Is There Love For Me

Is There Love For Me
episode 9



Mereka pun akhirnya pergi meninggalkan bandara, saat di perjalanan Keny menanyakan soal perkembangan hubungan antara Zoya dan Reza, mendapat pertanyaan seperti itu dari Keny, Zoya dan Reza pun saling menatap satu sama lain.


"Kenapa kalian diam saja, udah jangan malu malu" ujar Keny pada Zoya dan Reza.


"Kita udah ada rencana mau tunangan sih" ucap Reza asal.


Zoya terkejut dengan jawaban yang di lontarkan oleh Reza pada kakak nya, ia pun diam-diam mencubit lengan Reza karena sudah asal bicara, Reza pun tersenyum karena ia juga merasa aneh pada dirinya sendiri yang tiba tiba berbicara seperti itu.


"Bagus dong kalo udah ada rencana, jadi rencana waktu nya kapan" tanya Keny semakin penasaran.


Keny sangat setuju jika Zoya dapat menikah bersama Reza, bukan karena jaminan finansial tapi Reza juga sudah dipercaya jika dirinya dapat menjaga Zoya dengan sangat baik dan perhatian.


"Kakak Reza hanya bicara asal, kita belum ada rencana mau tunangan" Bantah Zoya sambil mendelik kan mata nya ke arah Reza.


"Aku gak asal bicara ko, hanya saja kamu yang gak pernah mau dengan rencana itu, iya kan Zoya" Reza sengaja ingin memojokkan Zoya agar mengetahui siapa sebenarnya yang ada di hati Zoya.


"Ih apaan sih" Zoya pun memalingkan wajah nya ke arah jendela.


Melihat Zoya yang sedang kesal Keny pun menghentikan pertanyaannya, ia pun mengajak Zoya dan Reza untuk pergi makan agar suasana tidak menjadi canggung.


Saat tiba di restoran yang sudah di pilih oleh Reza, mereka pun masuk dan memesan makanan yang akan mereka makan, setelah memesan Zoya izin pada kakak nya untuk pergi ke toilet, saat Zoya sudah pergi Keny pun memiliki kesempatan untuk menanyakan sesuatu pada Reza.


"Reza apakah ada yang di rahasiakan oleh kalian dari kakak" Tanya Keny.


Reza pun terkejut saat mendengar pertanyaan dari Keny, ia tak menyangka jika Keny masih mencurigai adik dan dirinya, sebenarnya Reza sangat ingin memberitahukan yang sebenarnya pada Keny, namun ia takut jika Zoya akan marah pada nya.


"Kenapa diam?" tanya Keny saat melihat Reza hanya diam saja.


"Gak ada yang harus di rahasiakan, aku sama Zoya gak ada rahasia apa apa ko" ucap Reza kemudian mengalihkan pandangannya pada seorang karyawan yang sedang membawakan minuman ke arah meja mereka.


Keny pun menganggukkan kepala nya, ia tak ingin terlalu ikut campur pada hubungan Zoya dan Reza, setelah Zoya kembali sekarang gantian Reza yang pergi ke toilet, Zoya pun langsung menyantap hidangan makan siang nya, namun Keny malah memperhatikan adik nya yang sedang makan dengan lahap nya, Keny mengira bahwa adiknya sedang kelaparan.


"Makannya pelan pelan" ucap Keny sambil mengelap saus yang menempel di pinggir bibir Zoya, Zoya pun langsung terdiam sambil terbengong, ia tak menyangka jika kakak nya masih perhatian seperti dulu saat ia masih kecil.


Dari kejauhan Fadil melihat Zoya dan Keny, saat Keny sedang mengelus kepala Zoya tiba tiba Fadil datang langsung menghajar Keny dan menampar Zoya, Fadil langsung kalap seperti orang yang sedang kesetanan, padahal hal itu ia lakukan dengan sengaja agar bisa viral dan terkesan sebagai suami yang di khianati.


