Demon's Bride

Demon's Bride
Chapter 12



Ada bagian sadisnya. Jika takut,baca dengan pelan-pelan. Nanti sebelu bagian sadisnya dimulai ada warningnya kok.


"Violet,ayo kita berbelanja lain kali saja. Masih ada beberapa hal yang perlu kukatakan. Ikuti aku."


Noah lalu menuntunku kesebuah lorong. Anehnya, di lorong itu tidak ada pintu atau hal lainnya. Saat kita sampai ke ujung lorong itu,Noah menggigit jari telunjuknya. berberapa tetes darah mengalir,dan dia mengambar sebuah simbol mengunakan tetes-tetes darahnya.


Tidak ada yang terjadi. Lalu tiba-tiba lantai dan dinding bergemuruh dan ujung lorong yang tadinya tertutup oleh dinding terbuka dan memperlihatkan sebuah gua yang gelap. Saat kaki kita melangkah melewati batas dinding itu, sebuah obor menyala dan diikuti oleh puluhan obor lainnya. Tempat itu kini terang karena cahaya api.


Kita berjalan memasuki tempat itu...saat kulihat didepanku seseorang...bukan dia bukan manusia. Dia mamiliki mata dan taring seperti para vampir lain. Tapi entah mengapa ada sesuatu yang berbeda darinya dan para vampir.


Saat kulihat kesebelahku, muka Noah dipenuhi oleh kemarahan. Kedua tangannya mengepal. Terlihat kalau ia sedang berusaha untuk tidak membunuh orang didepannya itu. Tapi mengapa? Pria yang didepan sungguh tidak terlihat manusiawi lagi. Kulitnya dipenuhi dengan bercak darah. Mukanya dicakar sampai orang tuanya mungkin tidak akan mengenalinya lagi.


"Siapa dia?" Tanyaku


Noah menghela nafas dengan kasar, " Dia... adalah drakula."


Drakula? Walaupun dia seorang drakula melihat dari sifat Noah dia tidak akan melakukan apapun padanya kecuali ia melakukan sebuah kesalahan.


"Mengapa-?" Aku ingin bertanya tapi dipotong.


"Dia adalah mantan ketua Klan drakula. Dia and 1000 orangnya menyerbu kami saat aku dan keluargaku sedang makan malam bersama. Orang-tuaku ditangkap pada hari itu. Saat dia ingin melarikan diri,letnan kami menangkapnya."


Mendengar itu hatiku langsung merasa sedih. Tidak kusangka pria dengan status tinggi dan ketampanan yang dapat menguncang seluruh dunia ini memiliki masa yang begitu kelam.


"Noah,aku tahu kamu sedang menahan diri. Jangan khawatir,siksa dia semaumu. Aku akan membantumu jika boleh."


*Noah's POV*


Gadis ini memang berbeda dengan yang lain. Gadis-gadis lain akan menangis melihat ini tapi ia bahkan tidak bergeming sedikitpun. Memang seorang gadis yang spesial.


"Silahkan."


*Noah's POV end*


*Warning ini sedikit sadis*.


Tanpa membuang waktu lagi,kita berdua mulai menyerang bedebah itu. Aku diberi pisau lipat kecil oleh Noah dan itu kugunakan untuk mengiris-iris kulitnya yang sudah terbuka. Irisan demi irisan kulayangkan kepada tubuhnya,kini,dagingnya mulai keluar.


Orang yang sedang kita terlihat sangat menyedihkan. Mulutnya sudah disumpal supaya dia tidak mengigit lidahnya. Kedua Mata drakula itu seperti ingin keluar dari soketnya. Bulir-bulir keringat terus jatuh dari kepalanya.


*Bagian sadis end*


Setelah berberapa saat,kita memutuskan untuk berhenti. Tangan kita berlumuran darah pria itu. Noah tersenyum puas.


Tiba-tiba,Noah memelukku dengan erat. Matanya dipejamkan. Aku sangat kaget karena tindakannya ini. Berberapa belas detik berlalu dan ia melepaskan pelukannya kepadaku. Ia lalu mengajakku keluar dari tempat itu.


Saat kita keluar,pintunya kembali tertutup.


Noah membawaku kedalam kamarku yang ternyata bersebelahan dengan punyanya. Tidak ada bertanya mengenai alasan kita berlumuran darah jadi mungkin mereka sudah biasa.


Sebelum mandi dan membersihkan diri,Noah berkata, "Setelah mandi istirahatlah. Aku akan membawamu ke suatu tempat pada jam 5."


"Baiklah." Jawabku


___________________________


Hey guys, buat yang nggak suka scary parts sorry ya. Oh ya POV itu point of view. Itu artinya dari......sisi?pengelihatan?bagian? Yuriko juga bingung mau jelaskannya gimanaπŸ˜…πŸ˜…


Tolong like,share,vote yah. itu akan sangat berarti.


Kritik dan saran sangat diterima. Tolong langsung tulis di kolom komentar jika ada yah.


Anyways thank you so much for reading and I hope that you liked this chapter. πŸ˜„πŸ˜„


Suasana hatinya Yuriko lagi agak buruk jadi mungkin agak brutal,kalau ini mempengaruhi ceritanya bisa kasih tahu ya.


Stay safe


Stay healthy


Stay happy


Have an amazing day!πŸ’—πŸ’—