Is There Love For Me

Is There Love For Me
episode 25



"Zoya apakah kamu ingat saat aku memberikan surat kontrak pada Fadil, saat itu aku juga memberikan satu lembar surat cerai dan Fadil berhasil menandatangani nya, sekarang tinggal menunggu tanda tangan dari kamu maka semua nya selesai" ujar Reza.


"Jadi kamu sudah merencanakannya sejak awal?,"


"Zoya aku tahu, di rumah itu kamu pasti menderita, Fadil selalu memanfaatkan kamu, begitu juga mertua kamu yang mata duitan itu, jadi aku memutuskan untuk secara diam diam membuat persiapan agar kamu dapat dengan mudah melepaskan hubungan dengan Fadil"


Zoya hanya terdiam, ia membayangkan apa yang sudah pernah suami dan mertua nya lakukan pada nya, Zoya kini bisa bernafas lega karena berkat bantuan dari Reza.


Tak pernah terpikirkan oleh Zoya jika Reza akan membantunya, dan juga ia tak pernah ada niatan untuk berpisah dengan Fadil, tapi kini Zoya sangat ingin mengakhiri rumah tangga nya dengan pria yang sudah ia cintai namun ternyata pria itu hanya memanfaatkan nya.


"Kalau gitu aku pulang dulu ya" ucap Zoya kemudian mencium pipi Reza.


Reza pun ternganga dan kemudian tersenyum karena mendapatkan ciuman istimewa dari wanita kesayangannya.


Reza pun mengantar Zoya sampai ke depan rumah nya, saat tiba di rumah Zoya terkejut saat melihat barang barang nya berada di luar, Zoya pun segera turun dan menghampiri mertua nya yang sedang duduk di kursi teras rumah dengan raut wajah yang muram.


"Ibu ini ada apa?" tanya Zoya.


"Kita di usir sama rentenir, rumah ini di sita karena ibu gak bisa bayar hutang" ujar bu Rita.


"Terus ini gimana" Zoya bingung harus berbuat apa, ia tidak tega jika harus membiarkan mertua nya tinggal di jalanan, biar bagaimana pun bagi Zoya bu Rita adalah mertua nya yang sudah di anggap seperti ibu sendiri.


"Zoya kamu minta maaf lah sama kedua orang tua kamu, agar kita bisa di terima dan kita tinggal di sana" ucap bu Rita.


"Aku gak mungkin bisa bu, mereka sudah membuang aku"


"dimana Fadil"?," tanya Zoya lagi.


"Tadi dia datang dan pergi lagi dengan seorang wanita, ibu sudah melarang nya pergi namun dia tidak mendengarkan ibu" jelas bu Rita.


Zoya pun menoleh ke arah Reza yang datang menghampiri nya, sontak bu Rita langsung beranjak dari tempat duduk nya dan segera menghampiri Reza.


"Pak Reza tolong kami, kami di usir oleh penagih hutang, sekarang ibu dan Zoya tidak memiliki tempat tinggal lagi" ucap bu Rita sambil berpura-pura menangis.


Reza pun melirik Zoya untuk meminta pendapat nya apakah harus membantu bu Rita atau tidak, namun Zoya hanya menaikkan kedua bahu nya menandakan ia juga tidak tahu harus bagaimana.


"Bu Rita sebenarnya Zoya pulang hanya untuk memberitahu bahwa Zoya dan Fadil akan bercerai" ujar Reza, membuat bu Rita terkejut.


"Apa kamu bilang, Zoya ini tidak benar kan" tanya bu Rita memastikan.


"Iya bu, Zoya dan Fadil sudah tidak ada kecocokan, lagi pula Fadil sudah mempunyai wanita lain, Zoya tidak mau terlalu sakit dibuat nya" jelas Zoya.


"Enggak kamu gak boleh pisah, Fadil hanya main main dengan wanita itu, Zoya asal kamu tahu Fadil sangat mencintai kamu" bantah bu Rita.


