Demon's Bride

Demon's Bride
Chapter 3



Selama kami makan,Count Paris tidak pernah berhenti bicara tentang dirinya.


"Oh ya,aku juga telah membeli sebuah kapal pesiar mewah! Harganya sangat-sangat mahal.Tapi untukku,uang sebegitu hanyalah masalah kecil."Dia berkata


"Wow,Count Paris kau sangat pintar-"Belum selesai aku bicara ia langsung menyela.


"Ah,nona Violet.Kamu tidak perlu menyanjungku! Tapi....tidak apa-apa silahkan lanjutkan. Aku bisa mengerti.... memang pria sepertiku ini hanya ada satu di dunia."


Hmph,betapa sombongnya dia!


"Ah...Count Paris."


Aku berhenti sejenak untuk mengamati wajahnya. Dia sedang senyum-senyum. Sangat jelas kalau dia merasa bangga akan dirinya sendiri.


"Anda sangat pintar dalam menyombongkan diri. Mungkin suatu hari bisa mengajariku." Kataku dengan nada memuji.


"Hahaha. Aku memang pintar dalam menyo-."


Dia menyadari kalau aku sebenarnya tidak sedand memuji. Mukanya memerah seperti tomat. Untung ini bukan komik,kalau tidak asap pasti sudah keluar dari telingganya.


Para pelayan bahkan tidak berusaha menahan tawa mereka.


"Hahahahaha,n-nona- hahaha. Mukanya benar-benar merah hahaha"


Saat itu pintu sedang dalam keadaan terbuka karena seorang pelayan tidak sengaja menyengol pegangan pintu. Karena itu,tawa kita terdengar sampai keluar ruangan. Para tamu dan pelayan yang mendengar keributan langsung bergegas kemari.


"Ya ampun! Apa yang sedang terjadi disini?"


"Nona Violet,mengapa muka Count Paris sangat merah?!"


"Kalian adalah pelayan terbaik di seluruh asia. Apakah kalian diajarkan untuk berguling-guling di lantai?!" Ketua pelayan berteriak.


"Tenanglah,jangan hukum mereka. Ini juga salahku." Kataku kepada kepala pelayan


"Nona Violet,sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya ketua ppelayan.


"K-kau! Berani-beraninya mempermalukanku. Aku tidak akan melepaskanmu!"


"Count Paris,jika anda ingin membalas dendam silahkan saja. Tapi sebelum itu tolong bayar biaya makannya dahulu." Kataku


"Pelayan! Bawakan aku tagihan makanannya."


Seorang pelayan bergegas memberikan tagihan makan kepada Count Paris.


"A-apa! Mengapa sangat mahal?!"


"Tuan Paris,semua makanan yang anda pesan dibuat dengan bahan paling berkualitas dan langka. Juga,wine dan kalung yang anda beli untuk nona Violet masing-masing berharga 3.5 miliyar dan 7.4 miliyar. Tapi seharusnya ini bukanlah apa-apa bagi seorang Count Paris,kan?


Pintar sekali pelayan yang satu ini. Disatu sisi menjelaskan kalau bahan bahan dari makanan yang dia makan itu sangat jarang ditemukan. Tapi disisi lain berkata bahwa walaupun harganya segitu tapi pasti masalah kecil baginya.


Count Paris merasa sangat terpojok. Mau ditaruh dimana mukanya jika dia berkata makanan ini terlalu mahal. Dengan terpaksa ia menelpon salah satu anak buahnya untuk mengambil uang karena uang yang ia bawa sekarang bahkan untuk membayar setengahnya pun tidak cukup.


Sungguh sialnya aku hari ini,dipermalukan oleh seorang gadis. Pikir Count Paris.


Setelah Count Paris keluar dari restoran itu,orang-orang langsung menyelamati Violet. Pelayan yang digoda oleh Count Paris juga langsung berterima kasih kepadanya.


"Nona Violet!" Semburnya."Terima kasih telah membantuku balas dendam!" Ucapnya dengan mata berbinar


"Balas dendam? Apa maksudmu?" Tanya manajer restoranku


"Count Paris mengoda dan mencoba melakukan hal yang tidal senonoh kepadanya. Hmph! Si brengsek itu!" Kujawab pertanyaan manajerku dengan nada marah


"Beraninya dia! Silvia,ingatlah. Setinggi-tinggi apapun status orang itu atau seberapapun hartanya....jika dia melakukan hal seperti itu berteriaklah. Kami mempunyai CCTV dan kami akan melindungimu. Mengerti?"


"Baik manajer" Jawab para karyawan


"VIOLETTTT!!!!!" Seorang berteriak dengan sangat kencang. Saat aku menoleh,ternyata orang itu adalah mamaku.


"Kenapa ma?"


"Mengapa mama melihat Count Paris keluar dengan muka yang sangat merah?!"


"Apa yang kamu lakukan kepadanya Violet?" Tambah papaku


Aku langsung menceritakan apa yang sudah terjadi. Mereka mendengarkan dengan muka yang memancarkan aura yang....mengerikan. Belum pernah kulihat muka papaku sebegitu marahnya.


"Beraninya dia! Teriak papaku. "Ingin menikah dengan putriku tapi masih mengoda wanita lain! Dan yang digoda adalah staf kami! Panggilkan seluruh tim elite kesini! Aku tidak ingin melihat perusahaan mereka dalam 5 hari!


Aku langsung mencoba menenangkan papaku.


"Gpp kok pa,hari ini Violet untung besar sekali tuh. Dia menghabiskan 13 miliar disini....untukku."


Tiba-tiba sebuah senyuman kecil muncul di muka papaku. Lama-kelamaan,senyuman kecil itu seburah menjadi sebuah seringai dan akhirnya menjadi tawa . Semuanya kaget. Berberapa detik yang lalu ia seperti singa yang siap menerkam mangsanya dan sekarang ia sedang tertawa dengan keras.


Hi semuaaaa


Thank you ya sudah mau luangkan waktu untuk membaca novelnya Yuriko sampai sini๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข


Oh ya,maksudnya tip itu apa? Apa bdnya sama vote? Yuriko baru sadar ada tulisan tip๐Ÿ˜…๐Ÿ˜… Anywaysss yg tau tl kasih tau ya and harap dimaklumkan๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„


Kalau ada kritikan jangan lupa untuk tinggalkan di kolom komentar yah! Kritikan akan sangat membantu Author untuk berkembang


Stay safe


Stay healthy


Stay happy๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Have a great dayyy๐Ÿค—๐Ÿค—๐ŸŽ‰๐ŸŽ‰