
Setelah mendengarkan penjelasan pak rustky yang beeangsur-angsur para siswa pun mulai mencerna penjelasannya dan sampailah pada sesi dimana guru dan murid saling bertanya jawab
"pak apa mungkin saat mencapai tingkatan legentic kita bisa mempelajari teknik-teknik yang ada di tingkatan unbeatabletic" ucap seorang murid
"pertanyaan yang bagus, sebenarnya ada kemungkinan yang sangat kecil bahwa kita bisa mempelajari teknik yang ada pada tingkatan unbeatabletic walaupun kemungkinannya kecil tapi sudah ada yang pernah berhasil" ucap pak restky
"ya aku pernah mendengarnya saat masih kecil kalo ga salah namanya kaylis" ucap rey
"orangtuaku juga sering menceritakannya saat aku masih kecil dan banyak yang menjadikannya sebagai panutan" ucap lesti
"ya kalian benar tapi pernahkan kalian mendengar cerita yang sesungguhnya" ucap pak rustky
"yang sesungguhnya apa maksudnya, apa maksudmu cerita itu hanya tipu belaka" routby
"tentu saja walaupun terdapat beberapa bagian yang benar tapi tetap saja itu hanya cerita dan cerita aslinya sangatlah berbeda, pernahkah kalian mendengar tentang seseorang yang sangat lemah dan tidak berguna tidak peduli seberapa kuat dia berlatih dia tetap tidak akan berhasil namun pada suatu malam dia seperti mendapat mukjizat karena tiba-tiba saja dia naik tingkatan setelah sekian lama dan pada saat itu dia berada di tingkatan sadistic tengah dan dia berhasil menguasai berbagai teknik yang ada di tingkatan tertinggi" ucap pak rustky
"tentu saja jika dia memiliki tekad maka dia bisa bahkan seseorang bisa mempelajari ilmu yang paling mematikan jika dia mau huh hanya disini lh yang menilai melalui tingkatan" ucap pangeran yandong dalam hati
"apa itu kaylis jadi cerita yang sebenarnya dia saat itu berada di tingkatan sadistic tengah dan bukan di tingkatan legentic" ucap lesti
"tidak itu bukan dia, karena suatu alasan hal ini disembunyikan jadi saya hanya bisa menceritakannya sekilas saja" ucap pak rustky tersenyum
"kalau begitu siapa dia tidak bisakah kau membocorkan namanya saja" ucap alina
"tidak, ok cukup sampai disini kita lanjutkan lagi besok sekarang kalian boleh kembali ke asrama kalian untuk beristirahat" ucap pak rustky berjalan pergi
Kemudian satu-persatu murid pergi meninggalkan kelas mereka dan kini hanya ada pangeran yandong dan rey yang berada di kelas rey pun menghampiri pangeran yandong yang tengah duduk di kursinya sembari berbaring di meja menunduk ke bawah seolah sedang tidur
"apa yang kau lakukan" ucap rey
"tidak ada" ucap pangeran yandong menaikkan kepalanya
"apa tanganmu terluka, kenapa kau membalutnya dan melihatnya terus" ucap rey penasaran
"tidak terluka aku hanya sedang berpikir" ucap pangeran yandong datar
Pangeean yandong pun berdiri dan kemudian berjalan pergi meninggalkan kelas secepat mungkin
"sungguh aneh mana ada orang lagi mikir sambil ngeliat tangan" ucap rey kesal
~ASRAMA AGMA~
"iya" ucap pangeran yandong
"hei aku hanya bertanya lihatlah kau sangat cuek mana ada yang mau berteman denganmu" ucap hyunje sembari memakai baju
"terserah" ucap pangeran yandong berjalan menuju kamar mandi
"huh.. ada apa dengannya hari ini apa dia dihukum tadi" ucap hyunje kesal karena dicuekin
~KAMAR MANDI~
"ha... sakit sekali kenapa tanganku sangat sakit... ada apa ini" ucap pangeran yandong yang merasa kesakitan
*kilas balik bentar*
Jadi tadi sewaktu pangeran yandong sedang menunduk di kelas sambil ngeliatin tangannya itu karena tiba-tiba tangannya sakit jadi dia lagi menahan sakit di tangannya itu dan tangannya yang sakit itu yang lagi dibalut yang ada tandanya jadi tepatnya tangannya sakit karena tandanya tiba-tiba bereaksi
Back to story
Pangeran yandong kemudian membuka kain yang membalut tangannya perlahan dan tiba-tiba tangannya bersinar
"sebenarnya ini tanda apa kenapa tanda ini memberikan dampak yang menyakitkan" ucapnya
Seketika itu pangeran yandong pun selesai mandi dan malam pun tiba pangeran yandong bersiap-siap dan berbegas keluar tanpa ada yang menyadari
.
.
.
.
.
.
chapter 13 selesai