
"ok sekarang cukup senang-senangnya waktunya untuk mencari tambahan" ucapnya
Pangeran yandong pun pergi ke sebuah tempat dimana tempat itu berisikan orang-orang yang kuat yang berasal dari berbagai guild dan asosiasi
~LEMBAH KEMATIAN~
"ada yang bisa saya bantu" ucap seorang perempuan yang bertugas
"ya saya ingin mendaftar untuk masuk ke lembah kematian" ucapnya
"tuan baru pertama kali datang kesini ya" ucap perempuan itu tersenyum
"iya" ucapnya
"disini jika ingin mendaftar harus memiliki tim, anda juga bisa masuk ke tim yang masih kekurangan orang" ucap perempuan itu
"saya ingin mendaftarkan diri saya sendiri" ucapnya
"tapi jika anda hanya sendiri ini akan sulit karena untuk masuk ke lembah kematian harus mengambil sebuah misi dan terkadang untuk misi yang menguntungkan akan sangat sulit" ucap perempuan itu memberikan nasehat
"tidak masalah saya punya cara saya sendiri" ucapnya tidak peduli
"oh.. baiklah kalau begitu saya akan mendaftarkan anda, siapa nama anda" ucap perempuan itu
"devil.. devil cortnes" ucapnya
"ok kalau begitu nama apa yang akan anda gunakan untuk nama tim" ucap perempuan itu
"blank" ucapnya
"baiklah anda sudah didaftarkan silakan melihat misi yang anda inginkan disana" ucap perempuan itu menunjuk papan misi
Banyak orang yang sedang berdesakan melihat papan misi untuk mengambil misi disana
| mengumpulkan batu kristal |
| mendapatkan bunga ekaliptus |
| membunuh hewan iblis |
| mendapatkan sari semut es |
| menangkap tikus api |
| mendapatkan elemen |
"banyak sekali misinya aku harus mengambil misi yang paling menguntungkan" ucap seseorang
"semua misi ini hanya penunjang walaupun hadiahnya besar tapi tetap saja tujuan utamanya hanya untuk memanfaatkan misi ini agar bisa masuk ke lembah kematian untuk mengumpulkan barang-barang yang langka" ucap seorang bangsawan
"hmm.. kalau begitu aku ambil misi ini" ucapnya lekas pergi ke lembah kematian
Setelah mengambil misi pangeran yandong pun pergi ke lembah kematian yang sangat luas dan terdapat banyak barang-barang langka dan berharga walaupun begitu tetap saja ada tantangannya dan banyak hewan iblis yang kuat disana
Saat berada di dalam lembah kematian pangeran yandong bertemu dengan beberapa hewan iblis yang tidak begitu kuat jadi tidak sulit untuk mengalahkannya tanpa disadari pangeran yandong sampai di suatu tempat yang terdapat begitu banyak tumbuhan jamur yang beracun disisi itu dia melihat sebuah tanaman jamur yang sangat indah dan bersinar
"wahh... itu tanaman yang sangat indah seperti peri" ucapnya berbinar-binar
"apa yang kau katakan" ucap jamur itu
"apa!! kau bisa bicara" teriaknya terkejut
"tentu saja aku adalah jamur langit jadi aku bisa berbicara" ucap jamur itu marah
"kau jamur langit kalau begitu jika menjualmu aku bisa kaya" ucapnya senang
"kau!! beraninya ingin menjualku aku adalah jamur langit satu-satunya yang tumbuh selama ribuan tahun semua orang bahkan ingin memilikiku dan kau malah ingin menjualku" teriak jamur itu marah
"pelankan suaramu telingaku sakit mendengarnya!! lagian apa yang bisa kugunakan darimu emangnya jamur sepertimu bisa meningkatkan kekuatanku" ucapnya kesal
"tentu saja bisa" ucap jamur itu
"benarkah bagaimana caranya" ucapnya penasaran
"kau harus menjalin kontrak dulu denganku" ucap jamur itu
"kontrak? kontrak apa, apa perlu membuat perjanjian di atas surat" ucapnya
"bukan surat!! tapi kontrak menggunakan darah!!" teriak jamur itu
"kontrak menggunakan darah apa itu semacam keterikatan" ucapnya
"iya semacam itu jadi kita melakukan perjanjian dengan darahmu dan menjadi satu" ucap jamur itu
"tentu saja karena aku bisa membantu meningkatkan kekuatanmu" ucap jamur itu
