Knight From The South

Knight From The South
Perjalanan ke Kerajaan



Diaz akhirnya melakukan perjalanan menuju ke kerajaan bersama beberapa orang prajurit, Hal itu membuat dia setelah ini bisa keluar dari kuil suci.


"Ternyata di sini suasananya benar-benar berbeda daripada di kuil suci," kata Diaz yang baru pertama kali keluar.


Suasan di luar yang benar-benar berbeda dari kuil Suci udara yang lebih sejuk dan juga perjalanan perkotaan yang benar-benar ramai, Hal itu membuat dia seperti melihat suasana baru.


Sedari awal dia datang sudah terkurung di kuil suci dan kali ini dia benar-benar melihat suasana berbeda di luar kuil hal itu jelas membuat dia merasa kagum dengan orang-orang yang ada di sana Dan juga bangunan yang begitu berbeda.


"Iya, kau benar. aku akan mengantarmu sampai ke kerajaan," kata Zani yang ternyata bertugas untuk mengantarkan dia sampai ke kerajaan.


Meskipun tugas Diaz yang mana mengantar Putri, hal itu dalam bahasa ini juga bertanggung jawab karena dia sudah mengetahui Di mana letak kerajaan.


Diaz yang akhirnya keluar pun merasa senang, ingin rasanya kabur saja, dulu waktu menyerang naga, ia pergi ke lawan arah yang hanya hutan belantara, sekarang saat menuju kerajaan ternyata suasananya sudah berbeda terlihat jelas dari jalan yang dilewati oleh Diaz.


semakin dekat dengan kerajaan suasananya semakin ramai seperti ibukota di mana ada kerajaan itu jelas membuat bangunan dan juga tempat itu benar-benar berbeda daripada yang pernah ia lewati.


Sebelumnya dia sudah pernah ke perbatasan untuk mengalahkan naga tapi ia melewati hutan belantara dan berbeda dengan sekarat dia yang pergi ke kerajaan melewati perkampungan warga, dengan bangunan zaman kuno yang benar-benar berjajar dan juga terlihat megah pada zamannya apalagi orang-orang yang berlarang begitu ramai dekat dengan kerajaan.


Hal itu membuat Diaz pun merasa jika suasana di sana terasa sangat hidup tidak seperti suasana sebelumnya saat berada di kuil Suci. Apalagi suasana di perbatasan yang begitu mencekam hal ini kerajaan merupakan tempat yang berbeda ia sebelumnya juga tidak pernah datang ke kerajaan.


Maka dari itu dia dikawal oleh seni yang mana Zani bertugas untuk mengantarkan dia agar sampai ke kerajaan, tugasnya sekali ini menjaga Sang Putri melewati perbatasan. dan hal itu bukanlah masalah besar bagi dia sekalian dia juga sudah memiliki kemampuan dan semakin meningkat.


"Lalu bagaimana dengan Kuil?" tanya Diaz yang tahu jika selama ini Zani berada di kuil suci dan bertugas untuk menjaganya, selain sebagai ketua pasukan tentu saja dia bertanggung jawab dan bertugas menjaga kuil Suci agar benar-benar tetap aman. Meskipun tidak ada yang pernah menyerang konsumsi sedikitpun tapi setiap sudut di dalam kulit meskipun ada penjagaan yang begitu ketat.


"Ada ketua dan orang hebat lainya, kau tenang saja," jawab Zani yang memberitahukan pada dia jika banyak orang hebat yang berada di kuil Suci, Jadi ia tidak perlu khawatir.


"Kakak juga ikut mengatar Putri?" tanya Dias yang tidak mengerti Zani sebenarnya ikut mengantar Putri atau tidak, karena tugas dari ketua dia udah salah Jelas jika dirinyalah yang akan mengantar Sang Putri.


Tapi melihat keberadaan Zani hingga membuat diaspun penasaran dan menanyakan hal tersebut pada seni karena ingin tahu apa yang dilakukan oleh Zani sebenarnya maka dari itu pun dia menanyakan hal tersebut kepadanya.


"Aku hanya mengantarmu sampai di kerajaan setelah itu aku pun akan pulang," jawab Zani yang memang tidak lama dan hanya berniat untuk mengantar sampai kerajaan. Sesuai dengan perintah dari ketua setelah melihat dia sampai kerajaan dan menemui Putri Ia pun akan segera kembali ke kuil suci di mana merupakan tempat yang berada.


"Kalau aku sudah sangat senang ada kakak di sampingku, aku berharap karena bisa ikut bersamaku untuk mengantar Putri," ucap dia siang sepertinya mengharapkan jika Zani ikut bersama dengan dirinya, itu adalah hal yang tidak mungkin.


Karena tugas itu diberikan oleh dia selaku ksatria yang baru dipanggil oleh koil suci di mana Putri ingin mengetes seberapa hebat kemampuan yang dimiliki oleh Dias, hingga Putri pun langsung menuju ke sebagai pengawalnya sampai di negeri seberang hal itu juga membuat Putri mempercayakan itu semua pada dia.


"Bukankah kau tahu memiliki tugas lain,"jawab Zani yang tahu jika dia sudah memiliki tugas selain sama seperti dirinya yang juga menjadi sebuah ketua pasukan dan juga pelatih maka dari itu pun dia tidak bisa jauh-jauh dari kuil dan hal itulah yang membuat Zani hanya bisa mengantarkan dia saja.


"Iya Kakak benar, banyak tugas yang harus di selesaikan di kuil," kata Dias yang tahu jika selama ini seni selalu sibuk berada di kuil dan banyak tugas yang ia selesaikan karena kuil merupakan tempatnya dan dia benar-benar percaya dengan kekuatan yang dimiliki oleh kuil.


Maka dari itupun terlihat jelas jika tidak ada buktinya datang sama sekali pada orang yang sudah membantunya selama ini ia tahu jika memang kebaikannya itu tulisannya saja belum waktunya mengatakan itu semua, di mana dia juga harus bertahan dengan hatinya dan tidak boleh berlebihan yang benar-benar berpura-pura tidak memiliki perasaan Padahal dia juga merasakan hal yang sama setiap kali melihat orang yang ia sukai.


"Tahu kan tugas ini dengan baik dan juga aku berharap kau bisa kembali dengan sukses," kata seni berpesan kepada Diaz.


Untuk kembali dengan sukses dan mendapatkan kemenangan, bukan tidak mungkin ia akan kalah tapi seni yang merasa khawatir dan berusaha untuk mendukung dia agar benar-benar lebih percaya diri untuk melakukan perjalanan itu merupakan hubungan kekeluargaan yang begitu harmonis selama ini.


Karena memang cara ada yang bisa dilihat mungkin suatu hari nanti akan banyak yang bisa tetapi setelah ini tidak ada hal yang bisa dijadikan alasan lagi untuk bertemu maka dari itupun lebih baik kita untuk menyakiti semua kekurangan itu dengan semua kebenaran dia ingin mengakui segala soalnya orang-orang yang ada di dalam kamar bisa


"Entahlah aku tidak tahu tak ada gambaran sedikitpun tentang perjalanan itu, baru kali ini juga keluar dari kursi. dan aku baru tahu melihat suasana di sini ternyata berbeda," kata Dias yang memang tidak memahami suasana di luar istana dan Baru kali ini dia datang ke istana jadi membutuhkan pemahaman yang begitu luas, tapi sepertinya awan bicaranya lebih sulit untuk bisa digoyangkan hatinya dan hal itu jelas membuatnya pun merasa bersedih dan tidak ingin menjelaskan lanjutan tulisannya tapi memang sudah hadiahnya atau gimana lagi sih