"Fadil sudah menandatangi surat cerai nya bu, jadi mulai sekarang Zoya dan Fadil sudah tidak ada hubungan apa apa lagi" Zoya pun memberikan copy surat cerai nya pada bu Rita.


Bagaikan tersambar petir, sudah rumah di sita anak laki laki nya pergi begitu saja, di tambah menantunya ingin meminta cerai dan kini ia benar benar sendirian dan tidak tahu harus tinggal di mana lagi.


"Bu jangan seperti ini, kita akan mencari Fadil agar ibu bisa tinggal bersama nya lagi" ucap Zoya sambil memapah ibu Rita untuk berdiri.


Setelah beberapa kali merayu bu Rita, akhirnya Zoya berhasil membujuknya dan mereka pun mulai mencari keberadaan Fadil, saat di jalan Reza melihat mobil Zoya yang dikendarai oleh Fadil masuk ke dalam parkiran apartemen, ia pun segera mengikuti mobil tersebut.


Setelah sampai di parkiran ternyata benar itu adalah Fadil bersama dengan Gita, mereka terkejut saat bu Rita memanggil Fadil yang baru saja turun dari mobil.


"Ibu" batin Fadil.


"Fadil ibu boleh ya tinggal bersama kamu" pinta bu Rita memelas.


Gita mengerutkan dahi nya, wajahnya langsung kesal saat mendengar ibu nya Fadil meminta untuk tinggal bersama nya. padahal ia sudah pernah bilang pada Fadil agar tidak membawa ibu nya ke apartemen yang sudah ia beli untuk Fadil.


"Ibu tinggal sama Zoya aja ya, Fadil gak bisa bawa ibu" ucap Fadil dengan ragu-ragu.


"Fadil aku juga sudah tidak bisa tinggal bersama kalian lagi, ini adalah surat cerai, dan kita akan melakukan beberapa sidang kedepannya" ucap Zoya sambil memberikan sebuah amplop pada Fadil.


"Kamu yakin Zoya" ucap Fadil sambil meraih amplop tersebut.


Zoya menganggukkan kepala nya, ia sebenarnya masih sedikit berat untuk berpisah dengan Fadil, karena biar bagaimana pun Fadil pernah mengisi hati nya dan sempat membuat Zoya bahagia.


Terlihat wajah Gita yang senang karena mendengar perceraian Fadil dan Zoya, namun ia kembali kesal karena melihat bu Rita yang ingin tinggal dengan Fadil.


"Zoya aku gak bisa" Fadil pun menggelengkan kepala nya kemudian memberikan surat itu kembali pada Zoya.


"Maaf Fadil, aku sudah bulat memutuskan ini, terserah kamu mau setuju atau tidak,"


"Ayo Reza kita pergi" Zoya pun meninggalkan tempat itu dengan langkah yang berat.


Hati nya sedikit sakit karena harus melepas pria yang sudah ia cintai selama beberapa tahun, namun ia juga tak ingin membohongi perasaannya terhadap yang sudah lama menyukainya dalam diam.


Saat di perjalanan Reza mengajak Zoya untuk makan malam terlebih dahulu, Zoya pun menyetujui nya dan mereka pergi ke restoran tempat biasa mereka kunjungi.


Setelah tiba di restoran ternyata kedua orang tua Zoya sudah menunggu kedatangan Zoya dan Reza, mereka pun segera menghampiri tuan Rusli dan nyonya Diana.


"Zoya" ucap tuan Rusli dengan tatapan penuh rindu.


"Papa, mama, kalian disini ngapain?" tanya Zoya ragu-ragu.


"Kita di sini nungguin kamu" sahut tuan Rusli.


Zoya pun menoleh ke arah Reza dengan penuh tanda tanya, Reza hanya tersenyum kemudian menyuruh Zoya untuk duduk di dekat orang tua nya.


Saat di jalan Reza sempat mengabari orang tua Zoya, agar mereka menunggu Zoya di restoran, sebenarnya rencana Reza mendekati Zoya juga atas dukungan dari tuan Rusli.


dan tak menyangka ternyata Zoya juga memiliki perasaan kepada Reza.