Knight From The South

Knight From The South
Memilih Untuk Istirhat



Diaz yang tidak akan menang melawan Buku itu akhirnya menurutinya untuk istirahat, karena ia sadar dengan kondisi tubuhnya yang sudah lelah.


"Hai Buku, aku tidak berlatih sekarang, aku mau istirahat dan mengobrol dengan mu," kata Diaz yang mulai berbicara dengan Buku miliknya.


Diaz mulai terbiasa dengan Buku itu, selain dia tidak mau berhenti mengajaknya bicara, kadang juga diskusi. Yang semua itu benar-benar membuat ia merasa senag dan nyaman dengan buku itu sekarang.


Walau awalnya Diaz kesal dan tidak suka pada Buku itu sekarang jadi suka dan terbiasa, benar-benar ingin tahu tentang buku itu.


"Mengapa kau tidak ingin berlatih?" kata buku yang berbicara dengan Diaz buku tersebut yang mengajak kias untuk bicara terlebih dahulu tapi ternyata dia menanyakan hal yang menandai di luar dugaan.


didengar semakin menarik juga apa yang diberitahukan oleh buku itu padahal tadi dia bilang dia tidak mau berlatih dan memberi untuk kesehatan sekarang dia menanyakan hal tersebut pada Dias.


tentu saja alasannya karena dia dilarang oleh buku tersebut untuk berlatih apalagi waktu juga sudah malam di mana dia juga sudah sangat lelah Hal itu membuat Dia memutuskan untuk tidak berlatih dan berusaha untuk bisa menenangkan diri sambil beristirahat.


karena suasana yang sepi membuat dia seperti yang bicara dengan buku tersebut di mana Hal itu membuat Dia sedikit terhibur, karena begitu biasanya banyak bicara.


lihat yang tidak bisa menjawab apa-apa pun hanya bisa diam dengan kepala tapi ngerti kenapa buku itu malah membalikkan fakta.


"Mengapa engkau tidak tidur? sekarang sudah larut malam" kata Buku yang mengingatkan Dias untuk tidur.


Diaz lebih lagi menahan rasa kesal dengan apa yang dikatakan oleh buku tersebut ucapan tidak ada yang membuat dia benar-benar terhibur tapi terlihat begitu menyesalkan seakan-akan dia tidak mau jajan nggak sama sekali untuk hari ini Padahal dia sendiri yang sudah begitulah berarti penting ini hiburan sedikit dari buku tersebut..


setidaknya kalau dia tidak latihan untuk bisa berbaju cerita tapi sebelumnya begitu susah diajak bekerja sama jadi Hari itu membuat dia suka mencari pembahasan lain dari virus dari tadi begitu menanyakan Kenapa dia tidak berarti dengan apa Dia belum tidur jelaskan dia sudah tahu jawabannya.


"oh ini sedang wajahku atau memang Diaz biar aja memberikan pertanyaan yang seperti itu agar aku tidak bisa menjawab," kata Diaz yang kesal soalnya dia susah itu pun menatap saja pada buku tersebut dengan hal itu membuatnya pun makan merasa kesal dengan pertanyaan-pertanyaan bodoh yang diajukan oleh buku itu semakin hari tidak terlihat semakin pintar.


Bagaimana semakin bodoh yang seharusnya buku siap tersebut memiliki mata yang luar biasa tapi aku nyalanya itu benar-benar di luar juga dan selalu saja bisa membuat dia merasa.


akhirnya mengabaikan buku tersebut dan memilih untuk tidur karena sudah tidak ada lagi yang dibahas dan hal itu membuatnya benar-benar memejamkan mata tidak mau mendengar lagi pertanyaan atau perkataan dari buku yang membuatnya pun harus bicara pada buku.