I am a devil

I am a devil
chapter 2



Setelah mati deon tersadar dan dikelilingi oleh banyak orang


"apa ini.. aku belum mati!? tapi kenapa begitu banyak orang yang menatapku.. kenapa tatapan mereka seperti itu" ucap deon dalam hati


"kyaa pangeran menjadi mayat hidup..." teriak seseorang sambil ketakutan


"mungkinkah dia mempelajari ilmu terlarang untuk bangkit kembali"


"bagaimana mungkin pangeran yang lemah dan bodoh itu bisa mempelajari ilmu terlarang"


"mungkin ini adalah takdir yang diberikan Tuhan karena kebaikan hati pangeran selama ini sehingga dia diselamatkan dari kematian"


semua orang yang berada disana kaget dengan kebangkitannya ada yang mengira dia menggunakan ilmu terlarang ada juga yang merasa bahwa ini adalah pertanda baik dari Tuhan


"cukup!! diam kalian!! apa yang kalian ributkan semuanya bubar kembalilah ketempat kalian masing-masing!!" ucap raja iblis


Deon yang sedari tadi termenung memikirkan apa yang sebenarnya terjadi merasa bahwa ini mungkin memang takdir yang diberikan Tuhan


"pengawal bawa pangeran kembali ke kediamannya" ucap raja iblis


"baik baginda segera saya laksanakan" ucap salah satu pengawal


Deon pun dibawa ke kediaman pangeran untuk beristirahat. Deon terus memikirkan tentang berbagai hal dia masih belum percaya bagaimana bisa dia hidup kembali sebagai orang lain


~DI HALAMAN KEDIAMAN PANGERAN~


Deon mulai mendapatkan ingatan dari tubuh pangeran, sehingga dia mempunyai informasi mengenai berbagai kejadian yang terjadi pada pangeran


"hmm.. kalo dipikir-pikir kasian juga nasib pangeran ini gelarnya saja yang bagus tapi tidak memiliki talenta, baiklah karena aku bisa hidup kembali berkat tubuhmu ini aku akan membantumu membalas dendam pada orang-orang yang memperlakukanmu dengan buruk" ucap deon


Deon pun berkililing melihat-lihat kediaman pangeran


"haa...sungguh apa kau ini seorang pangeran bagaimana mungkin kediamannya sesederhana ini dan kemana semua barang-barang yang digunakan para pangeran, setidaknya aku ini yang tuan muda saja punya kamar yang lebih bagus dari kediaman ini" ucap deon sambil berteriak


"huh... pasti pangeran ini sering ditindas dan semua barangnya sudah diambil karena dia sudah meninggal, untungnya sekarang aku yang menggantikanmu akan kuperlihatkam seperti apa diriku ini" ucap deon sambil tersenyum sinis


Deon pun pergi kepasar untuk membeli beberapa racikan dan berbagai bahan obat untuk membantu membantu perkembangannya


~PASAR IBLIS KUANLING~


"banyak juga barang-barang disini ternyata lebih besar dari pasar di tempatku, aku harus mencari barang yang murah dan berguna untuk menghemat uang padahal aku seorang pangeran kenapa bisa tidak punya uang yang banyak" ucap deon dengan ekspresi datar


"ayo dibeli-dibeli racikan penambah tinggi badan, racikan untuk mempercantik wajah, racikan pemanjang umur" ucap pedagang


"obat-obatan herbal tersedia disini untuk berbagai macam penyakit ayo silakan berkunjung dan lihatlah"


"ternyata disini menjual berbagai macam racikan bahkan bisa menambah tinggi badan tapi aku tidak perlu itu yang aku perlukan hanya racikan yang dapat membantu jalur meridianku dan mempercepat perkembanganku" ucap deon


"silakan berkunjung kami menjual berbagai racikan untuk membantu perkembangan dan pelatihan mari dilihat-lihat kami menyexiakan barang yang berkualitas dan bermutu" ucap pedagang


"hmm.. itu yang aku butuhkan aku akan membelinya" ucap deon


setelah membeli berbagai racikan dan bahan obat-obatan deon pun pulang ke kediamannya untuk berlatih secara tertutup


"baiklah.. sekarang ayo berlatih!!"


.


.


.


.


.


.


chapter 2 selesai