Demon's Bride

Demon's Bride
Chapter 18



*3 jam berlalu*


"Ahh.... akhirnya selesai!" Gumanku


Kubuka pintu yang tadinya kukunci. Para koki terlihat sedang duduk-duduk dengan tampang cemas di wajah mereka.


"Okay semua,silahkan masuk!"


Mereka semua segera masuk untuk melihat dapur mereka.


"Wooowwwwww!"


"I-ini!"


"Nona kau yang memasak semua ini?"


"Baunya enak sekali!"


(Okay guys Yuriko akan kasih foto makanannya. Untuk yang belum makanan lebih baik di skip bagian fotonya. Yuriko saat lagi buat juga belum makan jadi lapar nih😭😭😱😱)


*Foto BUKAN punyanya Yuriko!*


1......


2......


3......


GOOOOOO







"Bau apa ini? Harum sekali!" Kata Noah yang tiba-tiba sudah berada didepan pintu.


"😲😲😲😲😲 Kau yang membuat semua ini Violet?!"


"Ahhh Baunya sangat enak!!!!!" Teriak Leah....yang seperti kokonya tiba-tiba,tanpa disadari,tanpa diketahui,tanpa-


"Stop_-"


"Silahkan makan semua!" Seruku setelah semua makanan sudah diletakan di meja makan.


"Terima kasih Nona!"


"Jangan panggil aku Nona!" Cemberutku


"Tidak bisaaaaa" Jawab mereka kompak


"Huft...terserah kalian saja deh." Pasrahku


"Tolong berberapa dari kalian panggil semua staf disini. Tapi ingat jangan sampai kalian bangunkan para tamu. Aku tidak ingin mereka ikut makan dengan kita."


"Hahahha Kau memang orang yang berterus terang huh Violet."


"Aku hanya mengatakan yang sebenarnya. Mereka hanya akan mencoba mencari masalah denganku."


"Iya benar itu! Humph para tua-tua itu! Belum para gadis yang mengejarmu." Setuju Leah.


"Buat apa memberi kepada kepada mereka. Aku tidak membalas keburukan dengan kebaikan."


Aku menepuk jidatku


"Aku melupakan mereka....Tunggu aku akan memanggil kedua leluhur dulu."


Karena kemarin sempat ditunjukan letak kamar kedua leluhur maka menemukan kamar mereka tidak terlalu susah. Kamar mereka juga lumayan dekat dengan ruang makan.


Aku mengetuk pintu kamar mereka berberapa kali. Tidak lama,leluhur wanita membuka pintunya.


"Pagi leluhur." Sapaku


"Pagi juga,ada apa nona Violet?"


"Bisakah kalian ikut makan dengan kami di ruang makan?" Tanyaku.


"Makan?! Tunggu aku!" Seru suara seorang pria.


"Hahaha,Liam kau selalu bersemangat jika ada sesuatu yang bersangkutan dengan makanan. Tunggu sebentar ya nak."


Aku menunggu mereka untuk bersiap. Tidak butuh waktu lama dan leluhur pria langsung keluar dengan bersemangat.


"Ayo!"


Kita bertiga berjalan ke ruang makan. Kedua leluhur tidak mendahuluiku walaupun mereka bisa.


"Salam kepada kedua leluhur!" Hormat Noah


"Kakek,nenek makanannya sangat enak! Ayo, cobalah!"


"Leah,jaga sopan santunmu!" Kata Noah dengan suara yang tegas.


"Aish kamu ini! Kita sangat dekat mengapa perlu peduli dengan formalitas." Kata leluhur wanita


"Enak sekali! Siapa yang membuat makanan-makanan ini?" Tanya leluhur pria


"Nona Violet yang membuatnya leluhur!" Ujar kepala koki dengan semangat.


Tanpa menunggu lama leluhur langsung menghampiriku dengan 1 nampan penuh makanan.


"Tolong ajari aku cara memasak!" Leluhur pria memohon.


"Tentu saja leluhur! Bagaimana saat semuanya sudah selesai?" Balasku


"Hahaha baiklah. Kau anak yang baik. Mulai sekarang panggil aku kakek dan panggil istriku nenek."


"Ah- bukankah itu tidak pantas leluhur?"


"Tidak pantas apanya? Kau adalah seseorang yang pintar dan bertalenta. Kakekmu ini saja kalah denganmu saat kecil."


"Kalau begitu....terima kasih kakek."


Yo guys!


Kali ini singkat aja ya bagian ini,Yuriko mau makan😒😒😒


Thank you for reading! Tolong comment,like,vote and tip ya.


Kritik dan saran silahkan bilang ya!


Stay Safe


Stay Healthy


Stay Happy


Love from your author who is hungryπŸ˜­πŸ˜­πŸ˜‚πŸ˜‚β€οΈβ€οΈ