I Love You My Secretary

I Love You My Secretary
Ketahuan..



 


Dikediaman mewah keluarga Chinwa ,kedua orang tua alvan telah sampai disana Mr Rinaldi Pradipta and Mrs Cyntia ,mereka baru saja tiba tadi pagi dari London.


 


Siang ini para pelayan disana tengah disibukan dengan berbagai macam aktifitas memasak dan merampihkan segalanya ,untuk acara makan malam keluarga Chinwa nanti malam.


Seorang pria tampan dengan stelan kaos polos hitam dipadukan jaket kulit hitam dan celana jeans navy tak lupa kacamata hitam bertengker dihidungnya yang mancung ,sedang berjalan.


"sore ma " sapa pria itu


"ya ampun anak mama ,kenapa gak telpon nak ,kan bisa dijemput" tanya cyntia seraya berjalan dan memeluk sang anak


"surprise ma ,kapan papa mama sampai indo" tanyanya


"tadi pagi sayang ,yaudah kamu istirahat dulu sana" ucap cyntia


"hmm yaah aku pun lelah ,tapi dimana alvan ma" tanya dimas ,yaah pria itu adimas yang baru saja tiba disana


"adikmu itu mungkin nanti setelah kerjaannya selesai dia kemari"


"baiklah aku istirahat dulu ma"


Dia pun berjalan menuju lantai atas dimana kamarnya berada ,dan mengistirahatkan tubuhnya sejenak sebelum acara makan malam nanti.


***


"sha ,temenin aku makan malam nanti ? " tanya alvan


"makan malam" beo alisha mengucap kembali perkataan alvan


"iyaah ,mama papa baru sampai indo ,mereka ingin makan malam bersama" jawab alvan


"sepertinya aku gak bisa al ,aku ada janji dengam kak rayya dan kak reysa malam ini" sesalnya


"hm.. baiklah kalau begitu mungkin lain waktu saja ,tadinya aku ingin kenalkan kamu dengan mereka"


"maaf yaah al ,lain kali yaah.. lagian kamu gak kasih tau aku dari kemaren" omelnya


"yaah.. aku pikir kamu gak ada acara"


"yasudah lain kali saja ,kalau gitu mari kita pulang pak bos" ajak alisha seraya menarik lengan alvan ,alvan hanya tersenyum dan berjalan mengikuti alisha


"mari pulang bu bos" goda alvan


Dikediamam mewah keluarga pradipta ,sekarang mereka sedang terduduk di meja makan ,dan menikmati hidangan yang ada di meja ,hening suasana yanh tercipta dimeja makan ,sampai Cyntia membuka suaranya.


"mama senang rasanya bisa makan malam bersama kedua putra mama" ujar Cyntia seraya tersenyum hangat


"makasih sudah meluangkan waktu super sibuk kalian" lanjut sang mama


"lo nginep disini van" tanya dimas


"gua balik ke aprtemen" jawab alvan


"loh kenapa sayang ,menginaplah dirumah mama ada kaka kamu juga kan.." ucap cyntia


"mmm baiklah" jawab alvan singkat


Saat ini mereka sedang duduk diruang keluarga ,dan berbincang bincang disana ,hal yang jarang keluarga ini lakukan karna kesibukan mereka yang membuat keadaan ini langka.


"gimana kamu di london ,apa sudah ada seseorang yang akan kamu ajak kemari dan perkenalkan pada kami nak" tanya cyntia yang sudah mendambakan seorang menantu ,karna hanya memiliki seorang putra membuat dia sedikit bosan jika harus shopping atau nyalon sendiri


"nanti dimas kenalkan kalau sudah ada calonnya ma"


"kamu juga alvan ,memangnya kamu belum menemukan seseorang yang akan menjadi menantu mama" cecar sang mama


"hmm ,nanti kalau sudah waktunya alvan ajak bertemu mama dan papa"


"apa kamu sudah ada calon van" tanya sang papa yang sedari tadi hanya diam


"kamu sudah punya kekasih van" tanya penasaran sang mama


"kalau sudah waktunya akan alvan kenalkan" alvan terkekeh


"serius lo udah punya kekasih ,gua penasaran sama wanita yang udah buat pria batu kaya lo jatuh cinta" beo dimas


alvan hanya memicingkan matanya menatap kedua orang tuanya dan sang kakak.


