
Alisha tengah terduduk diatas sofa kecilnya sembari menonton acara di televisi ,duduk santai sembari menikmati hari liburnya
tok.. tok.. tok..
Suara ketukan pintu membuat nya harus beranjak dari posisi nyamannya saat ini ,dengan berat hati Alisha berjalan untuk membuka pintu dan melihat siapa pelaku yang sudah mengganggunya ini.
"iyaa sebentar" Alisha membuka pintunya dan...
"Alvan!!" kaget Alisha
"ngapain kamu pagi pagi kesini" Alvan mengangkat dua paper bag ditangannya yang bergambarkan huruf M dengan backgroud merah.
"hah.."
"kita sarapan bareng" Alvan pun masuk kedalam rumah sewa Alisha tanpa menunggu si tuan rumah mempersilahkan masuk
Alvan menyimpan paper bag diatas meja kecil diruang tv Alisha ,lalu menyiapkan semuanya diatas meja kecil itu
Alisha mendudukan dirinya diatas karpet bulu lembut miliknya disamping Alvan
"kamu belum sarapan kan" tanya Alvan
"aku udah sarapan sama roti tadi"
"baru roti kan ,yaudah sekarang sarapan beratnya sama aku"
"aaaaa.. "Alvan mengambil satu potong ayam dan menyuapkannya pada Alisha ,Alisha menerima suapan dari kekasihnya itu
"makan yah sayang" celetuk Alvan sambil mengusap pucuk kepala Alisha
"kamu kenapa tumben banget sih Al" tanya Alisha bingung
"gak apa apa ,emang kenapa"
"yah gak apa apa ,tapi aneh aja biasanya juga kasih kabar dulu kalo mau ketemu"
"aku mau kasih surprise aja sama kamu ,kapan lagi kita sarapan bareng berdua gini ,eh bisa sih kalo kita udah nikah kan kita sarapan bareng terus bahkan tiap hari bareng berdua terus ,kita percepat aja aku mau ketemu papa kamu secepatnya biar kita bisa cepet cepet nikah" oceh Alvan panjang lebar ,Alisha yang mendengarnya hanya menggelengkan kepala dengan alis yang saling bertaut.
Mereka bedua pun larut dalam aktifitasnya masing masing ,Alisha yang mencomoti ayamnya dengan di cocol pada saus cabe dan tomat disana
Sedangkan Alvan sibuk memakan kentang gorengnya ,sesekali dia menyomoti daging ayamnya ,tanpa memakan nasi
"Al ,besok aku mau ke rumah papa bareng kak Raya sama kak Reysa" ujar Alisha memberitahukan besok dia akan pergi menemui sang papa
Alvan sedikit mencerna ucapan Alisha
"besok" beo Alvan
Alisha menanggukan kepalanya menjawab pertanyaan Alvan
"kenapa Al"
"aku ikut boleh" tanya Alvan
"hah.. ikut ,mau ngapain" bukannya menjawab Alisha malah balik bertanya pada Alvan
"yaa.. biar aku kenal aja sama papa kamu ,keluarga kamu yang"
"tapi Al.. emm kamu serius"
"aku keliatan becanda emang yaa"
Alisha menarik nafasnya dalam dalam lalu menghembuskan nya perlahan sembari menganggukan kepalanya
"oke ,besok berangkat jam berapa" tanya Alvan
"pagi pagi biar kita bisa lama disana ,oia kak Ray sama kak Rey hari ini mau nginep juga ,jaid besok berangkatnya dari sini" ucap Alisha
"besok aku jemput kalian disini"
"baiklah" jawab Alisha
Mereka pun kembali larut oada aktifitasnya lagi ,Alisha merapihkan bekas sarapan dirinya dan juga Alvan
"sayang" panggil Alvan ,Alisha yang tengah sibuk merapihkan sisa makanan mereka pun menatap Alvan dengan mengangkat satu alisnya
Alvan tersenyum ketika Alisha menatapnya ,Alisha yang bingung menautkan kedua alisnya bingung
"apaan si Al"
"gak apa apa ,pengen manggil aja" Alisha yang mendengar jawaban Alvan pun meleos pergi meninggalkan Alvan dan kembali melanjutkan langkah nya menuju dapur dengan kepala yang dia geleng gelengkan
***
Siang pun menyapa hari ini Alvan yang sudah terlelap entah sejak kapan dengan kepala yang dia tidurkan diatas paha Alisha ,dan Alisha yang bersandar pada sofa dibelakang tubuhnya dan mata yang asik menonton acara televisi
