
"Baiklah, tapi itu tidak mudah, kau selesaikan dulu semua jurus yang ada di buku itu," kata Keira lebih serius lagi kali ini.
Keira menatap Diaz dengan serius, seperti bias Diaz selalu penuh dengan ambisi, hal itu jelas membuat Keira semakin suka melihat dia siang ingin berlatih pedang dan ingin bisa lebih hebat lagi titik dia tidak menyangka bisa bersama-sama untuk Bisa berlatih.
Padahal dia masih mempelajari jurus pedang yang lain dari buku, dan hal itu pun menggunakan pedang biasa bukan pedang Naga jadi bisa besar kemungkinan dia bisa menjadi seorang ksatria yang hebat Jika dia bisa menggunakan pedang Naga. Tapi untuk bisa mendapatkan pedang Naga bukan hal yang mudah bagi dia semua apalagi biasanya seorang manusia pasti itu akan sangat sulit.
Tapi, mendengar dan juga melihat teker Dias yang begitu besar dan sangat luar biasa jelas membuat Keira pun tidak bisa mematahkan semangat tersebut, dan pada akhirnya pun ia menyetujui perkataan dia untuk membantu Dias agar bisa lebih hebat lagi dan bisa menguasai semua jurus pedang yang ada di buku tersebut. dan akan mencari pedang naga agar bisa bersatu dengan jurus tersebut dan agar menjadi solusi yang sangat sempurna yang Bahkan kekuatannya sungguh sangat luar biasa.
"Baik tidak masalah, lagipula aku akan melakukan perjalanan, nanti aku akan berlatih sedikit demi sedikit," kata Dias yang tidak mempermasalahkan hal tersebut untuk berlatih sesuai dengan apa yang ada di buku itu. Apalagi dia bisa dengan mudah untuk mengikuti semua gerakan dalam sekali lihat buku dan hal itu pun pasti akan membuat dia benar-benar bisa mempelajari semua jurus yang ada di buku. Jadi Hal itu membuat diaspon bersemangat dan akan melakukan yang terbaik agar bisa lebih hebat lagi.
Diaz juga memiliki semangat yang luar biasa untuk bisa menjadi seorang ksatria, dan dia tahu jika dia jalan untuk bisa menjadi kesatria tidaklah mudah. Ia juga melihat bagaimana seni yang selalu berlatih dia juga tahu kehebatan yang dimiliki oleh Zani.
Tapi dia tahu dia tidak bisa bergantung kepada seni karena Zani sendiri juga merupakan bawahan dari kuil suci yang bahkan selalu mendukung Suci seratus persen tidak seperti dirinya, yang ingin lepas dariku suci dan ingin bebas serta tidak terus dihantui oleh ancaman dari khususnya ingin menghapuskan perjanjian mereka alasan itu membuat dia juga memiliki hidup yang tidak nyaman jika nyawanya ada di tangan orang lain.
"Baiklah, aku akan menemuimu setiap malam, selamat beristirahat," kata Keira tidak bisa terus berada di sana, karena keberadaannya akan mengundang kekuatan lain titik hingga membuat Keira juga tidak bisa menunjukkan wujudnya kepada orang lain selain Dia.
Hal itu akan sangat berbahaya karena ia sendiri juga tidak ingin membuat orang lain menggunakan kekuatan pedang yang ada di buku tersebut karena buku itu juga memilih tuannya sendiri, bahkan jika buku itu tidak cocok tidak akan menunjukkan tulisannya dan tidak ada yang bisa membacanya maka dari itu pun dia benar-benar orang yang sangat beruntung karena buku itu juga memilih dia yang bahkan bisa mempelajari banyak jurus dari buku tersebut.
"Kau mana kemana?" tanya Diaz yang masih belum puas dan masih ingin terus bersama dengan Keira, masih banyak hal yang ingin dia tanyakan kepada Keira.
Tapi ternyata kaira sudah ingin pergi titik Padahal mereka baru bertemu beberapa menit yang lalu tapi ternyata mereka sudah mau ngobrol begitu banyak hingga membuat gairah pun akan pergi.
"Menghilang lah, ada orang datang," jawab Keira yang tidak ingin memberikan masalah kepada Dias pasalnya dia ketahuan orang lain yang berada di kerajaan jelas hal itu akan membuat dia si curigai.
Jadi sebelum itu terjadi maka kaira lebih baik untuk menghilang dan bersembunyi terlebih dahulu karena ada orang yang akan memasuki kamar dia tentunya Keira juga bisa merasakan keberadaan orang lain di luar yang sedang berjalan menuju kamar l, yang ditempati oleh dia saat itu titik untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan akhirnya Keira pun menghilang untuk menghindari orang-orang yang akan menemui dia saat itu.
"Owh, baiklah. Jangan lupa kau harus melatih ku," kata Diaz yang selalu saja meminta orang lain untuk melatih dirinya bukan satu dua kali dia mengatakan hal tersebut. bahkan saat dia baru pertama kali datang ke dunia tersebut l.
Diaz meminta Putri meriana untuk melatihnya, tapi sepertinya Sang Putri tidak berkenan untuk datang melati dia sehingga membuat, ia benar-benar kesal karena dia harus berlatih sendiri dan pada akhirnya pun ia berlatih dari buku titik tapi mengetahui jika buku itu yang lama-kelamaan halamannya menjadi kosong.
Membuat Dias pun akhirnya berlatih dengan seni melihat seni yang tahu kehebatan yang dimiliki oleh Diaz dia bahkan tidak melatih dia dan hanya mencari tahu tentang keberadaan mereka masing-masing dan menjadi lebih dekat lagi.
