diaz yang memberitahukan Apa yang sebenarnya terjadi, karena memang awalnya dia berpura-pura untuk tidak memiliki kekuatan sama sekali tapi pada akhirnya atau kekuatan dan kemampuannya terbongkar dan dia tidak lagi bisa berpura-pura Hal itulah yang membuat Dias menunjukkan kekuatannya tersebut dihalalkan dan bersiap untuk menerima semua perintah kerajaan sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Kuil suci
"Jelas salah Kau merupakan seorang ksatria yang dipanggil oleh kuil Suci. Jika kau tak memiliki kekuatan maka posisi akan membunuhmu dengan sukarela," kata Meriana memberitahukan pada Dias bahwa kue sushi tidak akan segan-segan membunuhnya Jika dia tidak memiliki kekuatan sama sekali titik jadi hal itu bukan hal yang menyenangkan bagi Tias saat dia harus berjuang untuk menjadi lebih hebat banyak orang-orang yang mengincar dia untuk tidak menjadi seorang ksatria karena keberadaannya tersebut memang sangat mengganggu bagi kerajaan ataupun kuil suci.
"Iya itu benar jadi mau tidak mau aku harus menunjukkan kekuatanku Dan juga kehebatanku di depan semua orang," kata Diaz silakan membuktikan di depan semua orang bahwa dia benar-benar memiliki kehebatan yang sangat luar biasa titik agar dia tidak lagi mempermalukan kulit suci dan kue sushi juga bisa menerimanya dia jelas tidak ingin mati.
"Akhirnya kau mengerti juga bagaimana tugas dan tanggung jawabmu jadi pertahankan itu," kata Putri Mariana yang benar-benar sangat berkuasa di kerajaan tersebut dengan apa yang dimiliki olehnya. ia benar-benar menunjukkan kekuatan saatnya itu di hadapan Diaz.
Dengan berkata semuda itu dan mengandalkan dirinya tapi semua itu adalah hal yang membuat Dias malah semakin kesal dibuatnya dengan apa yang dikatakan oleh Putri Meriana yang seakan-akan menghindar dirinya jelas dia juga tidak terima tapi mau bagaimana lagi dia tidak bisa melawan kerajaan dan hanya bisa terdiam dengan apa yang dikatakan oleh Putri.
Walaupun Sebenarnya dia merasa kasar dan dia juga tidak ingin diperbudak seperti itu dengan berusaha dan berjuang sendiri agar kekuatan dan kemampuannya diakui bukan dimanfaatkan untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginannya.
"Menyebalkan," batin Diaz yang saat itu udah merasa kesal tapi tidak bisa berbuat apa-apa.