Is There Love For Me

Is There Love For Me
episode 19



"Bagai mana keadaan kamu selama ini?" tanya Alexa lagi.


"Aku baik-baik saja" sahut Zoya kemudian menyeka air mata nya.


"Tapi sekarang kamu jauh lebih kurus dari sebelum menikah" Alexa selama ini selalu memperhatikan Zoya walaupun?? mereka sudah tidak berteman saat itu.


"Aku diet" Zoya beralasan agar Alexa tidak mengkhawatirkannya.


Beberapa saat kemudian, Alexa pun mulai membicarakan masalah yang serius, ia kembali membahas soal pertunangannya dengan Reza, sontak Zoya langsung terdiam saat Alexa membahas soal Reza.


"Zoya aku perhatiin sekarang kamu lebih sering bersama dengan Reza, Zoya aku mau minta tolong sama kamu boleh?" sebenarnya Alexa tidak ingin membahas soal hubungan nya dengan Reza pada Zoya, namun hanya Zoya lah yang dapat membantu nya agar bisa lebih dekat dengan Reza.


"Minta tolong apa?"


"Tolong yakinkan Reza agar mau lebih dekat lagi dengan aku, Zoya mungkin Reza akan mau mendengar kan kamu" pinta Alexa sambil meraih tangan Zoya.


"Alexa aku dekat dengan Reza hanya sebagai atasan dan bawahan, jika masalah pribadi maaf aku mungkin gak bisa membantu kamu" Ucap Zoya.


Mana mungkin ia mau membantu Alexa untuk mendapatkan hati Reza, sedangkan Zoya lah sang pemilik hati pria berwajah tampan itu, terlebih Zoya tidak ingin membuat Alexa semakin dekat dengan Reza karena takut jika akhirnya Alexa harus tersakiti.


Karena tidak dapat membantunya Alexa pun berpamitan untuk pergi dari ruangan Zoya dan pergi ke ruangan Reza, saat Alexa tiba di ruangan Reza, ia tidak mendapati Reza di sana, Alexa pun terpaksa pulang karena ia paling tidak suka untuk menunggu.


Dua hari kemudian Zoya dan Reza pergi luar kota, mereka pun memesan hotel yang sama dan kamar yang sama, kesempatan itu mereka gunakan untuk saling memadu kasih, karena jika sudah kembali ke rumah akan sulit untuk mencari waktu berdua.


"Zoya kita pergi cari pakaian dulu ya" ajak Reza.


Zoya pun menganggukkan kepala nya kemudian mereka pun turun dari mobil dan masuk ke dalam mall untuk mencari beberapa pakaian yang akan mereka kenakan selama berada di kota tersebut.


Saat sedang memilih pakaian, banyak wanita yang menatap Reza dengan penuh rasa kagum, bahkan ada yang sampai terjatuh karena tidak fokus berjalan gara-gara melihat ketampanan Reza.


"Ya ampun ganteng banget sih"


"Andaikan dia adalah jodoh ku"


Begitu lah suara yang Zoya dengar dari para wanita yang berada di dekat nya sambil memperhatikan Reza, karena kesal pada para wanita itu, Zoya pun menghampiri Reza dan memeluk nya, sontak para wanita itu pun kecewa karena pria tampan yang mereka lihat itu sudah memiliki pasangan.


Melihat tingkah Zoya yang sedang cemburu, Reza mengulum senyuman dan merangkul pinggang Zoya, kemudian Reza mengajak Zoya untuk pergi membayar pakaian ke kasir.


"Lain kali kalau mau pergi ke luar lebih baik pakai masker deh" ucap Zoya kesal.


Reza semakin gemas saat melihat Zoya sedang kesal, ia Merasa senang karena Zoya bisa cemburu terhadap nya, selama ini apa yang Reza impikan bisa menjadi kenyataan, Zoya sudah menjadi milik nya, langkah selanjutnya Reza harus membuat Zoya dan Fadil bercerai agar ia bisa menikahi Zoya secara resmi.


