Is There Love For Me

Is There Love For Me
episode 14



"Jadi selama ini ibu bohongin aku" Batin Fadil.


Setelah beberapa waktu kemudian mereka pun akhirnya tiba di perusahaan Reza, seperti biasa Zoya langsung pergi ke ruangan nya tanpa ber basa basi dahulu kepada karyawan yang lain, sifat Zoya sangat lah tertutup sehingga ia jarang untuk sekedar mengobrol dengan orang lain.


"Zoya, kenapa ke sini" tanya Fadil, ia heran mengapa Zoya malah membawa nya ke ruangan sekertaris.


"Ini ruangan aku, kamu tunggu di sini dulu, aku mau periksa apakah hari ini ada meeting atau gak, dan juga aku harus menyusun berkas berkas ini dan memberikannya kepada pak Reza" jelas Zoya.


Fadil pun menuruti apa yang di katakan Zoya, ia pun bersantai di sofa yang ada di dalam ruangan tersebut, sesekali ia melirik Zoya yang sedang sibuk dengan laptop nya, Fadil baru menyadari bahwa istrinya ternyata cantik jika sedang fokus bekerja.


Selama ini Fadil tidak pernah memperhatikan wajah Zoya dengan serius, ia selalu memandang Zoya dengan sebelah mata, terkadang ia juga selalu menjelekkan istrinya di hadapan wanita-wanita yang sering tidur bersama nya.


Setelah beberapa saat kemudian Zoya pun menyelesaikan pekerjaannya dan segera merapikan berkas yang harus di tandatangani oleh Reza, setelah itu ia mengajak Fadil untuk ikut bersama nya ke ruangan Reza. Waktu


Ketika Zoya mau mengetuk pintu ruangan Reza, tiba tiba terdengar suara teriakan dari dalam, Zoya pun akhirnya menghentikan tangannya dan mundur beberapa langkah dari pintu itu, saat mau berbalik badan Zoya mendengar suara perempuan di dalam ruangan Reza, ia pun akhirnya malah mendengarkan pertengkaran itu dan tetap berdiri di depan pintu ruangan Reza.


"Suara nya seperti Alexa" batin Zoya saat mendengar suara seorang wanita yang sedang memohon pada Reza.


Beberapa saat kemudian pintu itu pun terbuka, Zoya langsung kaget saat melihat Alexa keluar sambil menangis, Alexa sempat menghentikan langkah nya saat melihat Zoya, namun ketika ia melihat Fadil di belakang Zoya, Alexa pun langsung melanjutkan langkah nya dan pergi mengabaikan Zoya.


"sebaiknya kita kembali dulu ke ruangan aku, sekarang bukan waktu yang tepat untuk masuk ke dalam" ajak Zoya pada suami nya, ia tak ingin mengganggu Reza terlebih dahulu.


Saat mereka mulai melangkah kan kaki, tiba tiba Reza memanggil Zoya.


"Zoya kamu masuk" titah Reza dari dalam ruangannya.


Zoya pun menoleh ke arah Fadil untuk meminta izin, Fadil pun mengizinkannya dan ia menunggu Zoya di ruangan tempat istrinya bekerja, Zoya pun segera masuk karena tak ingin membuat suasana hati Reza semakin memburuk.


Saat Zoya masuk tiba tiba Reza langsung memeluk nya dengan erat, Zoya sempat memberontak namun Reza meminta agar berhenti memberontak dan memberinya sedikit waktu untuk memeluk Zoya.


Setelah beberapa saat Reza pun mulai melepaskan pelukannya, Zoya yang tadinya merasakan sesak langsung merasa lega saat Reza melepaskan pelukannya.


"Kamu kenapa" tanya Zoya.


