High School Fantasy

High School Fantasy
Bab 1.01 (Teknik yang mengagumkan)



Cerita ini adalah cerita original Fiksi belaka,jika ada kesamaan nama karakter atau tempat mungkin itu hanyalah kebetulan semata,mohon dukungan dan partisipasinya :).


______________________________________________


Bab Sebelumnya...


Aku pun lalu menjelaskan sama seperti ketika ditanya oleh Ketua OSIS. Tubuh Suzune pun merespon ketakutan. Seluruh tubuhnya gemetar untuk sesaat.


"Ada apa Suzune?" tanya ku.


"Kakegiri,bisa ikut aku sebentar?" ujar Suzune seraih menggenggam tanganku.


Suzune membawaku ke sebuah asramanya.


______________________________________________


Bab 1.01


"Baiklah para pemirsa!! Sudah 5 hari sejak serangan *******. Hari ini,kita akan melanjutkan turnamen bela diri untuk memperebutkan kandidat dan bibit-bibit muda generasi sekarang."


"Sudah 10 orang sudah tereliminasi,dan 10 orang yang tersisa akan merebutkan 3 posis untuk lanjut ditahap nasional antar sekolah!!" seru Moderator pertandingan.


Pertandingan hari ini akan dilanjutkan dengan Silvia Hon de Xabies,kelas-2 C aliran Knight melawan Sakura Megumi,kelas-2 B aliran pedang Harimau putih.


Kedua peserta memasuki arena pertandingan. Silvia Hon de Xabies dengan senjatanya menghadap Sakura Megumi berserta pedang Harimau putihnya.


Sebelum dimulai pertandingannya. Seperti biasa,para wasit akan memeriksa semua atribut dan kecacatan tubuh jikalau ada yang bertanding dalam keadaan sakit.


Mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki wasit memeriksa. Setelah diperiksa,kedua perserta dipersilahkan mengambil posisi kuda-kuda.


"Pertandingan dimulai!!" ujar wasit.


Silvia menyerang dengan kecepatan angin. Serangannya berbentuk Silang seperti huruf "X". Namun serangan itu tidak berarti apa-apa bagi Sakura Megumi.


Sakura Megumi menghindari dengan sangat lihainya. Gerakan menghindarnya seperti Harimau yang ingin kabur dari sang pemburu,sangat Gesit!!


"Hebat sekali..." gumamku.


Sakura Megumi seperti sudah hafal serangan dari Silvia. Sakura Megumi mencoba menyerang balik dari setiap celah serangan Silvia.


Silvia mengalami luka gores dibagian pipinya. Seketika,Silvia mundur dari jangkauan Sakura Megumi. Perlahan-lahan keduanya mengatur kembali posisi kuda-kuda untuk mengatur ulang strategi. Para penonton dibuat kagum akan hal itu. Mereka menantikan adanya adu teknik yang memukau mata.


Namun ada juga penonton yang penasaran dengan skill unik dan sihir asli para petarung. Perlahan-lahan,Silvia mulai mendekati Sakura Megumi. Mata Silvia tertuju pada titik kaki dan bagian samping tubuh Sakura Megumi.


Tatapan Sakura Megumi fokus terhadap serangan cepat dari Silvia. Namun siapa sangka,Sakura Megumi yang menyerang Silvia terlebih dahulu.


Sakura Megumi menyerang dengan Silvia dengan pedang jurus cakar harimau. Jurus ini mengeluarkan 3 serangan sekaligus. Namun,pada dasarnya yang 2 dari serangan tersebut hanyalah sebuah ilusi yang di buat Sakura Megumi.


"A-apa ini!?" ujar Silvia kebingungan.


Silvia menghindari dengan sekuat tenaganya. Sulit memprediksi yang mana serangan yang asli.


EXCALIBUR!!


Serangan itu mengakibatkan seluruh arena retak tak beraturan. Para penonton dibuat terkejut serta panik sesaat. Sakura Megumi melompat mundur dari serangan itu. Dengan kencang,Silvia melompat ke arah Sakura Megumi dengan dibekali serangan pedang Excaliburnya.


Seluruh arena ditutupi debu asap akibat serangan Silvia. Namun dibalik kabut asap itu,Sakura Megumi berdiri membelakangi Silvia,begitu pula dengan Silvia. Tiba-tiba,Silvia ambruk seketika. Penonton dibuat penasaran kenapa Silvia yang menyerang Sakura Megumi bisa ambruk.


"Pemenangnya adalah Sakura Megumi!!" Sebut wasit dengan sangat bersemangat.


