I Love You My Secretary

I Love You My Secretary
Gulali..



"ppfftt.. HAHAHAHHA" Alisha


membulatkan matanya menatap sang kekasih yang juga tengah mengerjainya balik


"ALVAAAAAN KAMU NYEBELIN" teriak Alisha lalu memukul dada bidang Alvan ,Alvan masih tertawa terbahak bahak ditempatnya.


Alisha semakin gencar memukuli Alvan "aaww sakit yang" ujar Alvan


"bodo amat" ketus Alisha dengan menyeka sisa sisa air mata di atas pipinya


"kok jadi kamu yang marah sih yang" tanya Alvan dengan sisa sia tawanya


"tau ah nyebelin kamu pokonya" Alisha pun beranjak dari duduknya tapi tangan Alvan lebih dulu meraihnya membuat Alisha kembali terduduk kali ini diatas pangkuan Alvan


"apa kam.. mmpphh" belum sempat Alisha berucap bibir tebal Alvan sudah mendarat diatas bibir ranum Alisha membuat Alisha terpaku ditempatnya


"hukuman karena kamu udah buat aku cemburu tadi" ucap Alvan setelah melepas tautan bibirnya


"masih mau bikin aku cemburu" tanya Alvan pada Alisha yang masih tak bergeming ditempatnya


"nyebe... mmmpph" lagi Alvan membuat Alisha bungkam dengan caranya sendiri ,kali ini Alisha membalas nya dnegan kedua tangan Alisha yang sudah merangkul bebas di pundak Alvan dan matanya yang sudah tertutup


Menikmati setiap kehangatan yang disalurkan oleh Alvan ,mereka terhanyut dalam permainannya sendiri ,sampai Alvan melepaskan tautannya ,lalu menyelipkan anak rambut Alisha pada kupingnya


"jangan pernah buat kau cemburu lagi ,atau hukumannya akan lebih jauh dari ini" ucap Alvan dengan senyum menggodanya


Alishapun beranjak dari pangkuan Alvan "coba aja kalo berani wleee"lalu Alisha berlari menuju kamar mandi dan menutup cepat pintunya lalu menguncinya


Alvan yang mendengar jawaban Alisha pun langsung berdiri dan berlari mengejar Alisha tapi sayang Alisha lebih cepat menutup pintunya


"awas yaah kamu yang" teriak Alvan dari balik pintu ,pria itu pun kembali menuju ruang tv Alvan mendudukan dirinya kembali diatas karpet bulu disana dan memainkan ponselnya sembari menunggu Alisha menyelesaikan urusannya di kamar mandi


Hampir setengah jam Alisha berada dikamar mandi ,tak lama Alisha oun keluar dengan wajah yang lebih fresh dan rambut yang dia gulung dengan handuk putih


"pantesan lama ,kamu mandi" tanya Alvan ,Alisha pun mengangkat kedua Alisha lalu berjalan menuju dapur


"kamu mandi dulu gih Al biar fresh badannya ,aku mau masak buat makan siang kita"


Alvan pun berjalan menuju kamar mandi Alisha "HANDUK NYA ADA DIGANTUNG YAH" teriak Alisha dari dapur


Alisha tengah disibukan dengan acara memasaknya ,dia menggoreng ayam dan menumis kangkung untuk makan siangnya dengan Alvan


Alvan telah selesai dengan acara mandinya ,lalu berjalan menghampiri Alisha di dapur


"emm wangin banget yang ,masak apa kamu" tanya Alvan yang baru saja tiba di dapur dan berjalan menghampiri Alisha


"udah beres mandinya" tanya Alisha dan dijawab anggukan oleh Alvan


"cuman goreng ayam aja sama bikin tumis kangkung ,yang simple biar kita cepet makan aku laper banget soalnya" oceh Alisha


Selesai acara memasaknya Alisha menyisihkan masakannya pada piring lalu membawanya menuju meja kecil didepan tv ,dan menyiapkan nasi juga minum nya disana


Mereka mulai menyantap makanannya dengan hening karena pasalnya mereka tengah kelaparan ,jadi tidak ada yang membuka suara sampai makanan diatas piring mereka habis


