High School Fantasy

High School Fantasy
Bab 1.03 (Jimonji)



Cerita ini adalah cerita original Fiksi belaka,jika ada kesamaan nama karakter atau tempat mungkin itu hanyalah kebetulan semata,mohon dukungan dan partisipasinya :).


______________________________________________


Bab Sebelumnya...


"Permisi!!" ujarku mengetuk pintu.


"Silahkan masuk," jawab Ketua OSIS dari dalam ruangannya.


"Ada apa Ketua OSIS? Kenapa memanggilku secara tiba-tiba?" tanya ku kepada Ketua OSIS.


"Aku memanggilmu ke sini karna ingin menawarkanmu untuk masuk ke dalam 10 Orang Terkuat dalam posisi ke-10 menggantikkan Byukazu." jelaskan Ketua OSIS.


______________________________________________


Bab 1.03


"Jadi,ada hal lain yang Ketua OSIS sampaikan?" tanyaku.


"Tidak ada,cuma itu saja." balas Ketua OSIS.


"Kalo begitu,aku harus kembali ke arena. Karna aku akan bertanding setelah ini." jelaskan ku.


"Baiklah silahkan,semangat ya Kakegiri!!" beri semangat Ketua OSIS kepada ku.


Aku kembali menuju ke arena untuk melihat pertandingan yang tak sempat ku tonton. Namun ternyata pertandingan antara Satou dan Watamura sudah berakhir dengan kemenangan di tangan Watamura.


Suzune menjelaskan bahwa Satou kewalahan dengan teknik tak beraturan dari Watamura. Satou selalu terpojokkan ketika menghadapi serangan Watamura. Banyak luka sayatan dibagian tubuh Satou,membuatnya kehilangan banyak darah.


Api membara Satou tidak cukup menembus Jirah Angin milik Watamura. Dan Watamura pun mengakhirinya dengan serangan terakhir dengan teknik tebasan tak beraturan tersebut.


Para wasit mengistirahatkan turnamen selama 15 menit. Para peserta mempersiapakan mental dan strategi untuk pertandingan. Ya,sehabis ini aku yang akan bertanding di atas arena seperti kata ku tadi.


Aku berjalan menuju ruang tunggu para petarung. Sebelum itu,Suzune memanggilku.


"Apa kamu sudah persiapkan mental dan strategimu Kakegiri?" tanya Suzune.


"Untuk mental,mungkin aku diriku sudah merasa siap. Namun untuk Strategi aku hanya merencanakannya di atas arena nanti. Karna aku sudah bilang sebelumnya,aku akan memenangkan semua pertandingan ini dengan bertarung secara bersih." jelaskan ku panjang lebar.


"Baiklah Kakegiri,berjuanglah dan semangat!!" ujar Suzune.


"Oke,terima kasih Suzune. Kamu memang teman baik ku!!" balasku dengan senyuman.


Wajah Suzune terlihat memerah ketika aku berucap seperti itu.


"Ada apa Suzune? Apa kamu terkena demam?" tanya ku.


"A-ah...tidak apa-apa. Aku baik-baik saja. " jawab Suzune.


"Kalau begitu,aku harus bersiap-siap dulu ya." ujar ku.


"Iya Kakegiri,semangat!!" balas Suzune.


Aku pun masuk ke dalam ruang tunggu para petarung. Aku memikirkan lagi tawaran dari Ketua OSIS tentang jabatan 10 Orang Terkuat. Memang ada keuntungan jika menerima jabatan tersebut. Karna bisa melihat dan belajar langsung dari para senior-senior terdahulu. Namun sisi negatifnya,banyak orang jahat yang akan menyerangku. Contohnya saja dengan sifat iri para murid yang ada disekolah.


Aku sangat bingung dengan tawaran tersebut. Tiba-tiba microphone dari moderator pertandingan terdengar.


Aku segera menuju ke dalam arena. Seperti biasa,sebelum pertandingan. Para peserta akan diperiksa kondisi tubuh dan baju sekiranya ada barang-barang yang tidak diperbolehkan ada. Setelah itu aku langsung mengatur posisi kuda-kuda.


Lawan yang terlihat di depan ku sudah terlihat dan betapa terkejutnya. Lawan yang akan bertarung melawan ku itu sudah memakai Jirah pelindung yang terlihat sangat tebal dimata ku.


"Pertandingan selanjutnnya,Kakegiri Hayato sang murid pindahan,aliran Bela diri Naga Hitam melawan Takeda Jimonji dari clan Jimonji kelas-3 Induk bela diri Tapak Gorilla." ujar moderator pertandingan.


"Pertandingan dimulai!!" ujar wasit pertandingan.