Aku pun juga penasaran apa yang terjadi ketika mereka berdua ditutupi asap tebal tersebut. Namun yang pasti,lawan ku sama setaranya dengan senior Byukazu.


Pertandingan Selanjutnya!! Gyiu van Vordlienm kelas-3 B,aliran Assassin melawan Kobayashi Urune kelas-3 Induk,Aliran Tarung Jalanan.


Kobayashi terkenal dengan kekuatan tubunya yang sangat alot,dan juga Gyiu dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi terhadap musuh,aku semakin penasaran dengan pertandingan ini.


"Pertandingan...dimulai!!" ujar Wasit.


Seperti pertandingan sebelumnya,Gyiu tidak menyerang duluan untuk membaca serangan musuh terlebih dahulu. Sedangkan Kobayashi Urune dengan bebasnya mengatur timing untuk menyerang musuh.


Kobayashi Urune mencoba untuk menyerang Gyiu dengan tendangan sabit atas dan sabit bawah. Gyiu melihat serangan itu langsung melompat serta menundukkan kepalnya untuk menghindari serangan sabit atasnya.


Gyiu lalu menyerang balik ketika diposisi melayang tersebut dengan mengeluarkan pedang yang cukup pendeknya ke arah leher Kobayashi. Namun sayangnya Kobayashi sadar akan hal itu dan langsung menundukkan kepalanya dengan sangat cepat.


Sungguh pertandingan yang sangat sengit diantara keduanya. Mereka berdua seakan tahu mengenai serangan balik dari pihak lawan. Mereka sama saja seperti Pembuat Game yang tahu cara mengalahkan musuh dan menyerang balik dengan sangat mudah.


Di sisi lain,Senior Byukazu masih diintrogasi disel bawah tanah sekolah. Dia ditanya apa tujuan dan maksud dari perbuatannya. Senior Byukazu hanya diam. Cara keras pun keluar,Ketua OSIS memukul Byukazu menggunakan teknik bela diri senior Byukazu dengan rencana untuk membuatnya merasa terprovokasi.


Tetapi,mulut senior Byukazu tergolong rapat untuk dibuka. Tidak ada pilihan lagi selain membuka jalan pikiran yang ada diotak Byukazu dengan Sihir. Sihir tersebut bernama Instinc Frame,dengan memasuki sinyal dari luar ke dalam pikiran seseorang guna untuk mencari informasi berharga.


Sihir ini tergolong cukup rumit. Pasalnya untuk melakukan sihir ini,setidaknya 3-5 orang yang harus ikut serta dalam memberikannya mana secara berkelanjutan supaya sinyal dari luar tidak putus secara tiba-tiba.


Efek samping dari Sihir Instinc Frame ini bisa menimbulkan sakit kepala yang amat perih. Dan yang lebih parahnya lagi,jika mananya mulai kering terhisap oleh sihir tersebut,maka kemungkinan besar kepala si pengguna sihir ini bisa meledak. Namun dikarnakan sekarang ada mana buatan yang bernama Engine jadi tidak akan ada lagi kejadian mengerikan seperti itu.


Kembali ke arena pertandingan,Gyiu dan Kobayashi saling beradu teknik dan kekuatan yang sangat lincah. Sejauh ini hanya luka goresan kecil yang terlihat dari tubuh kedua belah pihak. Gyiu tidak sembarangan serang,dia terus menghafal setiap serangan,Kobayashi pun begitu. Jadi tak heran,kedua petarung ini menunggu saat-saat yang tepat untuk menjatuhkan lawan dalam serangan utama.


"Tunggu,apa yang terjadi!?"


"Kenapa mereka berdua berhenti mengeluarkan serangan?"


Desas desus para penonton kebingungan dengan alur pertandingan ini. Gyiu dan Kobayashi sudah kehabisan teknik untuk menyerang. Jika ada yang menyerang duluan maka tertebaklah serangan tersebut dengan mudah dan langsung diserang balik oleh pihak lawan.


Setitik keringan keluar dari wajah kedua belah pihak. Namun,mata mereka masih fokus kepada satu titik. Para penonton dibuat berdiri penasaran dengan kelanjutan pertandingan ini. Aku pun juga dibuat penasaran seakan tubuhku ingin ikut dalam pertarungan tersebut.


Bersambung...


______________________________________


*Hallo!! ini adalah novel pertamaku,dengan judul high school fantasy. Aku harap bisa menghibur para pembaca sekalian!! mohon dukungannya!!


Nantikan update selanjutnya,dan jangan lupa klik tombol favoritnya agar tidak ketinggal update.