"Alhamdulillah kenyang ,makasih yaah sayang udah masak buat aku" ucap Alvan yang dibalas senyuman lebar oleh Alisha


"mm kita keluar yuk Al ,aku bosen dirumah trus" ajak Alisha


"hmm boleh ,yaudah rapihin dulu trus kita berangkat" ucap Alvan


Alisha pun bergegas merapihkan bekas makannya bersama Alvan membawanya ke dapur lalu mencuci poring kotornya


"yuk Al.." ajak Alisha pada Alvan dan kekasihnya pun langsung berdiri meraih jemari Alisha dan menariknya lembut


Mereka berdua berjalan menuju mobil Alvan ,dengan Alvan yang membuka kan pintu untuk Alisha setelah dirasa Alisha nyaman dengan duduknya Alvanpun menutup pintu mobil sport nya lalu berlari kecil memutari area depan mobil ,membuka pintu bagian kemudi dan duduk dibalik kemudi


Setelah mereka sudha menggunakan safety belt nya ,Alvan pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang


"mau kemana yang" tanya Alvan karena tadi mereka tidak tau tujuannya kemana


"kita ke taman kota aja Al ,biasanya kalo weekend gini rame disana banyak jajanan nya lagi" ajak Alisha antusias


"siap Ny Pradipta" ujar Alvan sambil tersenyum manis


Alisha pun tersipu mendapat perlakuan manis seperti ini lagi dari kekasih nya Alvan


Selang berapa menit mereka pun tiba di taman kota ,seperti yang Alisha ucapkan tadi bahwa ketika weekend taman ini akan dipenuhi oleh muda mudi yang sepertinya sedang menghabiskan malam minggunya bersama sang kekasih ,ada juga yang bersama temannya bahkan pasangan muda yang mengajak anak anaknya


Alisha dan Alvan memilih duduk dikursi taman yang sudah dipersiapkan disana.


"oia ,tadi kak Rey mau apa nelpon kamu" tanya penasaran Alvan


"itu mereka bakal telat dateng kerumahnya ,kalo gak sore malem mereka sampe rumah aku" jelas Alisha pada Alvan


"kamu udah bilang sama mereka kalo aku juga ikut" tanya Alvan sedikit gemetar


"belum ,kan kita aja seharian ini bareng bareng terus Al" jawan Alisha membuat Alvan menganggukan kepalanya tanda setuju


"tapi mereka pasti welcome kan sama aku Sha" tanya khawatir Alvan


Alisha tersenyum mendapati pertanyaan dari kekasihnya "tenang aja Al ,mereka udah jinak ko hmm" jawab kekehan Alisha


"udah gak usah grogi gitu ,relaks aja sih Al kaya mau ketemu presiden" ucap Alisha yang dibalas senyuman hangatnya


"Al ,aku mau itu dong" tunjuk Alisha pada sekumpulan gulali disana


"gulali" tanya Alvan sedikit bingung


Alisha pun tersenyum dengan mata yang berbinar dengan kepala yang di angguk anggukan


"itu jajanan anak TK yang"


"tapi aku suka itu ,Al beliin dua" ucap Alisha dengan jari telunjuk dan jari tengahnya yang dia acungkan ke atas


"jangan banyak banyak yang ,nanti kamu sakit gigi loh" kekeh Alvan


"Al!! ih emangnya aku anak kecil apa" geram Alisha lalu dia pun berdiri berjalan menghampiri penjual gulali tapi dengan cepat Al menggenggam tangan Alisha


"mau kemana kamu"


"ih Al ,aku mau beli sendiri aja"


"gitu aja ngambekan kamu" ujar Alvan sambil mencubit lembut hidung Alisha


"tunggu disini yaah Nyonya ,biar aku yang beli" ucap Alvan yang suskses membuat mata Alisha berbinar dengan senyum yang lebar


"dasar" kekeh Alvan sembari mengajaj rambut Alisha dan berdiri lalu berjalan menghampiri penjual gulali


Tanpa mereka sadari ada dua pasang mata yang sedang mengawasi mereka dibalik mobilnya ,dengan tatapan yang intens


"tunggu saja tanggal mainnya Alisha" gumam seseorang disana