Demon's Bride

Demon's Bride
Chapter 13



*Jam 5 sore*


*Tok tok tok*


"Tunggu sebentar!" Teriakku


Setelah aku turun dari tempat tidur,kubuka pintunya. Didepan ada Noah yang sedang menunggu ku.


"Aku sudah selesai. Ayo kita pergi." Kataku.


Saat kita hendak pergi,seorang pelayan datang dan berkata, "Tuan,nona muda sudah kembali."


"Adikku sudah kembali? Apa kau yakin?" Tanyanya


"Ya tuan,nona sedang menunggu Anda didepan gerbang. Katanya dia tidak ingin masuk kalau anda tidak kesana." Jawab pelayan itu


"Haish....Violet,sepertinya harus ditunda dulu,tidak apa-apa kan?" Ucap Noah


"Nggak apa-apa kok. Btw, kamu punya adik?"


"Ya,dia baru kembali dari perjalanannya."


Kita menuju kedepan pintu gerbang. Disana,ada seorang gadis kecil cantik yang menunggu. Ia menyilangkan kedua tangannya dan sepertinya ia sedang berdebat dengan seorang pelayan.


"Aku belum bertemu dengannya selama hampir 3 bulan dan dia tidak ingin kesini?!"


"Nona,tuan sedang sibuk." Terlihat raut wajah pelayan itu kesulitan.


"Hey jangan menyusahkannya lagi,kokomu ada disini."


"Kokoooooooooo-" Ia berhenti. "Siapa perempuan disebelahmu.....?" Ia menatapku dengan curiga.


"Ah,Leah ini Violet. Violet ini adikku,Leah."


"Hai Leah." Sapaku


"Ayo kita ke ruang makan dulu. Koko akan menceritakan apa yang terjadi." Kata Noah


Kita bertiga pergi ke ruang makan dan duduk di kursi masing-masing. Noah menyuruh koki untuk memasakkan makanan untukku dan 2 gelas darah untuknya dan adiknya. Mendengar itu dahiku mengernyit,aku masih belum terlalu biasa dengan fakta bahwa aku sedang tinggal ditengah vampir-vampir peminum darah.


"Darahnya....."


"Ya,darahnya adalah darah lotus hitam...."


Aku hanya diam saja mendengar mereka. Bingung mau bilang apa. Noah lalu menjelaskan kejadian-kejadian yang terjadi kepada Leah. Mulai dari awal sampai sekarang.


"Ohhh berarti dia sekarang wakil ketua Klan kita?"


"Ya,baru saja kuumumkan hari ini. Dan juga,besok akan ada perayaan untukmu Violet. Untuk merayakan terpilihnya wakil ketua Klan. Ini adalah tradisi kamu tidak boleh menolak" Kata Noah.


Perayaan? Sungguh merepotkan! Disana pasti ada para wanita-wanita itu. Tidak mungkin mereka tidak akan mencari gara-gara denganku. Tapi mau bagaimana lagi,itu adalah tradisi.


"Baiklah" Jawabku dengan nada malas


"Ce Violet,aku ingin berbicara denganmu".


"Leah...jangan-"


Akhirnya Noah pun membiarkan adiknya mengikutiku ke kamarku. Saat kita berdua masuk,Leah langsung menutup pintu dan melihatku dengan serius.


"Aku menyukaimu." Ucapnya tiba-tiba


Eh- menyukai? Apa dia seorang...penyuka sesama jenis?


"Hey aku bukan penyuka sesama jenis!"


Sepertinya dia menyadari kalau aku memandanginya dengan aneh. Tapi syukurlah kalau begitu. Akan sangat canggung jika dia memang menyukaiku.


"Maksudku dengan 'menyukai'mu adalah aku menyukai sifatmu. Bisa dilihat kalau kamu beda dari para perempuan-perempuan menjijikan itu."


Tawaku meledak mendengar itu. Sepertinya aku dan Leah akan menjadi teman yang sangat-sangat baik.....


*Pagi hari*


Aku bangun setelah mendengar suara ketokan di pintu. Disebelahku,Leah sedang tertidur pulas. Walaupun umur kita beda lumayan jauh,tapi kita berdua dengan cepat menjadi akrab. Kemarin kita berbincang tentang berbagai macam hal sampai larut malam.


Kubuka pintunya dan seorang pelayan yang sudah tua berdiri didepan. Aku melihatnya dimana-mana. Umurnya sudah tua tapi sepertinya ia seorang kepala pelayan jika dilihat dari bagaimana ia yang mengatur semuanya disini.


"Selamat pagi nona,tuan berkata kalau sarapan akan dimulai 1 jam lagi." Katanya dengan senyum manis.


"Baiklah,terima kasih. Dan pagi juga." Kataku sambil membalas ucapannya.


Setelah itu dia pergi dan aku bergegas membangunkan Leah lalu mandi dan merapikan ranjang.


**********


"Tuan,nona itu sangat sopan. Dia bahkan membalas sapaanku.Tidak seperti perempuan lainnya."


"Siapa nona itu nenek fa?"


"Nona Violet. Dia telah diberi jabatan tinggi olehmu tetapi tetap bersikap rendah hati. Bahkan dengan pelayan-pelayan." Pujinya


Siapa yang sedang berbicara? Itu adalah Noah dan nenek fa. Nenek fa adalah vampir yang tadi menyampaikan pesan Noah kepada Violet. Sebenarnya Noah ingin melakukannya sendiri tapi nenek fa bersikeras melakukannya karena ingin mengetahui sifat asli Violet dan ia sangat puas. Dia telah melakukan ini berberapa kali dan hasilnya selalu sama. Mereka memandang rendah dirinya. Tetapi nanti saat mereka melihat Noah yang memperlakukannya dengan baik,perlakuan mereka terhadap nenek fa berubah total.


Noah juga sangat senang karena nenek fa menyukai Violet. Sebelumnya,wanita itu tidak pernah menyukai wanita-wanita bangsawan kecuali adiknya sendiri. Ia sangat menyayangi nenek fa dan menganggapnya sebagai neneknya sendiri. Hal ini tidak aneh sebab nenek fa telah merawat dirinya sejak kecil.


Hai,chapter ini sudah selesai.👋👋


Semoga kalian menyukainya. Tolong like,vote,share and comment ya.


Kalau kalian ingin menyampaikan feedback silahkan. Itu akan bermanfaat buat author.🙏


Anyways,jangan lupa pakai masker, cuci tangan,dan jangan pergi-pergi dulu.👌


Stay safe


Stay healthy


Stay happy


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️😙😝