
Cerita ini adalah cerita original Fiksi belaka,jika ada kesamaan nama karakter atau tempat mungkin itu hanyalah kebetulan semata,mohon dukungan dan partisipasinya :).
______________________________________________
Seminggu sebelum turnamen dimulai...
Di kala cuaca yang cukup bagus,hari ini aku latihan fisik seperti biasa. Jogging di sekitaran perumahan terdekat.
"Wah...Kakegiri!!" teriak Suzune dari kejauhan.
Aku pun berlari santai mendekatinya.
"Kamu sedang apa Kakegiri?" tanya Suzune.
Aku pun menjelaskan tentang latihan fisik yang tergolong santai ini. Meskipun tidak cukup berat,namun jika di lakukan setiap hari maka akan terlihat perubahannya.
"Ohh...begitu ya," ujar Suzune.
"Dan kamu sedang ngapain Suzune?" tanya balik ku.
"Oh sama sepertimu Kakegiri,aku sedang melakukan latihan fisik..." jelasnya.
"Mau berlatih bersama-sama?" tawarku..
"Oke!!" sahutnya.
Kami berdua berlatih bersama-sama,saling tukar menukar porsi latihan fisik. Saling bertarung menunjukkan teknik bela diri kami tanpa menggunakan sihir sekali pun.
"Tendangan naga hitam!!" serangku.
Mata Suzune pun terkelabui akibat asap hitam pekat yang muncul secara bersamaan dengan tendanganku.
Namun,"Ap–," ujarku dengan sangat terkejut.
Tendangan naga hitamku di blok dengan satu tangannya saja. Aku merasa kagum dengan kekuatan daya tahan milik Suzune. Sejujurnya aku merasa iri,anak seumuranku bisa lebih hebat dariku sendiri.
"Hah!! protection!!"
"Hei Suzune!! Kamu curang!! Kan peraturannya dilarang untuk memakai sihir..." ujarku.
"Haha...maaf-maaf." sahut Suzune seraih menggaruk kepalanya.
"Tapi...kamu jangan lengah!!"
Tiba-tiba Suzune menyerang dengan sangat cepat.
"Pukulan Ular Cobra!!" serang Suzune.
Pukulan ular Cobra,tepat seperti namanya. ketika hendak memukul,posisi telapak tangan memoncong seperti bentuk ular pada umumnya. Dengan cepat,pukulan itu membuat sebagian tubuhku memar.
"Ah...Kakegiri!! Kamu tidak apa-apa!?" tanya Suzune.
"A-ah iya aku tidak apa-apa..." jawabku seraih berbaring dengan lantang.
"Maafkan aku,aku terlalu berlebihan untuk latihan fisik biasa ini." ucap Suzune dengan rasa menyesal.
"Tidak apa-apa Suzune,kamu memang kuat ya..." jawabku.
Mata ku tiba-tiba mengantuk,dan aku pun mulai tertidur.
"Aku ketiduran!!" ucapku seraih membuka mata lebar-lebar.
"Selamat Sore Kakegiri..." sapa Suzune.
Sontak aku terkejut dan langsung beranjak di pangkuan Suzune. Kepala kami terbentur cukup keras,mungkin bisa mengakibatkan ada tonjolan yang keluar.
"Maaf Suzune!! Kamu tidak apa-apa?" tanyaku.
"Iya,aku tidak apa-apa kok," jawabnya.
Hari sudah mulai sore,kami berdua memustuskan untuk pulang ke asrama masing-masing. Kami berpisah di perempatan jalan,karna arah menuju masing-masing asrama kami berbeda.
"Baiklah,sampai besok!!" Salamku.
"Sampai besok!!" jawab Suzune.
______________________________________
*SEJARAH MITOLOGI NAGA [JEPANG]
Naga Jepang ini memiliki 8 kepala dan 8 ekor. Bagi kalian yang suka lihat anime Naruto pasti pernah menyaksikan penggambaran naga ini. Namun dalam legendanya kekuatan yang dipunyai oleh Yamata no Orochi adalah memanggil ruh-ruh jahat dari dunia lain.
Kehadirannya adalah simbol dari kejahatan, iblis dan dunia bawah. Dalam 5 kali pertarungan dengan para dewa legenda lain, Yamata no Orochi hanya pernah sekali kalah dari Kyuubi*.
______________________________________
Aku berharap,kami berdua bisa bertarung di final nanti. Aku sangat menantikan itu.
Setelah aku membaca peraturan yang ada diturnamen itu,setiap petarung diperbolehkan memakai ilmu bela diri mana pun,namun setiap petarung hanya di perbolehkan memakai sihir tingkat pertama.
