I am a devil

I am a devil
chapter 18



Jauh di dalam dirimu terdapat hal yang tidak kau sadari yang akan mengubah hidupmu takdirmu dan masa depanmu


Benar-benar tak diharapkan seperti karma yang mendatangimu tapi juga seperti berkat walaupun begitu takdir memang tidak bisa ditebak


Tapi apa kamu akan membiarkan takdir itu berjalan begitu saja atau mencoba merubah takdirmu?


Inilah jalan yang kupilih aku meninggalkan mereka yang ada disini dan pergi, pada akhirnya apa semua itu menjadi penyesalan? tidak aku tidak akan menyesal kali ini karena inilah takdir yang kupilih!!


"kak.. apa yang sedang kau lakukan cepatlah hari ini adalah hari penerimaan siswa baru kita tidak boleh terlambat"


Ya inilah takdir yang kupilih hidup bersama dengan orang yang kusayangi dan menjalani kehidupanku seperti yang kuharapkan


"ya sepertinya kau sangat semangat oh ngomong-ngomong dimana rey dan lian'e"


"entahlah tadi mereka pergi membeli barang sebentar mungkin akan segera kembali"


"baiklah sebaiknya kau sarapan dulu ya"


"iya kak, hari ini benae-benar sangat mendebarkan ya karena kita akan menjadi mahasiswa di sekolah yang ternama"


"kau tidak pernah berubah ya frincon"


Inilah pilihanku menjalani hidup yang baru mulai dari sini hidupku berubah berkat keajaiban yang kuterima saat berada di lembah kematian


Namaku adalah deon sekarang aku akan menjadi seorang mahasiswa di sebuah sekolah ternama aku tinggal bersama adikku dan teman-temanku ini seperti mimpi tapi nyata bagaimana bisa seperti ini? sebelumnya....


"rey perhatikan seranganmu kita harus berhasil kali ini"


"baik aku akan menyerang"


Saat rey menyerang kelinci itu berhasil menahan serangannya dan membalikkan serangan yang diterimanya kemudian dia menyerang pangeran yandong yang menyebabkan dia terluka dan terbaring di tanah


Saat itu Kelinci itu hampir membunuh mereka dan tanda yang ada di tangan pangeran yandong bersinar terang sangat terang


Cahaya itu menyelimuti mereka dan perlahan terdengar suara sebuah suara yang bertanya pada mereka


'Apa kalian bahagia? apa kalian mempunyai seseorang yang berharga? apa kalian ingin melindunginya? bagaimana kehidupan kalian? apakah kalian lelah? seandainya kalian dapat merubah kehidupan kalian apa kalian akan mengambil kesempatan ini?'


Saat itu kami sempat takut dan terkejut karena cahaya yang menyelimuti kami suara yang berbicara kepada kami semua itu terasa asing dan aneh namun apa yang dikatakannya membuatku merasa ingin memercayainya dan mengubah takdirku


"apa kau bebar-benar bisa merubah kehidupanku? apa aku bisa hidup sepeti yang kuinginkan?"


"ap..apa yang kau katakan itu mungkin saja jebakan untuk kita"


"rey.. apa kau tidak lelah tidakkah kau ingin menjalani hidup yang baru tanpa adanya diskriminasi dan tanggung jawab yang dipaksakan"


"walaupun aku mau apa menurutmu hidup bisa berubah begitu saja semudah ini jika kita menginginkannya maka akan tercapai?"


"walaupun aku tidak percaya namun jika kau bisa mengubah takdirku aku juga menginginkannya"


'Jika kalian menginginkannya maka akan kukabulkan '


"semudah itu? kau tidak bercanda kan!"


'jika kau percaya maka itu akan terjadi'


"benarkah"


Saat itu benar-benar sangat menakjubkan wajah lian'e yang berseri-seri dan sangat berharap bahkan itu membuat semuanya terlihat sangat jelas ya jelas sekali kami semua menginginkannya walaupun rey sempat tidak percaya namun di wajahnya terlihat dia sangat berharap


Suara itu kembali terdengar


'Ya aku akan mengabulkan keinginan kalian tapi semua itu bergantung pada apa yang akan kalian pilih'


Apa maksudnya? sejenak itu membuatku berpikir apa kami perlu menunjukkan tekad kami atau apakah perlu sebuah perjanjian


'jadi apa yang kalian masih menginginkannya?'


