
Jesica memandangi dirinya di depan cermin rias yang sudah setengah menghitam karena terbakar. Dia hanya bisa memandangi rok kotornya.
"Bagaimana caranya kita bisa selamat?" tanyanya lirih.
Yugo menjawab dengan enteng, "Selama terhindar dari orang gila itu, kita selamat kok. Aku sudah hafal saat dia akan datang dan saat dia sudah masuk kamarnya lagi."
"Memang ada tanda?"
"Ya, ada bunyi kicauan burung."
"Tapi tadi tidak ada bunyi apapun!"
"Semakin kau lama disini, indera pendengaran dan penciumanmu akan berkembang, percayalah. Rumah ini sudah seperti hutan belantara dimana kita harus bertahan hidup dari singa kelaparan."
"Ini mengerikan."
"Dan juga disini banyak jebakan pintu aneh, tapi jangan khawatir aku punya peta rumah ini. Kita tidak akan tersesat saat ingin kemanapun. Orang seperti kita harus tetap mandi."
"Daripada mandi, aku lebih
mengkhawatirkan bahan makanan." kata Jesica yang sebenarnya saking takutnya tidak merasakan apapun. Dia hanya ingin pulang.
Yugo memalingkan pandangan, "Eh, makanan ya."
"Selalu tersedia kan?"
"Ya, ada makanan setiap pagi di meja bawah. Jangan tanya siapa yang menyiapkannya."
"Siapa?"
Yugo malah tersenyum mendengarnya, "Kubilang kan jangan tanya karena aku tidak tahu"
"Maaf."
"Kenapa kamu tidak istirahat saja, Jesica. Rebahan saja disini. Aku akan duduk di lantai kalau kamu rebahan."
Jesica menggelengkan kepala.
Dia masih fokus caranya untuk keluar, "Apa kamu tidak berencana membunuhnya lagi? Aku bantu, bersama orang lainnya. Aku yakin kalau kita bekerjasama ..."
"Tidak. Sekarang tidak lagi. Aku sudah nyaman disini. Asalkan kami tidak bertemu, seatap tidak masalah." potong Yugo menyentuh dahi sesaat.
Lalu dengan sengaja mengacak poni rambut hitamnya agar menutupi kening tersebut.
"Yugo. Pikirkan keluargamu!"
"Sebenarnya aku yatim piatu, tidak ada yang peduli aku hilang atau kemana pun."
"Aku harus keluar dari sini, apakah.. Apakah hanya itu satu-satunya jalan? Aku tidak mau berdiam di rumah ini selamanya!"
"Mau menyelidiki tentangnya?"
"Jika itu bisa membuatku bebas dari sini, akan kulakukan! Aku mohon bantulah aku! Aku tidak mau satu atap dengan iblis! Bisa saja dia menusuk kita saat kita mencari makanan."
"Makanan lagi." heran Yugo menertawainya sedikit.
Yugo akhirnya manggut-manggut turun dari ranjang.
Lalu duduk di kursi membelakangi meja rias menghadap langsung Jesica, "Baiklah, aku juga sedikit penasaran dengan pria itu, besok ayo kita cari tahu tentangnya. Kalau bisa, kita mungkin bisa membunuhnya."
"Tentu! Aku akan meminta bantuan."
"Semakin banyak orang, nanti semakin rumit. Kita berdua saja. Setelah itu kita pikirkan cara setelah mendapatkan semua informasinya"
"Kamu jenius!"
"Karena aku sedikit bosan berada di situasi ini terus."
"Apa kamu tidak takut?"
Yugo menggelengkan kepala, "Bukan takut, aku hanya bosan. Semakin lama kamu disini, nanti juga paham perasaanku."
"Aneh, dia berpikiran aneh." pikir Jesica.
"Tapi jangan khawatir, aku juga mau lepas dari sini, aku tidak mau satu atap dengan orang gila yang ditusuk tidak mati itu. Menyebalkan, bukan?"
"Yugo."
"Kalau ingin berhasil, kuncinya itu tetap waspada dan jangan takut. Dulu aku gagal karena ketakutan seperti kalian tadi. Akhirnya kalang kabut, lalu mati."
"Baiklah aku mengerti."
"Sebenarnya," ucap Yugo menatap serius Jesica.
Jeda sejenak, lalu bertanya, "Kamu pasti tahu kalau ruangan-ruangan aneh ini ada penghuninya kan? Ada yang kosong bisa ditempati, tapi kadang ada penghuninya seperti pasien RSJ itu?"
"Ya, kenapa?"
"Dulu aku pernah berpikir kalau sebenarnya pemilik rumah ini juga salah satu satu penghuni kamar kamar aneh. Ya mungkin dia hanya bisa keluar saat matahari terbenam. Siapa tahu kan?"
"Kurasa berada disini sebentar saja, pemikiran realistis akan segera hancur."
"Benar, dulu aku juga begitu. Disini ada orang gila, ada mantera, ada hal-hal mistis lainnya. Aku jadi penasaran siapa yang membangun rumah ini, aku belum tahu sejauh itu."
TOK.. TOK.. TOK..
Pintu kamar mendadak diketuk seseorang dengan pelan.
"Jesica. Tolong aku, biarkan aku masuk." bisik seseorang dibalik pintu.
Jesica kaget mendengarnya, "Revi!"
•
•
•
Hai hai!!! 😊 Aku balikk. 😁 Ada yang mencurigakan GK?? 🤔 Apa yg mencurigakan?? Pemilik rumah? 🤔 Yugo? 🤔 Atau hal lain?🤔 Bingung gk?? 😁 Jangan lupa Like Comment and Vote yaw!!! Lopeee buat yuuu!!!