Melihat adiknya yang sedang di perlakukan secara kasar oleh pria lain, emosi Keny pun memuncak dan langsung menghajar Fadil tanpa ampun, ia mengabaikan orang orang yang ada di sekitar restoran itu, kini suasana di tempat itu pun sangat ramai oleh para pengunjung yang berkerumun di dekat meja tempat Zoya makan.


Banyak orang yang membela Fadil, karena mereka juga mengira bahwa Keny adalah selingkuhan Zoya, mereka pun mendukung Fadil agar membawa Zoya dan Keny ke polisi, akan tetapi Keny masih belum menerima atas perbuatan Fadil pada adiknya, ia pun enggan untuk melepaskan Fadil, Kini Keny masih mencekik leher Fadil dengan kuat, terlihat rahang tegas nya menghiasi wajah Keny yang tampan, wajahnya memerah karena emosi, Keny mengabaikan teriakan dari Zoya, ia tetap mencekik Fadil tanpa ampun.


"Lepasin gue, seharusnya gue yang marah karena ngeliat kalian sedang berselingkuh, kenapa malah lo yang kalap" pekik Fadil sambil berusaha melepaskan tangan Keny dari leher nya.


"Dasar gak tau malu, udah keperegok selingkuh masih juga membela diri" cibir salah satu ibu ibu yang makan di restoran itu juga.


Zoya sangat kebingungan harus bagai mana, tak lama kemudia Reza datang dan langsung nrmisahkan Keny dan Fadil, dengan sifat Keny yang keras dan tegas, ia pun enggan untuk melepaskan Fadil yang sudah berbuat kasar pada adik kesayangannya.


karena tidak ada pilihan lain, Zoya pun akhirnya memilih untuk jujur pada Keny agar ia mau melepaskan Fadil.


"Kak Keny, lepasin dia Fadil suami aku" ucap Zoya dengan terbata-bata.


Keny pun langsung menoleh ke arah Zoya kemudian melepaskan Fadil dengan kasar, sehingga Fadil jatuh tersungkur ke lantai.


"Kamu bilang apa barusan" tanya Keny memastikan lagi apakah yang ia dengar itu salah atau tidak.


"Benar kak apa yang kakak dengar barusan, aku sudah menikah dan dia suami aku" Zoya pun menoleh ke arah Fadil.


"Fadil, dia bukan selingkuhan aku, tapi dia kakak tertua aku, kak Keny" ucap Zoya pada Fadil.


Fadil pun ternganga saat mendengar penjelasan dari Zoya, ia tak menyangka jika pria itu adalah kakak dari istrinya, rencana untuk mempermalukan Zoya di hadapan umum pun gagal karena salah paham, Keny menatap Fadil dengan tatapan tajam, tangannya mengepal seolah siap untuk meninju wajah Fadil lagi, Zoya pun segera menenangkan kakak nya terlebih dahulu agar emosi nya tidak semakin meluap.


"Keny, ayo duduk dulu" titah Reza sambil menarik kursi agar Keny dapat duduk dengan mudah.


"Zoya kamu jelaskan semua nya sama kakak sekarang, sebelum kakak berubah pikiran dan menghabisi dia kembali" ucap Keny sambil terus menatap tajam ke arah Fadil.


"Zoya" panggil Fadil dengan ragu ragu.


"Fadil lebih baik kamu pulang dulu, nanti di rumah aku akan menjelaskan semua nya"pinta Zoya, ia takut jika Fadil berada di restoran itu sedikit lebih lama lagi, maka kakak nya akan benar benar menghabisi nya.


Karena takut akan di hajar kembali, Fadil pun segera pergi dari restoran itu, kerumunan pun seketika membuyar dan duduk ke tempat nya masing masing, serta ibu-ibu yang mencibir Zoya tadi pun pergi dengan perasaan malu karena sudah mencibir orang tanpa mengetahui hal yang sebenarnya.