Karena keduanya saling mendekatkan diri dan saling bercerita tentang pengalaman mereka titik intinya mereka tidak berlatih sama sekali padahal saya sendiri merupakan pemimpin dari para pengawal yang menjaga kuil Suci seharusnya jadi juga memiliki kekuatan yang sangat luar biasa.
Saat dia benar-benar butuh seseorang Keira pun datang menemui dirinya dan hal itu benar-benar di luar dugaan. Hingga membuat Diaz tertarik dengan Keira dan ingin menjadi lebih hebat lagi dengan kekuatan yang dimiliki olehnya tersebut.
Apalagi Keira terlihat banyak tahu tentang kekuatan dan juga ilmu pedang maka dari itu pun dia tidak ingin menghilangkan kesempatan tersebut untuk meminta bantuan Keira membantunya berlatih agar menjadi seorang ksatria pedang.
Tak lama pengawal datang memberitahukan jika putri ingin bertemu setelah makan siang. Padahal Diaz tapi pengawal sudah menyuruhnya untuk datang menemui sang putri setelah makan siang nanti titik walaupun masih ada beberapa jam untuk beristirahat. Tapi tetap saja hal itu membuat dia senang dan merasa terganggu dengan undangan Sang Putri.
Yang harusnya Diaz bisa dekat dengan putri Meriana, tapi sepertinya kesamaan paras putri dengan bosnya dulu membuat Diaz tidak bisaobe on dan masoh saja tidak suka jika melihat wajahnya.
"Maaf tuan ada pesan dari Putri jika beliau ingin bertemu dengan Tuan," kata Pengawal sampaikan pesan dari tuan putri yang mengajak Dias untuk bertemu, maka dari itupun pengawal menyampaikan pesan tersebut kepada Dias Hal itu benar-benar membuat dia juga kaget Kenapa Putri baru mengirimkan pesan tersebut dan mengutus pengawal untuk menemuinya. Padahal Putri sendiri Bisa langsung menemui Diaz karena mereka juga sudah biasa bertemu sebelumnya saat mereka berada di kuil Suci.
Tapi melihat hal itu pun membuat dia benar-benar tidak mengerti dan akhirnya mengikuti saja apa yang dikatakan oleh pengawal daripada dia nanti mendapatkan masalah atau lebih baik mengikuti apa yang sudah dikatakan oleh pengawal tersebut.
"Baiklah, kapan?" tanya Diaz lagi ingin tahu waktu tepatnya saat dia bertemu dengan Putri titik tidak mungkin juga Diaz pergi begitu saja langsung menemui sang putri karena pasti ada waktu dan juga tempat yang dituju oleh sang putri untuk melakukan pertemuan tersebut, karena Putri sendiri tidak mau langsung menemui Diaz.
Jadi Hal itu membuat Dia menanyakan kepastian dari pertemuannya dan juga tempat pertemuannya tersebut, karena dia juga tidak ingin bermain-main di sana dia pun kali ini juga serius dalam menghadapi permintaan dari Putri Mariana.
"Setelah makan siang," jelas Pengawal pesan tersebut pada Diaz dan Hal itu membuat dia setahu Jika putri Ingin Bertemu dengannya setelah makan siang. Itu tidak masalah baginya Karena dia sudah merasa lebih tenang dan juga lebih lega lagi, setelah ia bertemu dengan Keira tentunya tidak banyak kekhawatiran yang melintas di pikiran dia kali ini dia bisa lebih santai untuk menghadapi Sang Putri.
Walaupun dia tidak memiliki kekuatan pedang yang luar biasa setidaknya Diaz memiliki kemauan untuk berlatih dan masih mengikuti peraturan dari bulan suci untuk bisa menjalankan misi yang diperintahkan oleh kerajaan meskipun dia tidak ingin menjalankan misi tersebut.
Karena ini dianggap olehnya misi itu berbahaya untuk biasa dan hari itu juga membuat Diaz memiliki firasat buruk terhadap misi tersebut, tapi dia tidak bisa menolak sama sekali dan Hal itu membuat dia pun harus bisa menyelesaikan misi tersebut dengan sukses karena ia membawa nama baik dari kuil Suci.
Entah kenapa itu semua malah semakin berat untuknya dijalani dia berusaha sebisa mungkin untuk bisa memaksimalkan kekuatannya dan berusaha untuk bisa membela kerajaan dengan benar sesuai dengan petunjuk dari kuil.
"Sampai persetujuan ku, aku akan menemuinya," yang menyetujui apa yang dikatakan oleh pengawal dia benar-benar mengiyakan apa yang dikatakan oleh pengawal untuk bisa bertemu dengan Putri Meriana dan hal itu juga membuat dia tidak menolak pertemuan mereka.
Apalagi dia juga sedang berada di kerajaan yang mana jelas membuat dia tidak bisa menolak secara terang-terangan apa yang dilakukan oleh Putri Meriana jadi mau tidak mau biasanya bisa menerima tawaran tersebut untuk bertemu dengan Sang Putri walaupun semua itu terasa berat tapi dia berusaha sebisa mungkin untuk terlihat seperti membela kerajaan tersebut.
Setelah itu pengawal itu pun pergi dan Diaz bisa melanjutkan istirahat. karena jam makan siang masih dua jam lagi, Dia memiliki waktu dua jam untuk beristirahat setelah perjalanan jauh itu adalah waktu yang cukup agar dia bisa memulihkan tenaganya setelah naik kuda dan hal tersebut membuat Diaz bulan bisa lebih tenang karena sudah tidak ada lagi yang akan mengganggunya.
"Aku kira siapa yang datang, kira-kira untuk apa putri memanggilku," batin Diaz yang saat itu bingung dengan apa yang akan terjadi nanti karena ia tidak tahu atas tujuan apa Putri memanggilnya.