
Setelah kejadin dikantor tadi alisha tidak bisa berfikir jernih ,detak jantungnya pun berdegup tidak menentu ,selalu terbayangkan apa yang alvan lakukan dan katakan padanya tadi dikantor dengan posisi tidur tengkurap dan kepala yang ditutupi oleh bantal diatasnya kakinya bergerak naik turun tak menentu.
"aaaaarrgh ,dia lagi eror pasti ,mungkin ajah otaknya lagi nyungsep" gerutu alisha dengan raut wajah yang memerah seperti tomat.
Dilain tempat alvan tengah terduduk di sofa ruang tamunya dengan senyumnya yang tak henti ,membayangkan wajah alisha tadi yang merah merona setelah apa yang alvan lakukan dan katakan padanya .
flashback
alvan melepaskan pangutan bibirnya dan bibir alisha.
"sha ,mau kah kamu jadi pendamping hidupku" ungkap alvan ,alisha membulatkan matanya dengan raut wajahnya yang terkejut
"aku serius sha ,sudah lama aku menahan rasa ini ,rasa yang selalu ingin aku ungkapan sama kamu sha" jujur alvan
"pa-pak.. " ucap alisha terkejut
"besok aku jemput kamu dikosan jam 9" ucap alvan
"emm ,yaa ,,saya pamit duluan" ujar alesha dengan gugup dan wajah yang memerah seperti tomat serata berlalu pergi.
flashback off
***
Pagi hari yang cerah menyambut ,alisha benar benar salang tingkah hari ini dia beranjak dari kasur ternyamannya berjalan menuju kamar mandi ,dia menuju lemari nya dan mencari cari pakaian apa yang akan dia kenakan hari ini.
"pake baju apa gue ini" gerutu alisha ,sambil melemparkan beberapa helai baju ketempat tidurnya.
"tapikan ini bukan kencan buat apa gue rapih rapih ,pake baju selayaknya pergi ke taman hiburan ajah" omel alisha pada diri sendiri ,akhirnya dia mengenakan celana jeans hitam pekat dipadukan dengan tshirt polos putih dan sweter hodie abu.
tok..
tok..
tok..
mendengatmr ketukan pintu alisha bergegas berjalan kearah pintu dan mebukakan pintu ,seketika jantungnya pun menari nari didalam sana ketika melihat siapa yang datang ,alvan drngan mengunakan stelan celana jeans hitam tshirt polos hitam juga dipaduka dengan jaket kulit coklat dan topi yang melingkar dikepalanya
"sudah siap" tanya alvan dan membuat alisha terkejut
"a-aaah yaa ,su-sudaah pa" jawab alisha gugup
"kita berangkat sekarang" ajak alvan ,alisha menganggukan kepalanya ,menutup pintu kosan dan menguncinya lalu berjalan menuju mobil Sport BMW i8 berwarna putih ,alvan membukakan pintu untuk alisha dan menutupnya setelah memastikan alisha duduk dengan nyaman disana ,alvan pun belari kecil memutari depan mobil dan masuk duduk dibalik kemudi ,lalu alvan memasangkan lock safety belt nya alisha saat ini wajah mereka sangat berdekatan hanya tetpaut 3senti membuat wajah alisha seketika memerah merona ,alvan tersenyum melihat perubahan raut wajah alisha ,dan mengecup singkat bibir alisha.
Alisha terkejut mendapatkan serangan lagi dari alvan membuat mukanya seketika menegang ,
"paak.." belum sempat alisha melanjutkan alvan sudah kembali mengecup bibir alisha.
"ih ,bapa ke-kenapaa sih" gerutu alisha
alvanpun terduduk dan memasangkan lock safety belt nya .
"kenapa apanya" tanya alvan pura pura
"ya-yaah itu kenapa ,terus emm.. cium cium saya " omel alisha dengan gugup dan wajah nya yang tegang
"kamu kan pacar aku sekarang" celetuk alvan
"jiih ,saya kan belum jawab mau apa engga" sergah alisha
"jadi jawaban kamu apa" tanya alvan.
mata alisha pun seketika mrmbulat sempurna mendengar apa yang alvan tanyakan padanya.
