Is There Love For Me

Is There Love For Me
episode 7



Saat tiba di kantor Zoya langsung berjalan ke arah ruangan Presdir, ketika memasuki lift ternyata Lina sudah ada di dalam, Zoya pun menyapa nya dengan ramah, akan tetapi mantan sekertaris Reza itu malah bersikap ketus pada Zoya, akhirnya Zoya pun mengabaikannya.


Pintu lift pun terbuka mata Zoya langsung membulat sempurna saat melihat pak Rusli sedang berdiri menunggu Lift dan hendak turun ke lantai dasar, Zoya pun langsung menghampiri papa nya akan tetapi pak Rusli malah mengabaikannya dan langsung masuk ke dalam lift, Zoya tak sempat memanggilnya karena pintu lift sudah tertutup rapat.


Zoya hanya terdiam sambil menatap lift yang tak jauh dari hadapannya, Zoya merasa sangat bersalah pada kedua orang tua nya, karena tak pernah mendengarkan apa yang mereka katakan, ia termakan oleh bujuk rayu Fadil dan bu Rita yang hanya berpura-pura baik kepadanya.


Setelah berdiam diri di depan lift, Zoya pun segera masuk ke dalam ruangan presdir dan langsung menghampiri Reza, ia pun menanyakan tentang kedatangan papa nya ke ruangan Reza, akan tetapi Reza tidak berkata jujur pada Zoya dan ia pun membuat Zoya penasaran.


"Kamu serius papa cuma ngebahas soal bisnis, bukan soal aku bekerja disini kan"


"Iya Zoya, pak Rusli hanya membahas bisnis saja ko" Reza pun berpura pura sibuk dengan beberapa dokumen agar Zoya tidak banyak bertanya lagi padanya.


Setelah mendengar penjelasan dari Reza, Zoya pun terdiam dan mulai kembali duduk ke tempat nya bekerja.


saat jam makan siang Reza mengajak nya untuk pergi ke luar, ia ingin membawa Zoya pergi ke restoran favoritnya Zoya, akan tetapi Zoya menolaknya ia tak ingin pergi berdua bersama Reza karena takut Fadil melihatnya lagi kemudian salah paham.


Karena Zoya tidak mau pergi, Reza pun akhirnya memesan makanan lewat online, akhirnya mereka makan siang di kantor.


Hubungan Reza dan Zoya sejak dari kecil sudah sangat dekat, sebenarnya antara keluarga mereka sudah berencana untuk menjodohkan Zoya dan Reza, akan tetapi keduanya sama sama menolak dengan alasan tidak saling memiliki perasaan cinta, para orang tua Reza dan Zoya pun tidak memaksa mereka dan membiarkan semua nya berjalan dengan semestinya.


Sebenarnya Reza sudah menyukai Zoya, ia malu untuk mengatakannya karena sikap Zoya padanya seperti biasa saja, ia pun takut jika menyatakan perasaannya pada Zoya, dan membuat Zoya malah menjauhinya.


Sedangkan Zoya sejak kecil memang sudah mengagumi Reza, namun saat dewasa Zoya merasa tidak pantas jika harus bersama dengan Reza yang sudah menjadi orang yang sukses di usia muda nya, sehingga saat kuliah Zoya pun mulai di incar oleh Fadil dan membuat Zoya jadi melupakan perasaannya terhadap Reza.


Sejak saat itu Reza pun mulai membiarkan Zoya untuk bersama dengan pria pilihannya, walaupun Reza sudah merelakan Zoya menikah, akan tetapi Reza tetap akan melindungi nya dan juga menjaga nya.


Kedatangan Pak Rusli ke perusahaan Reza pun sebenarnya ada kaitannya dengan Zoya, pak Rusli menitipkan Zoya pada Reza, ia meminta agar Reza mau menjaga Zoya secara diam-diam, dan mengawasi gerak gerik Fadil.


Karena tak ingin ribut kembali dengan Fadil, Zoya pun menolak ajakan Reza untuk mengantarnya pulang, diam-diam Reza menyuruh orang untuk mengikuti Zoya sampai tiba di rumah dengan selamat.


