I am a devil

I am a devil
chapter 7



~MENARA PENYIHIR~


"erno aku butuh bantuanmu" ucap lexa


" oh jadi kau butuh bantuanku, imbalan apa yang akan kau berikan" ucap erno tersenyum sinis


"aku kesini karena exart yang menyuruhku untuk meminta bantuanmu" ucap lexa


"benarkah dia selalu bersikap angkuh tetapi pada akhirnya dia akan membutuhkanku juga, dia masih saja malu untuk meminta bantuanku secara langsung, baiklah karena exart yang meminta apa yang bisa aku lakukan" ucap erno senang


"kalau begitu ikut denganku aku akan memberitahumu di tengah perjalan" ucap lexa


~LAPANGAN ACADEMY AGMA~


Para guru pun berusaha untuk menghentikan keributan yang terjadi ini meart segera berteriak untuk menyampaikan sebuah pengumuman


"para murid-murid sekalian berhentilah ribut saya akan menyampaikan pengumuman penting" ucap meart teriak


Para murid tidak memperdulikan perkataam meart dan sibuk membicarakan tentang bakat hitam pangeran yandong


"betapa bodohnya kalian disaat seperti ini meributkan hal yang tidak penting" gumam pangeran yandong


Hella yang kesal dengan keributan itu membungkam para murid dengan kekuatannya seketika para murid merasakan aura yang menakutkan dan tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun. Bersamaan dengan hal itu lexa dan erno pun tiba di lapangan dan segera erno menggunakan sihirnya untuk membuat para murid mengingat samar-samar tentang bakat hitam itu


"dengarkan semuanya kelas kalian sudah ditentukan sekarang kalian bisa kembali ke asrama kalian masing-masing dan beristirahat karena besok kita akan memulai pembelajaran" ucap hella tegas


Semua murid pun kembali ke asrama mereka kecuali pangeran yandong


"kamu akan masuk ke kelas C" ucap meart kepada pangeran yandong


"baik tapi apa saya boleh bertanya" ucap pangeran yandong


"ya silakan apa yang ingin kamu tanyakan" ucap meart


"kalian tidak tau apa sebenarnya bakat hitamku kan" ucap pangeran yandong


"ya itu kami memang belum tau dan masih menyelidikinya, apa mungkin kamu tau bakatmu itu" ucap meart penasaran


"aku juga tidak tau aku hanya bertanya karena penasaran" ucap pangeran yandong


"begitu rupanya jika nanti kamu mengetahui tentang bakatmu atau menemukan sesuatu yang berhubungan dengan bakat hitammu itu tolong beritahu kami, oke" ucap meart


~ASRAMA AGMA~


Pangeran yandong pun kembali ke asrama dan segera melemparkan tubuhnya ke atas kasur


"heh.. kalaupun aku tau aku tidak akan memberitau kalian karena ini bukan sesuatu yang harus kalian ketahui" ucap pangeran yandong


"haa...sebaiknya aku tidur hari ini sangat melelahkan" ucap pangeran yandong sambil menghela napas


Malam pun tiba dan semua murid sedang beristirahat dan tidur tapi diantara murid-murid itu ada seorang murid yang sedang berlatih di malam hari dan bukannya tidur untuk mengistirahatkan tubuhnya. ya orang itu adalah pangeran yandong sekarang dia sedang berusaha untuk naik ke tingkatan sadistic


aahh..... /naik ke tingkat sadistic awal/


...


ughh.. /naik ke tingkat sadistic tengah/ ha...ha... pangeran yandong mulai kelelahan karena naik ketingkatan sadistic tengah dalam satu malam bahkan tidak sampai sehari hanya perlu beberapa jam baginya untuk naik tingkat


"uuh... sangat lelah ternyata aku sudah naik ke tingkatan sadistic tengah hanya dalam beberapa jam ugh... aaa...." teriak pangeran yandong seketika


/naik ke tingkat sadistic akhir/


"ha.. ha.. tidak disangka tiba-tiba naik tingkat lagi, bagaimana mungkin ini sangat tidak normal belum pernah ada yang naik tingkatan sebanyak ini dalam satu malam apa mungkin karena bakat hitam itu" ucap pangeran yandong


Setelah kenaikan tingkatan itu pangeran yandong segera tidur untuk mengistirahatkan tubuhnya karena kenaikan tingkatan itu mengurus banyak tenaga pangeran yandong sehingga sekujur tubuh pangeran yandong berkeringat dingin dan wajahnya terlihat pucat


.


.


.


.


.


.


chapter 7 selesai