**


"niih susu kotak coklat" reysa menyodorkan kantung plastik yang berisi susu kotak


"emm best sist banget sih kak rey ,maaciw kakak kuh mmuuuaach" senang adel seraya mencium pipi sang kaka


"mana kak raya" lanjut adel


"masih dijalan tadi dia"


"oh gitu"


"yah gitu aja kak"


"gak buat masalah lagi kan papa" tanya reysa lagi


"engga ko kak tenang ajah ,lagian kaka bukannya jenguk papa sana"


"yaah nanti rencana kaka sama ka ray mau kerumah papa"


semenjak mereka bekerja ,mereka memilih untuk tinggal masing masing dirumah sewaan.


"HALLOOOOO.." ucap raya yang baru saja tiba dirumah alisha


"lama banget si lo ,kemana dulu" tanya reysa


"niih bawain dong berat gue" ucap raya seraya menjinjing kantung plastik yang berisi berbagai camilan dan minuman


"belanja segini banyak buat apa kak" tanya alisha


"yah buat kita begadang lah ,kan besok weekend kamu libur kan sha"


"liburlah kak.."


Mereka bertiga menghabiskan waktu malam ini dengan saling bercerita dan tawa yang begitu menghangatkan hati mereka ,sampai larut


"kak kapan mau merit" tanya alisha pada raya kaka pertamannya


"uhuuk.. uhuuk.. " raya seketika tersedak minumannya


"kenapa sih ,kalo minum tuh pelan pelan" omel reysa


"ade lo tuh.. " ujar raya


"HAHAHAHHA" seketika reysa dan alisha tertawa bersama


***


Pukul 09.00 ,mereka masih telelap diatas karpet dengan bulu bulu yang lembut ,yaa semalam mereka tertidu pukul dua dini hari karna terlalu asik berbincang bincang


drrttt


drrttt


drrtt


Getaran ponsel alisha membangunkan mereka ,dengan malas adel meraba raba dengan malas dimana ponsel nya.


"hmm ,hallo" tanya alisha


"kamu baru bangun" suara bariton disebrang sana seketika membuat adel membuka matanya


"a-alvan.. iyaah aku baru bangun"


"mandi sana ,bau kamu sampe kesini" goda alvan


"ih apa sih nyebelin ,aku gak bau lagian mana ada kamu bisa nyium bau aku disana" kekeh adel


"aku bisa nyium bau kamu dari sini"


"alvan nyebelin"


"yaudah mandi sana" titah alvan


"iyaah nanti aku mandi ,yaudah bye" adelpun mematikan sambungan panggilan


Ternyata reysa mendengar percakapan alisha tadi ,dan selalu menyebut nama alvan ,apa mungkin ? kenapa alisha gak cerita ?


Alisha akan kembali menutup matanya tapi gagal karna reysa seketika bangun dan..


"lo pacaran sama alvan ,bos lo itu sha" tanya reysa yang membuat raya pun bangun seketika


"HAH.. APA?! kamu pacaran sama bos nyebelin kamu" cecar raya dengan mata yang membulat sempurna


"ih kalian ngageti ajah sih"


"lo yang bikin kita kaget sha ,jawab Maharani" cecar reysa ,alisha menganggukan kepalanya dengan memainkan tangannya


"ko bisa?!" tanya raya


"sejak kapan lo jadian" tanya reysa


"trus kenapa gak cerita sama kita" beo raya


"beneran ini lo jadian sama dia ,sha?" tanya teysa lagi


"ih kalian ,,harus jawab yang mana dulu ini ,udah kaya wartawan ajah sih nanya nanya tanpa jeda ,berasa jadi artis akutuh tau gak"


"yaudah jawab pertanyaan kita" jawab keduanya


"IYAAAA,, GUE PACARAN SAMA ALVAN BOS NYEBELIN ITU ,,tapi udah gak nyebelin lagi" jawab terkekeh alisha