Setelah selesai berbelanja mereka pun kembali ke hotel, Reza mengajak Zoya untuk pergi makan malam dengan klien nya, saat tiba di hotel bukannya bersiap siap, Reza malah menerkam Zoya bagaikan hewan buas yang sedang menemukan mangsa nya.


"Reza lepasin, kita harus bersiap-siap sekarang" Zoya mencoba untuk menghindari Reza namun Reza sudah mengukkung tubuh Zoya, sehingga Zoya tidak dapat memberontak.


"Sebentar saja, aku sudah tidak tahan Zoya" ucap Reza dengan nafas yang memburu.


Saat dalam perjalanan Reza mendapat panggilan telfon dari rumah nya, awalnya ia enggan untuk menerima panggilan tersebut, tapi karena Zoya yang menyuruhnya untuk menerima panggilan itu, akhirnya Reza pun mau menuruti Zoya.


"Halo" ucap Reza.


"Halo Reza kamu dimana? Alexa masuk rumah sakit kamu harus cepat kesini ya, nanti mama akan sharelok alamat rumah sakit nya" ucap bu Widia mama nya Reza.


"Reza sedang di luar kota mah, gak bisa kembali sekarang"


"Jangan sampai nantinya kamu menyesal Reza, keadaan Alexa sangat kritis"


Reza pun langsung terdiam, dan mengingat apa yang di katakan oleh Alexa mengenai penyakit nya, Reza pun menduga jika penyakit Alexa sedang kambuh, ia pun segera mematikan panggilannya dan meminta pendapat pada Zoya mengenai masalah Alexa.


"Zoya, Alexa masuk ke rumah sakit, mama minta agar aku segera kesana" ucap Reza.


"Kamu kembali saja sekarang, klien biar aku yang temui" Zoya terpaksa harus membiarkan Reza pergi, ia tak ingin membuat kedua orang tua nya membenci Reza.


"Tapi"


"Udah gak apa-apa, aku disini bisa sendiri kok, nyawa Alexa jauh lebih penting Reza" Zoya pun tersenyum agar Reza tidak mengkhawatirkan nya.


Reza pun akhirnya mengantar kan Zoya ke restoran terlebih dahulu, setelah itu ia langsung pergi meninggal kan Zoya.


Zoya langsung masuk ke dalam restoran, dan menghampiri klien yang sudah sedari tadi menunggu nya.


"Permisi apakah anda CEO Rio?" tanya Zoya pada seorang pria yang tak kalah tampannya dengan Reza dan Fadil, yang sedang duduk di meja yang sudah Reza pesan sebelum nya.


"Sekertaris Zoya ya"


Zoya pun mengangguk kan kepala nya, kemudian mereka saling bersalaman, dengan sifat Zoya yang tak suka berbasa-basi ia pun langsung membicarakan masalah bisnis yang akan mereka jalani.


Setelah selesai membicarakan apa yang seharusnya mereka bahas, Zoya pun langsung berpamitan untuk kembali ke hotel, akan tetapi Rio malah mengajak nya untuk berkeliling di sekitar taman restoran tersebut, karena tak ingin membuat Reza malu, Zoya pun terpaksa menerima ajakan Rio.


"Apakah sekertaris Zoya sudah punya kekasih?" tanya Rio.


"Saya sudah menikah" Zoya pun menunjukkan cincin pernikahan yang ada di jari manis nya.


Rio hanya tersenyum tidak melanjutkan pertanyaannya,


saat sedang berjalan Zoya melihat seorang pria yang tidak asing bagi nya, Zoya pun mencoba untuk mencari tempat yang bisa melihat pria itu dengan jelas.


Betapa terkejutnya Zoya saat melihat pria itu adalah Fadil, Rio heran mengapa Zoya malah memperhatikan orang lain, ia pun tak ada pilihan lain selain menunggu Zoya yang sedang mengintip orang.


"CEO Rio, mohon tunggu di sini sebentar ya, saya mau menemui orang sebentar" pamit Zoya kemudian langsung pergi meninggalkan Rio begitu saja.


"Wanita ini lumayan menarik juga, baru kali ini melihat wanita yang tidak mau merayu saya" batin Rio.