Jika ketahuan memakai sihir tingkat dua dan tiga,maka secara otomatis akan di diskualifikasi dari turnamen tersebut.
Turnamen ini bersistem satu kali tanding,jika salah satu dari dua petarung memenangkan pertandingan itu. Maka yang sudah kalah tidak bisa bertanding kembali.
Perserta yang ikut ajang dalam turnamen ini berjumlah dua puluh peserta dan hanya tiga besar yang akan melaju ke tahap nasional antar sekolah.
Sehari sebelum turnamen berlangsung dimulai...
Aku dan Suzune memutuskan untuk bertemu sebelum turnamen di taman sekolah,kebetulan suasana saat itu sedang sunyi dari anak-anak kelas lain.
"Suzu–,"
"Kakegi–,"
Secara sontak kami berdua memanggil satu sama lain secara bersamaan. Aku sangat malu,namun pada saat itu aku memberanikan diri untuk memberi pernyataan.
"Suzune...kamu harus menang yah..."
"Jika kamu kalah sebelum mencapai final,aku tidak akan menjadi temanmu lagi..." pintaku.
"Kamu juga Kakegiri!! Aku tidak mau menjadi temanmu lagi jika kamu kalah sebelum melawanku." ungkap Suzune.
Pada malam itu,Ketika aku ingin segera kembali ke asrama. Aku di cegat oleh orang yang memakai jubah hitam,wajahnya tidak kelihatan.
"Yo!! Pertarungan kita belum berakhir..."
Aku diserang oleh orang yang sama dengan kejadian waktu bersama Suzune.
"Apa mau mu!?" gertakku seraih bertanya.
"Simpel saja,aku hanya akan menghambatmu untuk ikut turnamen sekolah besok," jelasnya.
Ia mulai menyerangku tinjuan yang cukup membuatku terpental. Namun dengan cepat,ku memasang protection sihir tingkat pertama.
Adu baku hantam pun terjadi,aku harus mengalihkan perhatiannnya. Ketika itu aku langsung berlari untuk mengganti latar tempat yang pas untuk bertarung.
Di sebuah hutan yang sepi,jauh dari tempat para penduduk tinggal. Nah sekarang,aku lebih leluasan menggunakan kekuatanku.
Aku tidak mungkin kalah dengannya,aku sudah berlatih keras selama satu minggu ini.
"Tendangan Cakar Naga Hitam!!"
Tendangan cakar naga hitam,sebuah tendangan yang menggunakan tumit penggunannya. Lalu di arahkan tepat diatas kepala musuh. Ketika musuh hendak menangkap kaki yang menyerang.
Pada saat itulah sang cakar,atau lebih tepatnya kaki yang satunya menyerang dengan gerakan melingkar sesuai arah tumit diletakan.
Namun sayangnya,musuh terlalu kuat. Dia menggunakan sihir Ice Circle untuk menghambat pergerakan tendanganku ketika hendak menyerang.
Ice Circle,adalah sihir tingkat dua,ice Circle menggunakan element air sebagai unsur utama dalam menggunakan sihir es.
Air dipadatkan dengan suhu derajat terendah untuk menciptakan bongkahan es yang kuat.
Ice Circle berbentuk seperti bor yang ingin menggali tanah. Aku terkena cukup banyak luka pada kaki sebelehnya.
Aku terpaksa menggunakan Skill Unik ku untuk menghentikkan pergerakkan musuh lalu menyerangnya.
"Yuudokuna kokuen!!" rafalku mantra sihir berupa asap.
Dengan asap beracun yang berwarna hitam namun asap kali ini aku memberi tekanan yang sangat kuat,suara pun tidak akan terdengar ketika berteriak.
Setelah itu,aku menyerangnya dengn Skill Unik yang ku miliki. Berupa asap padat yang membentuk sebuah jarum yang sangat tipis.
Serangan itu membuat musuh terluka cukup parah,sebuah darah dimuntahkannya. Menurutku,dia adalah seorang murid disekah yang sama.
"Tapi siapa?" pikirku dalam hati.
"Dan sekarang!! Tiba saatnya untuk memulai turnamen sekolah Alkermist yang ke-9!! Ini akan menjadi turnamen yang mendebarkan. Dengan banyaknya para pendatang baru yang ikut ajang dalam kompitisi ini. Saksikan setelah pesan-pesan berikut!!" Suara Moderator turnamen.
Bersambung....
______________________________________
*Hallo!! ini adalah novel pertamaku,dengan judul high school fantasy. Aku harap bisa menghibur para pembaca sekalian!! mohon dukungannya!!
Nantikan update selanjutnya,dan jangan lupa klik tombol favoritnya agar tidak ketinggal update.
Byeee... :)