"aku bisa meningkatkan kekuatanku sendiri lebih baik aku menjualmu saja setidaknya akan lebih menguntungkan bagiku" ucapnya
"apa kau yakin ingin menjualku kau nanti akan menyesal jika benar-benar menjualku" ucap jamur itu
"kenapa aku harus menyesal? karena mendapatkan terlalu banyak uang?" ucapnya terkekeh
"huh.. bukankah kau ingin tau apa fungsi dari tanda yang ada di telapak tanganmu itu" ucap jamur itu menggodanya
"tunggu!! kau tau mengenai tanda di tanganku apa kau tau fungsinya cepat beritau aku!!" teriaknya tak sabaran
"aku akan memberitahumu jika kau menjalin kontrak denganku" ucapnya
Tanpa pikir panjang pangeran yandong menggores jarinya dengan belati yang dibawanya agar dapat menjalin kontrak dengan jamur langit itu
happ... jamur itu memakan darah yang keluar dari jari pangeran yandong dan perlahan-lahan jamur itu berubah menjadi sosok seorang peri yang sangat cantik
"kauu... kau kenapa masih kecil sekali!!" teriaknya
"tentu saja tubuhku masih kecil aku hanya bisa bertransformasi menjadi besar sepertimu jika sudah mencapai tahap kehidupan!!" ucap jamur itu
"oh.. baiklah sekarang tingkatkan kekuatanku dan beri tau aku apa fungsi tanda itu" ucapnya
"aku tidak bisa" ucap jamur itu santai
"apa!! kenapa tidak bisa tadi kamu bilang bisa apa kamu membohongiku dasar jamur!!" teriaknya kesal
"hei!! bisakah kau santai saja dan jangan memangilku jamur" ucap jamur itu kesal
"apa? bukannya kau emang jamur kau sendiri yang bilang kalau bisa meningkatkan kekuatanku ha.. sudahlah sia-sia saja menjalin kontrak denganmu harusnya aku menjualmu saja" ucapnya pasrah
"aku hanya bilang akan membantumu meningkatkan kekuatanmu bukannya meningkatkan kekuatanmu!!" ucap jamur itu
"jadi kau hanya tau caranya ya sudahlah urusan itu nanti saja sekarang cepat beritau aku apa fungsi tanda yang ada di tanganku" ucapnya pasrah
"sabarlah pertama-tama kau harus menemukan persik merah" ucap jamur itu
"persik? untuk apa?" ucapnya
"jangan banyak tanya cari saja!!" ucap jamur itu
Pangeran yandong pun pergi mencari persik merah sesuai dengan yang dikatakan jamur itu padahal persik merah itu tidak ada hubungannya dengan tanda yang ada ditangannya
"hei.. kita sudah berjalan jauh kenapa masih belum sampai juga" ucapnya kelelahan
"bersabarlah lurus saja terus nanti juga sampai" ucap jamur itu santai
"kau hanya tau menyuruh tidak kah kau liat aku berjalan kaki dan kau enak-enaknya terbang" ucapnya dingin
"hehe.. tenanglah aku akan membantumu" ucap jamur itu kemudian menyebarkan sebuah cahaya ke tubuh pangeran yandong dan perlahan pangeran yandong merasa sehat kembali
"wah... apa yang kau lakukan aku sudah tidak lelah lagi bahkan merasa lebih bertenaga dari sebelumnya" ucapnya senang
"aku hanya memberimu cahaya pemulih tenaga karena kasian padamu" ucap jamur itu
Mereka terus berjalan dan akhirnya tiba di suatu tempat dimana terdapat gua di depan mereka pangeran yandong tercengang melihat gua itu
"apa kau bercanda!! gua ini berada di sebelah barat dan kau mengajakku melewati utara dan kemudian berputar-putar untuk mengarah ke gua ini" teriaknya kesal
"yah sudahlah lagian kita sudah sampai lebih baik kamu simpan tenagamu untuk mengambil persik merah" ucap jamur itu
"apa susahnya tinggal diambil" ucapnya berjalan ke gua itu
.
.
.
.
.
.
chapter 15 selesai
Maaf ya leaders saya lama updatenya, saya akan usahain supaya saya bisa update lebih sering dan doain ya supaya saya bisa mendapatkan lebih banyak inspirasi jadi saya bisa mengembangkan cerita ini agar menjadi jauh lebih baik lagi dan menyenangkan untuk kalian baca. Sekali lagi makasih banyak untuk dukungan kalian para leaders ^_^