"jadi apa jawaban kamu ,Alisha Maharani"
"pa-paak ,bapak lagi sakit otaknya yaah" ucap alisha polos
"okrh fix beati kamu terima ,jadi sekarang kita ada sepasang kekasih baru" celetuk alvan
"yaudah apa jawabannya" paksa alvan
"emm.. i-iyaah" jawab alisha dengan wajahnya yanh memerah sempurna dan menutup mukanya dengan kedua tangannya ,alvan mengacak lembut alisha dan tersenyum..
"kita berangkat sekarang yaah pacar" celetuk alvan ,dan melajukan mobilnya menuju salah satu taman hiburan di ibu kota ini.
***
Sesampainya ditaman hiburan alvan memarkirkan mobilnya ,lalu membukakan safety belt alisha dilanjutkan dengan membuka safety belt dirinya ,dan mereka keluar dari mobil bersamaan ,alvan mengandeng tangan alisha dan berjalan beriringan menuju loket pembelian karcis .
Mereka berjalan memasuki taman hiburan tersebut ,alvan masih menggenggam tangan alisha.
"mau naik wahana apa dulu sha" tanya alvan
"emm ,kita naik itu ajah" alisha menunjuk salah satu wahana siapapun yang menaikinya pasti akan berteriak histeris ,alvanpun menanggukan kepalanya dan berjalan masuk antrian wahana.
"kamu gak penakutkan" goda alisha
"enggalah ,aku itu pria pemberani" sombong alvan
"hahahaha" alisah tertawa menanggapi ucapan alvan "ya yaaa baiklah pria pemberani" lanjut alisha
Selesai dengan wahana pertama ,alisha menunjuk ke wahana selanjutnya yaitu wahana seperti perahu yang diombang ambingkan diudara ,membuat jantung siapapum yang menaiki wahana itu seperti naik turun .
Hari ini akan menjadi hari terindah bagi mereka berdua terutama untuk alvan yang sudah menantikan hari ini tiba ,jam sudah menunjukan pukul satu siang.
"al ,aku cape istirahat dulu yu" ajak alisha
"pacar aku cape ,yaudah kita duduk disana dulu" goda alvan dengan seulas senyum ,alvan menarik tangan alisha.
"abis ini kita makan siang dulu yaah sha" ajak alvan
"hmm ,cacing diperut udah pada demo juga nih" jawab alisha
drrtt
drrtt
satu pesan masuk pada ponsel alvan
Raga : ceilaaah yang lagi ngedate ,gimana udah sah nih ?
Anda : kepo loh !!
Raga : sombong sekali anda !
read
"pesan dari siapa ? apa ada masalah dikantor? " tanya alisha
"si raga ,gak ada masalah ko ,tenang ajah hari ini semua kerjaan raga yang urus" ujar alvan
"ooh pa raga.. "
"yaudah kita makan dulu yuk" ajak alvan
alisha pun mengangguk lalu berdiri dan berjalan menuju restoran yang ada di taman hiburan ini.
Seharian ini mereka berdua menghabiskan waktunya di taman hiburan ,tak terasa waktu sudah petang merekapun berjalan menuju parkiran dan masuk ke dalam mobil ,alvan melajukan mobilnya menembus jalanan ibukota yang padat hari ini ,karna ini waktunya kepulangan karyawan ,hampir satu jam mereka bisa sampai di kosan alisha.
"makasih yaah sayang" ucap alvan yang membuat alisha terkejut
"makasih kamu udah mau terima aku dan terimakasih untuk hari ini" lanjut alvan seraya menggenggam tangan alisha ,alisha hanya bisa tersenyum malu dengan wajah nya yang kembali merona ,alvan melepaskan lock safet belt alisha dan juga dirinya lalu bergegas keluar mobil
"hati hati dijalan yaah al" ucap alisha tulus
"iyaah sayang" jawab alvan sambil mengecup kening alisha dalam ,alisha memejamkan matanya menerima kecupan hangat alvan.