Knight From The South

Knight From The South
Posisi Diaz



"Jangan mimpi, pihak kerajaan tidak akan seperti itu pada kuil Suci," jelas Zani yang tahu perlakuan dari kerajaan dan ia tidak akan berbuat baik kepada pihak kuil hal itu sudah jelas ditunjukkan oleh kerajaan di mana mereka tidak pernah akur sama sekali.


Selama ini memang kerajaan bertindak semuanya sendiri tanpa bantuan dari kulit Suci, maka dari itupun Tidak ada sambutan apapun untuk dia mengingat Diaz berasal dari pulau Suci, meskipun itu adalah permintaan dari kerajaan itu sendiri.


Terlihat jelas mereka mengabaikan Diaz yang tidak memperdulikannya saat mereka masuk ke dalam istana kerajaan dimana hal itu jelas sumber dia juga semakin bingung untuk apa keberadaannya dan untuk apa kedatangannya tersebut. Melihat semua itu sepertinya ya diabaikan dan tidak diperdulikan sama sekali.


"Ternyata kuil suci tidak ada harga dirinya," kata Diaz yang semakin kesal karena dia tidak diperdulikan, dia pun berjalan di halaman istana kerajaan menuju istana.


Sepertinya Diaz yang memiliki masalah tapi sebenarnya dia tidak memiliki masalah apapun ia hanya dipanggil untuk menghadap, tapi tidak ada pengawalan ataupun menuju jalan seperti apa yang udah hadapan oleh Diaz.


Karena itu merupakan kerajaan besar dan merupakan perintah dari kerajaan paling tidak ada orang yang mengawal Diaz agar dia juga tidak terlalu bingung. Apalagi nanti dia bisa saja tersesat.


Untung saja ada seni yang selalu berada di sampingnya yang mana tidak pernah meninggalkannya sama sekali hingga membuat Dias pun merasa tenang. Karena ia tidak akan mungkin tersesat.


"Jangan berkata seperti itu, kau bisa kena marah oleh ketua," kata Zani yang selama ini tidak pernah mengabaikan perintah dari kerajaan sama sekali karena itu merupakan perintah yang mutlak Meskipun tidak ada perlakuan yang baik ataupun sambutan dari kerajaan.


Tapi tetap saja mereka pun berjalan menuju istana kerajaan sesuai dengan perintah dari kerajaan mungkin saja jika dia tidak diantar oleh seni ia sudah kabur karena itu bukan keinginannya.


Kalau tidak dipaksa oleh ketua mungkin dia juga tidak akan berangkat ke kerajaan melanggar dan melihat sambutan kerajaan yang benar-benar di luar dugaan dan bahkan sebagai tidak menginginkan dirinya. lalu untuk apa undangan itu dan untuk apa ia harus datang ke istana kerajaan.


Kalau keberadaannya saja tidak bisa melaksanakan sekali seperti di aplikasi maka dari itu pun seni tetap berusaha untuk bisa mengantar dia sampai menghadap sang raja aku mah karena itu merupakan tugas yang diberikan oleh ketua kepada dirinya.


"Terlihat jelas jika kerajaan berkuasa, aku jadi merasa tidak senang," kata Diaz yang mudah-mudahan Merasa tidak senang berada di depan kerajaan yang tidak menghargai orang lain.


Apalagi dia terlanjur datang ke sana untuk menghadapi Raja karena panggilan dari kerajaan titik sekarang ia benar-benar merasa kecewa karena dirinya merasa tidak dihargai sama sekali bahkan tidak ada sambutan sendiri pun.


Yang mana hal itu melukai harga diri dia Untung saja dia masih mau melanjutkan perjalanannya tersebut di mana Dia memang tidak ingin jika ketua dari guru Suci sampai marah kepadanya.


Maka dari itu dengan cara terpaksa Dia pun akhirnya terus melanjutkan perjalanannya, dipandu oleh Zani yang tidak meninggalkannya sama sekali mereka menuju ke istana kerajaan. Di mana tidak jauh dari gerbang istana dan mereka benar-benar harus menunjukkan sikap hormatnya di hadapan Raja.


Sekarang harus menghadap Raja dengan paksa. tapi tidak ada sambutan sama sekali ia merasa dirinya benar-benar tidak dihargai dan dia pun harus berjalan dan terus menemui sang raja yang seharusnya semua itupun sudah dihadiri tidak urusan dengan kerajaan yang tidak mau menghargai orang lain.


Tapi Zani benar-benar berusaha untuk terus menasehati dia agar dia terus mau melanjutkan perjalanannya aku mohon dan tidak marah dengan apa yang terjadi. Karena memang telah kenyataannya tidak terlalu dianggap oleh kerajaan.


Apalagi melihat posisi Dias yang juga berada di dalam Suci hingga membuat dia sudah salah satu anggota dari guru suci dan sudah jelas mereka akan memperlakukan hal yang sama kepada orang-orang dari kuil Suci.


Jadi tugas seni hanya mengantarkan dia sampai ke hadapan sang raja dia pun berusaha agar dia tidak pergi karena rasa kesalnya tersebut agar Ia juga sampai di hadapan sang raja dengan selamat dan tidak ada kekurangan apapun.


Apalagi tugasnya adalah sangat berat untuk membasmi para naga maka dari itupun Zani tidak bisa sembarangan meninggalkan dia siapapun terus berada di sampingnya sampai benar-benar mereka sampai di hadapan Raja.


"Lalu apa untungnya jika aku membela kerajaan?" tanya Diaz sepertinya tidak percaya pada kerajaan.


Tapi setidaknya Diaz mendapat keuntungan yang lain maka itulah yang ia tanyakan kepada seni, karena dia tidak mau bekerja secara cuma-cuma gimana Diaz.


Hanya diperintah dan menyelesaikan tugas dalam melakukan apapun juga dan tanpa disambut dia remehkan dan juga tidak dianggap bahwa dia juga merasa sakit hati tapi ya yang tidak bisa melakukan apa-apa boleh hanya berusaha sebisa mungkin untuk menenangkan dirinya.


tak seharusnya seorang kelas Satria diperlakukan buruk seperti itu, harusnya mereka benar-benar memperlakukan dia dengan baik walaupun dia hanya seorang Satria panggilan yang berasal dari kuil suci.


Kalau keadaannya benar-benar seperti itu terus mungkin dia bisa saja mencari bola bantal untuk melawan kerajaan daripada dia harus tunduk pada kerajaan yang tidak menghormatinya sama sekali.


Lagi pula kerjaan tidak memiliki hak untuk melakukan itu semua, dan dia juga tidak tahu dengan kerajaan karena kontrak itu berlaku untuk kuil Suci.


Sayangnya kuil suci bersama bekerja sama dengan kerajaan pasti akan melakukan apapun pemerintah dari kerajaan hal itu jelas membuat Diaz senang dalam posisi yang sulit tak bisa melawan dan juga harus mengikuti semua prosedur yang juga perlakuan mereka yang semena-mena.


Andai mereka lebih sopan lagi kepada dia Semoga dia tidak akan mengurus seperti itu dan akan melakukan tugas dan juga perintah dengan senang hati, sayangnya pihak kerajaan tidak ada etika dan juga niat baik untuk menyambut dia karena dia berasal dari kuil suci.


Jadi hal itu jelas semua Dia sudah bisa melakukan apa-apa dan hanya bisa pasrah dengan kondisi dan juga keadaannya sekarang melakukan apa yang disuruh oleh kerajaan dengan mengikuti Zani yang memandu perjalanannya, untuk bertemu Raja.