Saat Zoya sudah tiba di rumah ia di sambut oleh pujian dari sang mertua, kebetulan di rumahnya sedang banyak orang yang tak lain adalah teman teman bu Rita yang sedang mengadakan arisan, karena Zoya tak ingin meladeni mertua nya ia pun segera berjalan melewati ruang tamu itu, terdengar suara salah satu ibu ibu gendut dengan memakai lipstik warna marun sedang membicarakan Zoya.


"Dia kerja sebagai sekertaris jeng" sahut bu Rita.


"Ah masa sih, sekertaris mah harus nya berpakaian seksi dan elegan, ini pakai baju jelek lusuh gitu, atau jangan jangan dia jadi sekertaris tukang sapu jalan ya hahaha "


Suara gelak tawa meramaikan ruangan itu, bu Rita yang merasa tersinggung dengan ucapan temannya langsung menatap Zoya yang masih berdiri diam karena sedang mendengarkan ibu ibu itu membicarakannya, melihat bu Rita yang sedang melototi nya Zoya pun segera masuk ke dalam kamar nya dan menutup pintu secara kasar.


Sontak ibu ibu yang sedang terbahak pun langsung terdiam saat mendengar suara bantingan pintu yang keras dari kamar Zoya, bu Rita pun merasa malu pada teman temannya karena sikap Zoya yang seperti itu.


"Maaf ya jeng, nama nya juga anak kurang didikan ya gitu sifat nya, aku juga heran sama Fadil apa bagusnya wanita itu" ucap bu Rita pada teman-temannya.


ia tak ingin terkesan buruk di mata teman temannya, sehingga dirinya malah ikut menjelek-jelekkan Zoya dan merasa bahwa ia pun tak setuju jika Fadil menikahi Zoya.


Setelah para teman bu Rita pulang, ia pun langsung menggedor pintu kamar Zoya, ia sudah siap untuk memarahi Zoya dan memaki nya, saat Zoya membuka pintu bu Rita langsung memarahinya dengan kecepatan 4G LTE, setelah beberapa saat kemudian Zoya pun melepaskan earphone nya dan tersenyum pada bu Rita.


"Ibu kenapa? ko bisa ada di depan pintu" tanya Zoya, ia membuka pintu kamarnya karena hendak pergi ke dapur untuk memasak, dan ia pun memakai earphone karena sedang mendengar kan lagu kesukaannya, Zoya tak menyangka jika mertua nya ada di depan pintu dan langsung memarahinya akan tetapi Zoya tidak mendengar apapun yang bu Rita katakan.


Emosi bu Rita pun semakin memuncak karena Zoya tidak mendengarkannya berbicara, ia pun merebut earphone mahal milik Fadil yang sedang di pinjam oleh Zoya dan menginjaknya hingga pecah, Zoya pun berpura pura panik melihat perbuatan mertuanya yang sedang merusakkan earphone milik anak nya.


"Ya ampun bu, kenapa malah di rusak ini kan earphone baru nya Fadil yang harganya juga lumayan mahal" ucap Zoya dengan ekspresi wajah yang berpura-pura panik.


Bu Rita pun terkejut dan langsung memungut kembali earphone nya, ia menatap earphone yang sudah pecah itu kemudian melotot pada Zoya, saat mendengar Fadil sudah pulang bu Rita pun memberikan earphone itu pada Zoya, ia ingin melimpahkan masalah itu pada Zoya.


"Ibu sedang apa" tanya Fadil sambil menghampiri bu Rita dan Zoya yang sedang berdiri di depan kamar.


"Fadil liat earphone kamu rusak sama Zoya, ibu sudah mengingatkan dia untuk menjaga earphone nya dengan baik"


Fadil mengerutkan keningnya saat melihat ibunya yang sedang mengadu padanya mengenai Zoya, ia pun menatap Zoya kemudian melirik ke arah earphone yang sedang Zoya pegang.