"katakan saja apa yang harus kulakukan"


"ternyata kau sangat pintar dan cepat memahami situasi, aku akan mengabulkan keinginanmu jika kau dapat memberikan sesuatu yang berharga bagimu"


Itu memang sesuai dengan dugaanku tidak mungkinkan kita bisa mendapatkannya begitu saja


"bukankah ini sama saja dengan kehilangan sesuatu yang berharga untuk mendapatkan sesuatu yang menurut kita berharga"


Ucapan lian'e memang benar ini... benar-benar sangat tidak terduga


"apa kami perlu menyerahkan nyawa kami? hidup kami? atau seseorang yang berharga?"


Saat itu rey terlihat sangat marah dan kesal namun suara itu kembali terdengar


'pilihlah kalian tidak perlu memberikannya sekarang jika saatnya sudah tiba aku sendiri yang akan datang dan memintanya pada kalian'


Muncul sebuah tulisan dan terdapat pilihan dibawahnya rasanya seperti sebuah permainan pilih yes untuk melanjutkan dan no untuk berhenti


apa kau ingin mengubah takdirmu dan hidup dengan orang yang berharga dan penting denganmu menjalani hidup yang baru?


____ ____


---- ----


Dan saat itu kami bertiga memutuskan untuk memilih yes dan kemudian bersama-sama menekan tombol itu


Dan berakhir seperti inilah sekarang kami memulai hidup yang baru walau tidak tau apa yang akan diambil dari kami nantinya entah itu nyawa ataupun raga kami tapi kami sudah membuat keputusan dan tidak akan menyesalinya


"hei.. kalian dari mana saja kenapa begitu lama?"


Rey kemudian menjawab dan dilanjutkan oleh lian'e


"kami membeli beberapa barang yang nantinya akan berguna bagi kita"


"ya itu benar"


"ya.. baiklah sekarang bersiap-siaplah kita harus segera berangkat"


"siap kapten kami akan segera bersiap"


"ya siap laksanakan"


"kalian berdua benar-benar.."


Mereka berdua lekas pergi dan bersiap-siap seperti yang diharapkan sikap mereka sama sekali tidak berubah


"ok ayo kita berangkat sekarang"


Sekarang kami berangkat untuk menghadiri acara penerimaan siswa baru ya benar kami akan menjadi bagian dari siswa baru itu


~SMA CHOEMNAM~


"Para hadirin sekalian hari ini adalah hari penerimaan siswa baru berbarislah yang rapi dan dengarkan dengan baik saya wakil kepala sekolah SMA CHOEMNAM mengharapkan yang terbaik untuk kalian mari saja kita mulai pidato yang akan dibawakan oleh kepala sekolah kita"


Ini penerimaan murid baru sungguh mengharukan bagaiman bisa yang berpidato adalah kepala sekolahnya langsung bukankah harusnya yang biasanya adalah seorang murid yang terpilih atau ketua osis


"ok baik anak-anak sekalian saya kepala sekolah kalian mengharapkan yang terbaik untuk kalian kami SMA CHOEMNAM akan berusaha yang terbaik untuk mendidik kalian dengan benar dan menjamin masa depan kalian yang cerah"


"huftt.. bagaimana bisa dia mengatakan menjamin masa depan kita akan cerah"


Mendengar perkataan rey lian'e langsung menjawabnya


"sejak kapan kamu berbicara sebijak ini walaupun begitu yang kamu katakan itu benar"


"huh.. aku memang selalu bijak kau tau"


"sudahlah kalian ini dengarkan saja pidatonya"


"iya kak deon"


"hei! dia kakakku!!"


Melihat rey yang menganggu frincon lian'e juga tertarik untuk menggodanya


"dia juga kakakku tau"


"kalian kekanak-kanakan!"


Melihat sikap mereka benar-benar sangat mirip dengan anak kecil namun setidaknya kami merasakan kebahagian


"kak jangan marah nanti cepat tua loh"


Hahaaha..


Suara tawa yang terdengar membuat seseorang mengarahkan arah pandangannya kepada mereka


"hm... menarik" /tersenyum


.


.


.


.


.


.


chapter 18 selesai


PEMBERITAHUAN!


Btw leaders maaf ya mulai dari sini alurnya diubah walau rasanya agak gak nyambung dan dipaksain biar nyambung gini, soalnya tiba-tiba aja kepikiran jadi langsung nulis deh ^_^


biar kek ceritanya dia melalui 3 kehidupan wkwk walau aneh tetap ikuti aja perlahan-lahan alurnya bakalan nyambung kok~


Btw makasih ya untuk dukungan kalian yang tetap baca walaupun ceritanya gajelas selama ini, kalau ada yang ingin disampaikan mohon disampaikan kritik dan saran kalian sangat berguna bagi para penulis loh. Jadi saya bakal bikin ceritanya lebih baik lagi sekali lagi makasih ya leaders^_^