
Cerita ini adalah cerita original Fiksi belaka,jika ada kesamaan nama karakter atau tempat mungkin itu hanyalah kebetulan semata,mohon dukungan dan partisipasinya :).
______________________________________
Test Ujian Masuk
"Akhirnya,tiba juga saatku bertarung di arena pertempuran!!"
______________________________________
"Hiyaaa!!!" aku berlatih bertarung di perguruan.
Dashhh!!! Master menahan tendangan sabit itu dengan cepat.
"Lambat!! Gerakanmu sangat lambat!!"
"M-maaf master!!" seraih menundukkan kepala.
"Push up,50 kali!!" perintah master.
Dan pada akhirnya,aku selalu mendapat hukuman yang sama ketika sedang berlatih di perguruan. Hari demi hari,minggu demi minggu dan bulan demi bulan,aku terus berlatih agar kuat seperti master.
"Hayato," panggil master dari jarak lima meter.
Tapp!! Tapp!!
"Iya master,ada apa?" tanyaku bingung.
"Coba kau pasang kuda-kuda berdirimu." pinta master.
Lantas aku bingung dengan pernyataan master memintaku untuk memasang kuda-kuda berdiri. Namun,apa boleh buat,aku langsung memasang kuda-kudaku dengan posisi kaki kanan ku majukan sekitar tiga centimeter.
"Salah!! kuda-kudamu belum kuat sama sekali." beritahu master dengan melihat posisi kuda-kudaku.
Hebat sekali!! master memang hebat,dengan melihat posisi kuda-kudaku saja tanpa menyentuh dia tahu betul akan kekuatan yang dikeluarkan kaki yang memasangnya.
"Coba kau lemaskan terlebih dahulu." pinta master.
Aku pun langsung melemaskan kekuatan yang berada pada kedua tumpu kakiku. Otot-ototku mulai lemah dan mengikuti arahan yang diberikan oleh master.
Setelah selesai memberi arahan,"Coba kau serang aku," suruh master.
"Hiya..!!!"
Sett!!! Buukk!!!
"Wah,master langsung tak berdaya menerima seranganku,hebat!!!" seruku kegirangan.
"Tolong di ingat!! ilmu bela diri bertujuan untuk menolong orang yang sedang mengalami kesulitan!!" nasihatkan master kepadaku.
"Baik master!!" sahutku dengan tegas.
______________________________________
"Bersiap!! fight!!"
Aku tidak tahu lagi dengan keahlian lawanku kali ini,bisa jadi dia pengguna sihir dan bela diri. Tipe sihir apa yang dia miliki? apakah ada serangan mematikan yang ia tahan? aku sama sekali tidak tahu.
Sett!!! musuh langsung berlari menuju Hayato dengan kecepatan seperti kilat.
"Ap–"
Dashh!!! musuh melompat dan menyerang dengan tendangan menumbuk kearah tanah.
Dengan terkejutnya,aku langsung menyilangkan kedua tanganku untuk dijadikan sebuah perisai. Tak kusangka dia memakai sihir percepat untuk menyerang musuhnya,ditambah kekuatan tubuhnya pun tidak bisa diremehkan.
"Ah...,hampir saja." gumamku seraih menjauh dari lawan.
Dengan berlari seraih mengisi power,aku langsung memukul lawan dengan jurus belalang sembah yang ingin mencabik-cabik mangsanya.
Dashhh!! Dashh!! Dash!!
"Heal!!"
"Apa!! dia juga seorang pendeta!?" seruku dengan sangat terkejut.
Begitu cepat luka-luka di sekujur tubuhnya mulai menghilang begitu saja. Apakah ini yang disebut dengan jenius?
"Cakaran serigala!!"
Sarkkk!! Sarkk!!
Baju seragam yang ku kenakan pada saat itu telah sobek dengan disertai darah yang bercucuran disekitarnya.
Dug-Dug!! suara jantung berdegup
"Ah!! jangan sekarang!! aku tidak ingin mengeluarkannya..." gumamku dalam hati.
"Heh,lumayan juga kau." ucap lawanku dengan wajah yang meremehkan.
"Hehe,terima kasih atas pujiannya." sahutku.
Kami berdua langsung berlari dan saling adu pukulan,tak kusangka bisa sesenang ini ketika bertarung diarena pertandingan. Walapun hanya latih tanding untuk test ujian masuk.
"Tinju cina!!" teriakku.
Sett!! Sett!! Dashh!!
"Dengan ini akan berakhir!!"
"Hiya!!!"
Dashh!!
Dengan mengumpulkan kekuatan yang ada di kakiku,aku memutarnya dan langsung menyerang lawanku tepat dibagian bahunya.