Aku menyerang dengan jarum hitam sebagai pembukaan. Ya benar saja,serangan itu tidak berarti apa-apa terhadap baju Jirahnya yang sangat tebal itu. Tiba-tiba,Jimonji berlari dengan sangat cepat dan menyerangku dengan mendorongku dengan telapak tangannya.


Protection pun ku pakai untuk berlindung. Namun siapa sangka,aku terdorong beberapa langkah akibat serangan biasa tersebut. Sungguh lawan yang sangat kuat. Aku pun menyerang balik dengan Jarum hitam dengan tujuan di satu titik yaitu dibagian dada Jimonji.


Banyak serangan yang telah ku lemparkan kepadanya namun semua itu terasa sangat sia-sia. Aku kewalahan dengan baju Jirahnya yang sangat kuat itu. Ditambah,Jimonji menyerangku dengan sangat kuat. Padahal itu hanya serangan biasa yang ia lancarkan kepada ku.


Aku memberanikan diri untuk menghampirinya dengan tendangan Naga Hitam Tiga Putaran. Teknik itu sama seperti Tendangan Naga Hitam yang biasa namun dalam putara ketiga,aku memusatkan dibagian tumit untuk menyerang.


Ternyata itu membuat seorang Jimonji kehilangan keseimbangan. Namun tangan kanan Jimonji sudah siap untuk menyerang balik. Aku yang melihat akan hal itu langsung melompat mundur untuk menghindar. Jimonji pun tidak jadi menyerangku dan lebih memilih untuk memperbaiki sikap kuda-kudanya.


Karna jika Jimonji menyerangku dalam keadaan tidak seimbang maka dia akan terjatuh ketika menyerangku dan itu bisa menbuatku untuk menyerangnya lebih lanjut. Namun pemikiran Jimonji tidak bisa diremehkan.


______________________________________________


Sedikit Sejarah Clan Jimonji


Jimonji dulunya adalah sebuah benteng pertahanan dari perang dunia ke-3 pada tahun 2300 Masehi. Jimonji turut ikut serta dalam perang besar tersebut. Banyak orang-orang dari Clan Jimonji yang gugur dalam perang besar tersebut. Akibatnya hanya sedikit keturunan asli dari Clan Jimonji ini.


Clan Jimonji juga dikenal dengan sebutan Raja Pertahanan Elite. Karna Jirah-Jirah tebal yang dipakai para prajurit Clan Jimonji.


______________________________________________


Aku bingung untuk menyingkirkan Baju Jirah yang sangat tebal itu. Namun sesekali aku melihat Jimonji kehilangan keseimbangannya ketika hendak menyerang.


"Apakah itu efek balik dari pemakaian Jirah tebal itu?" pikirku dalam hati.


Jika itu benar maka aku akan sedikit memperlambat berjalannya dengan Skill Unik ku yaitu,Asap Hitam. Aku pun mengeluarkan Skill Unik ku untuk mengulur waktu pakai Jirah tebal tersebut. Aku menyerang dari kumpulan asap-asap tebalku. Menyelinap dan mengeluarkan tendangan Naga Hitam Tiga Putaran.


Terdengar sebuah sorakan para penonton kebingungan untuk melihat jalannya pertandingan karna asap tebal yang ku lancarkan. Tiba-tiba terdapat cahay putih diarah Jimonji berada. Ketika aku menghampirinya. Tiba-tiba Jirah Jimonji hilang dari tubuhnya.


Berarti benar saja tebakkan ku. Jirah itu menyerap mana secara berkelanjutan. Apabila mana seorang pemakai tidak mencukupi maka Jirah tersebut akan menghilang dari pemakainya. Dengan pemikiran Jimonji yang sangat bagus,dia melepaskan Jirah itu sebelum terkena Over Limit.


Jadi pantas saja Jimonji hanya mengeluarkan serangan biasa karna ingin menghemat mananya hingga akhir pertandingan. Namun,untung saja aku menyadarinya lebih awal. Aku pun menyerang Jimonji dengan Cakar Naga Hitam. Serangan itu menbuat Jimonji mengalami cukup banyak luka dibagian tubuhnya.


Tidak menunggu lama,Jimonji menyerang balik dengan Tinjuan Gorilla yang amat sangat kuat. Tinjuan Gorilla itu membuatku terlempar jauh ke ujung arena pertandingan.


"Berjuanglah Kakegeri..." ujar Suzune diatas arena ketika melihatku terlempar cukup jauh.


Bersambung...


______________________________________


*Hallo!! ini adalah novel pertamaku,dengan judul high school fantasy. Aku harap bisa menghibur para pembaca sekalian!! mohon dukungannya!!


Nantikan update selanjutnya,dan jangan lupa klik tombol favoritnya agar tidak ketinggal update.