Sampai getaran ponsel Alisha mengalihkan perhatiannya
Alisha meraih ponselnya diatas sofa lalu melihat siapa yang memanggilnya dengan cepat Alisha menggeser tanda hijau disana
"iyaah kak Rey ,ada apa"
"gue sama kak Ray dateng nya aga sorean paling ngaret abis maghriblah ,lo mau dibawain apa" tanya Reysa dibalik telpon
"emm.. bawa camilan aja lah kak sekalian buat besok dijalan"
"oke ,yaudah gue tutup yaah"
"oke kak ,bye"
Panggilan pun berakhir dan terdengar suara bariton dibawah sana dengan serak khas bangun tidur
"siapa yang" tanya Alvan
Alisha mengalihkan perhatiannya menatap Alvan yang masih nyaman tiduran diatas pangkuannya
"udah bangun kamu" bukannya menjawab pertanyaan Alvan Alisha justru bertanya balik
Alvan pun mengubah posisinya menjadi terduduk mengadap Alisha lalu menganggukan kepalanya ,Alvan menggeser tubuhnya mendekat kesamping Alisha lalu menyenderkan kepalanya pada bahu Alisha
"siapa yang nelpon kamu" tanyanya lagi karen tadi Alisha belum menjawabnya
Seketika otak jahil Alisha bekerja ,dia ingin menjahili kekasihnya
"yang ,ko diem siapa yang nelpon kamu"
"hmm.. kamu janji gak akan marah Al" tanya Alisha pada Alvan
Dengan cepatnya Alvan merubah posisinya dengan menegakkan tubuhnya ,lalu menatap Alisha begitu intens dengan alis yang saling bertaut
"emang siapa yang nelpon kamu" tanyanya lagi semakin penasaran
"dia bilang mau dateng kerumah aku sekarang" jawab Alisha dengan raut wajah yang dia sembunyikan
"dia?" beo Alvan
"dia siapa Sha ,cowo" tanya Alvan dengan nada dinginnya
Alisha masih menundukan kepalanya ,tapi satu hal yang dia tau bahwa kekasihnya sekarang sedang dilanda rasa cemburu
Satu tangan Alvan memegang bahu Alisha dan tangan kanan Alvan mengangkat dagu Alisha agar irisnya saling bertemu
"yang ,siapa yang mau dateng kerumah kamu sekarang"
"kamu punya pacar lain selain aku" tanya Alvan dengan nada yang sangat dingin dan rahangnya yang sudah mengantup menahan emosi
Alisha memanyunkan bibirnya menatap Alvan didepannnya lalu menggelengkan kepalanya menjawab pertanyaan Alvan
"yang.." lirih Alvan
Alisha masih menatap Alvan dengan menahan tawanya yang sudha ingin membludak
"Alisha.." panggil Alvan lagi
"yang nelpon aku.." Alisha menggantungkan omongannya ,Alvan masih setia menunggu jawaban kekasihnya
"orang terdekat aku ,orang paling dekat sama aku"
"siapa sha" tanya Alvan geram
"ppfftt.. kak Reysa hahaha" tawa Alisha pun pecah ketika sudah mengatakan nya pada Alvan ,dan reaksi Alvan diam dengan raut wajahnya yang super dinging
Alisha yang melihat raut wajah Alvanpun seketika menghentikan tawanya ,lalu terdiam menatap sang kekasih
"Al ,kamu marah" tanya Alisha dengan tangannya memengang punggung tangan Alvan ,dan dengan cepat Alvan menepis tangan Alisha
"Al..." lirih Alisha
"Alvan.."
"Al ,aku becanda aja Al tadi kamu jangan marah dong" cicit Alisha
"Alvaan.." lirih Alisha dengan mata sendu nya
"kamu anggap cemburuan aku itu lucu yaah..jadi kamu seenaknya bikin cemburu aku sebagain bahan candaan kamu" omel Alvan dengan wajah yang datar dan dingin
"aku minta maaf Al" lirih Alisha dengan menundukan kepalanya dan sukses mengeluarkan cairan bening dari kedua sudut matanya
Alisha menengadahkan kepalanya menatap Alvan "Al ma.." Alisha menghentikan ucapannya ketika melihat raut wajah Alvan
"ppfftt.. HAHAHAHHA" Alisha membulatkan matanya menatap sang kekasih yang juga tengah mengerjainya balik