"Uhuk-uhuk!!"
"Aku menyerah..."
"Pemenangnya,Kakegiri Hayato!!"
Aku menundukkan kepala seraih senyum kepada peserta lain. Suzune pun tersenyum melihatku menang dalam pertandingan tadi.
Tapp tapp!!
"Wah!! kau hebat Kakegiri!!" puji Suzune dengan senyumannya yang begitu manis.
"A-ahh hahaha,cuman kebetulan saja aku menang,"
"Jangan begitu,menang ya menang!!" beritahu Suzune dengan wajah cemberut.
"A-ah hehehe,iya deh." balasku.
Eh tunggu dulu sejak kapan aku akrab dengan Suzune? padahal kami baru saja berkenalan dan beberapa menit saja kami langsung akrab. Kekuatan kecantikannya itu meluluhkan semua masalah yang menghadang.
"Ehh,liat-liat,mereka seperti sepasang kekasih saja."
"Ahh!! bikin iri saja."
Mendengar perkataan seperti itu,aku langsung meninggalkan ruangan latih tanding menuju kantin sekolah untuk mencari sebotol minuman.
Tapp tapp!!
"Ehh!! mau kemana Kakegiri?" tanya Suzune.
"Ke kantin,aku ingin membeli minum." jawabku.
"Memangnya kau tau letak kantinnya dimana??" tanya lagi Suzune.
"A-ahh!! hahaha...mungkin aku tau," balasku dengan wajah tak bersalah.
"Kalau begitu,aku ingin ikut!!" ucap Suzune.
"B-baiklah,jika kau memaksa..." jawabku.
______________________________________
Dan ngomong-ngomong,jika seseorang ingin masuk ke daftar 10 petarung terkuat di sekolah ini. Mereka harus mengalahkan 1 dari 10 orang terkuat tersebut untuk menggantikan posisi mereka pada saat itu juga.
Cukup simpel kan? namun,aku belum tau 9 orang lagi dari 10 orang terkuat disekolah ini. Baiklah,seperti apakah kekuatan mereka jika bertarung.
Setiap akhir tahun,sekolah akan mengadakan turnamen bela diri dan sihir untuk melihat potensi pada murid dan akan dijadikan anggota militer ketika mereka lulus. Semoga saja aku tidak termasuk hehe,soalnya aku tidak suka hal yang merepotkan seperti itu.
Karna tujuanku bersekolah di sini adalah memperkuat kekuatanku dalam ilmu bela diri dan sihir. Untuk membalaskan dendamku kepada penjahat yang telah membunuh ibuku pada saat aku masih kecil.
"Ngomong-ngomong Suzune...,kenapa kau pindah ke sini?" tanyaku.
Suzune menengok dan menjawab,"Untuk memenangkan turnamen nanti,aku ingi menjadi kuat!!"
"Heee...begitukah..." jawabku.
"Dan semisalkan kau dipilih menjadi anggota militer,apakah kau bersedia?" tanyaku lagi.
"Bersedia!!" balas Suzune dengan tanggap,dan terlihat matanya berbintang-bintang.
Yah begitulah,padahal beberapa saat yang lalu,aku tak ingin berteman dengan Suzune. Tetapi,mungkin lebih baik jika aku berteman supaya tidak terasingkan selama bersekolah di sini.
Dan ngomong-ngomong,di sekolah ini semuanya akan di tanggung oleh pemerintah demi membina murid-murid yang ingin masuk ke dalam deretan militer. Cukup adil,karna semuanya ditanggung oleh pemerintah atau gratis.
Mulai dari makan gratis di kantin,bayar sekolah dan sebagainya yang menyangkut dengan pendidikan. Sungguh sekolah yang di impikan banyak orang...,ettss jangan besar kepala dulu,karna neraka sebenarnya akan menungguku besok.
Tingg!! Nongg!!
"Akhirnya pulang...!!" sorakku dengan sangat lega.
Untung saja aku diterima di sekolah ini. Namun,aku merasa kasihan kepada mereka yang kalah di pertandingan tadi,mereka tidak diterima karna gagal melakukan test ujian masuk.
"Setelah pulang nanti,enaknya makan apa yah..." pikirku seraih berjalan keluar dari gerbang sekolah.
Seett!!
"Yo!! murid baru!!
Bersambung
______________________________________
*Hallo!! ini adalah novel pertamaku,dengan judul high school fantasy. Aku harap bisa menghibur para pembaca sekalian!! mohon dukungannya!! :)
Nantikan update selanjutnya,dan jangan lupa klik tombol favoritnya agar tidak ketinggal update.
Byeee... :)