Reza hanya menggelengkan kepala nya, ia enggan untuk memberitahu Zoya apa yang sebenarnya sudah terjadi antara Reza dan Alexa barusan, Reza pun mengajak Zoya untuk duduk di sofa terlebih dahulu.


setelah merasa jauh lebih tenang Reza pun kembali memeluk Zoya, kali ini Zoya tidak menghindari nya, dan malah membalas pelukan dari Reza, jantung nya terasa berdetak lebih kencang, padahal saat berdekatan dengan Fadil, Zoya tidak pernah merasakan hal seperti itu, karena mendapat respon dari Zoya, Reza pun memberanikan diri untuk mencium bibir Zoya.


namun sayang saat Reza mau mendaratkan bibirnya ke bibir Zoya, tiba tiba Zoya langsung menghindari nya.


"Maaf" lirih Reza kemudian memijat kepala nya secara perlahan.


Melihat kondisi Reza seperti itu Zoya tidak memperhitungkan nya, Zoya langsung kembali menanyakan apa yang sudah terjadi pada nya, mengapa Alexa juga menangis saat keluar dari ruangan Reza.


"Zoya bercerai lah dengan Fadil, dan menikah lah dengan ku" ujar Reza dengan wajah yang penuh ke putus asa'an


Mendengar apa yang Reza katakan Zoya pun langsung mengerutkan kening nya, ia menjadi sangat penasaran dengan apa yang sudah mereka bahas tadi.


"Reza sebenarnya ada apa?, apa yang kalian bahas tadi, bicara lah mungkin aku bisa membantu kamu" pinta Zoya.


Reza pun menarik nafasnya dalam-dalam kemudian melepasnya secara perlahan.


ia menatap wajah Zoya dengan penuh harap.


"Malam ini adalah malam pertunangan aku dan Alexa, dia mengingkari janji yang pernah kami buat, Zoya aku harus bagai mana, jika aku membatalkan pertunangannya maka kedua orang tua kami akan merasa di permalukan di hadapan banyak orang, tapi jika pertunangan ini di lakukan aku tidak bisa" ujar Reza.


"Memangnya kalian pernah membuat perjanjian apa?" tanya Zoya penasaran, selama ini Alexa belum pernah menceritakan hal-hal mengenai Reza, bahkan saat bertemu Reza dulu, Alexa bersikap seolah tak kenal pada Reza.


Reza bingung harus memberitahu Zoya atau tidak, karena perjanjian itu ada kaitannya dengan hubungan Zoya dan juga Fadil, ia takut jika memberitahu Zoya maka Zoya akan membenci nya kelak, Reza pun akhirnya terpaksa membohongi Zoya dengan beberapa kata yang ia buat buat untuk menutupi kebohongannya.


Setelah beberapa saat kemudian mereka pun selesai mengobrol dan Zoya sama sekali tidak tahu harus membantu apa terhadap Reza, ia bingung jika harus ikut campur dengan masalah seperti itu, jika ia datang di acara pertunangan Reza dan membuat pertunangan itu gagal maka nama nya akan semakin buruk di mata orang banyak terlebih lagi pasti kedua orang tua Zoya akan menghadiri acara pertunangan Reza dan Alexa.


Reza menatap Zoya yang semakin menjauh dari pandangannya, saat Zoya mau membuka pintu Reza pun memanggil Zoya kembali dan membahas soal pekerjaan.


"Zoya siang ini kita pergi ke lokasi, lupakan saja kejadian yang tadi anggap saja tidak pernah terjadi"


"Udah maen peluk seenaknya, dan membuat perasaan jadi gak karuan, eh dengan enteng nya dia nyuruh ngelupain gitu aja, dasar presdir sinting" batin Zoya.


"baik presdir sin" Zoya menghentikan ucapannya karena ia hampir saja keceplosan bicara.


"Sin apa?" tanya Reza.


"Enggak jadi hehe, yaudah aku keluar dulu di ruangan aku ada Fadil yang sedang menunggu" Zoya pun segera keluar dengan cepat, ia takut jika Reza akan menghentikannya lagi.


Saat di siang hari mereka pun pergi ke proyek tempat gedung itu di bangun, Fadil dengan percaya dirinya langsung ikut memeriksa tempat dimana ia akan ikut bergabung dalam proyek itu, setelah tiba di sana Reza mengajak Zoya dan Fadil bertemu dengan beberapa para pegawai di lokasi tersebut.