
Hujan sedang turun sederas-derasnya. Aku tersesat. Tiba-tiba,aku melihat seekor kupu-kupu. Kupu-kupu itu indah sekali. Tidak seperti kupu-kupu pada umumnya. Tubuh dan sayapnya memancarkan cahaya yang menghiasi gelap malam. Saat bergerak binatang itu meninggalkan suatu jejak cahaya dibelakangnya. Kupu-kupu itu seperti membawa harapan ditengah keputusasaanku.
Karena merasa terkesan,aku mengikutinya. Toh aku memang sudah tersesat. Apa lagi yang perlu ditakutkan.
Kupu-kupu itu menuntunku ke sebuah ladang bunga. Bunga-bunga disitu,entah mengapa,terlihat sangat tidak asing bagiku. Dengan cepat aku menghapus pikiran itu dari kepalaku. Bagaimana mungkin aku pernah melihat bunga-bunga yang semenawan ini.
Seekor kupu-kupu yang sama persis seperti yang tadi muncul. Mereka terbang kesana kemari berkas berkas cahaya yang dibelakang mereka membuat pemandangan semakin mengagumkan.
Mataku tidak berkedip satu kalipun saat melihat apa yang disekelilingku. Walaupun tersesat,hatiku merasa sangat damai karena pemandangan ini.
Tiba-tiba,ladang bunga itu menghilang dan aku melihat.....seorang wanita anggun didepanku. Ia mengunakan gaun warna putih dan angin yang meniup rambut hitamnya membuatnya terlihat seperti peri. Entah mengapa,aku tidak bisa melihat wajahnya dengan benar. Wanita itu sedang mengendong bayi didalam dekapannya.
Wanita dan bayi itu sepertinya tidak menyadari kehadiranku. Aku mendekat kepada mereka dan melihat kalung yang sama persis dengan kalung yang kupakai sekarang melingkar di lehernya...tunggu-tunggu....APA?!!! Itu adalah mamaku!! Aku ingat sekarang. Saat kecil aku pernah secara tidak sengaja menemukan sebuah ruangan rahasia. Didalamnya ada gaun itu dan kalung yang sedang kupakai sekarang. Kalung itu diberikan saat aku berumur 10 tahun dan tidak pernah kulepas sampai sekarang. Berarti anak yang sedang ia peluk....adalah aku? Tapi bagaimana bisa?!
Mendadak kepalaku menjadi pusing lagi. Aku menutup mataku untuk mencoba meringankan pusingnya. Saat kubuka mataku lagi,aku kembali berada di ladang bunga. Wanita yang seperti mamaku dan bayinya lenyap dari pandanganku.
Sungguh mengherankan. Selama hidupku tidak pernah terjadi satupun hal aneh yang seperti ini. Mengapa saat di hutan ini berbagai hal terjadi. Belum lagi sekarang aku tahu kalau kedua orang tuaku memiliki sebuah rahasia yang besar
Wanita itu...apakah ia bukan mamaku tapi sebenarnya orang lain? Tapi kalau begitu mengapa wajahnya sama dan ia juga memiliki gaun seperti mamaku dan kalungku. Apakah mama mempunyai saudara kembar? Sepertinya itu tidak mungkin. Ia setahuku hanya memiliki 1 adik laki-laki. Walaupun sekarang kemungkinan itu sangat besar mengingat ia juga menyimpan rahasia lain.
Lalu,belum lagi kejadian saat kepalaku pusing dan aku melihat...ugh membuatku ingin muntah saat memikirkannya. Disitu aku melihat seorang wanita dan seorang pria. Wanita itu juga mengendong seorang bayi. Tunggu! Kalau diingat-ingat....wanita itu juga memakai gaun putih! Walaupun tidak melihat dengan jelas,tapi mukanya memang terlihat sedikit mirip dengan mamaku! Apakah mama dulu pernah berada ditengah perperangan? Tapi itu sangatlah aneh.....
Heyyy
How are you guys doing??
Untuk yang suka dengan chaptetnya tolong bantu di like and share yah
Untuk yang tidak suka bisa berikan kritik dan saran dibawah and im sorry karena sudah mengecewakan kalian buat yang tidak suka.
Oh ya,kalau mau promo novel silahkan. Yuriko tulis dibawah chapter
Untuk hari ini,kalian juga bisa mampir ke novel
Wrong Content : TyTinii
Putri untuk putra : meyla y.z/ Sun yeong
silahkan mampir ke cerita mereka yah.
Anywayss i hope that you like the story😊😊
Stay Safe
Stay Healthy
Stay Happyy
Have a greattt dayyy🤗🤗🤗