Knight From The South

Knight From The South
Tidak Ada Sambutan



Akhirnya dia sampai di gerbang istana, melihat ada dua orang menjaga yang mementingkan mereka di situ dia sadar, Jika dia akan memasuki istana kerajaan.


"Wah ternyata cepat kita sudah sampai gerbang istana," ucapnya aku melihat gerbang istana yang begitu besar tapi melihat suasana yang sepi dia pun penasaran. "Lalu kenapa sepi, apa tidak ada sambutan?"


Diaz saya lihat tidak ada orang yang menjabat Mereka pun akhirnya bertanya pada saat ini karena itu semua terlihat begitu ada seharusnya jika ada tamu yang baru datang juga harus disambut setidaknya hal itu menunjukkan kerajaannya menghormati mereka. Apalagi mereka merupakan tabuhan yang seharusnya juga tidak mendapatkan perilaku yang seperti itu.


"Memangnya siapa kau ingin di sambut?" Zani yang balik bertanya mengingat mereka tidak memiliki pangkat sama sekali.


Mereka juga bukan raja dari kerajaan lain dan mereka juga tidak memiliki pengaruh apapun di kerajaan narkoba dan mereka hanya dipanggil untuk membantu kerajaan saja karena tugas mereka sebagai rakyat dari kerajaan tersebut.


Jelas Hal itu membuat mereka pun tidak kudapatkan sambutan apapun kaubah adalah hal yang tercinta supaya benar-benar sedikit kecewa dengan kedatangannya ke kerajaan. Bahkan dia tidak dihargai sama sekali sebagai seorang Kesatria ubah lalu untuk apa Dia membantu kerajaan sedangkan kerajaan sendiri mengabaikan dirinya.


Padahal Diaz sudah membahayakan banyak hal dan berharap kepada kerajaan akan membantu mereka dan juga menyambutnya rumah karena kerajaan sendirilah yang lebih awal meminta bantuan kepada mereka tapi tidak disalah ternyata kerajaan yang mengabaikan itu semua.


"Aku Kesatria, harusnya mereka butuh jadi mereka menyambut tamu dong," kata Dias yang merasa Jika dia adalah seorang ksatria yang harus disambut apalagi pihak kerajaan sendiri yang minta tolong kepada dirinya untuk membantu.


Tapi kenapa pihak kerajaan sendiri yang sepertinya mengabaikan dirinya yang saya katakan tidak membutuhkan bantuan darinya membuat sikap atau memang mereka tidak tentu untuk apa Dia memanggil orang dari kursi titik-titik hubungan mereka memang jelas benar-benar tidak baik-baik saja terlihat jelas dari ekspresi keduanya.


Yang mana saja menginginkan jika mereka diberi sambungan bersama lagi dia sayang selama ini pun berusaha untuk membayangkan pekerjaan kali ini sudah tidak lagi bayangannya benar-benar berbeda jauh dan kerajaannya mau yang benar-benar rusak membuat dia pun tidak mengerti kenapa tidak mau memiliki antara yang cukup banyak untuk merawat kemajuan negara tidak bisa seperti itu.


Karena turunannya masih perlu untuk berlatih dan masih perlu untuk pendidikan hingga waktunya juga tidak banyak dan hal tersebut membuat dia juga jarang datang ke kerajaan ataupun panggilan jika naga datang hal tersebut sudah terlihat jelas jika memang mereka memiliki tujuan lain yang tidak diketahui oleh Diaz.


Diaz merasa sedikit dikit kecewa dengan apa yang dilakukan oleh kerajaan, Padahal dia berharap lebih tapi kenyataannya kerajaan tidak memberinya apapun hingga membuat dia harus terlihat sengsara dan terlihat tak memiliki apa-apa padahal konsumsi selama ini selalu membantu kerajaan.