Demon's Bride

Demon's Bride
Chapter 15



Baju nya basah kuyup. Dan juga,karena dia memakai pakaian dengan kain tipis dia tidak berani naik keatas. Jika dia naik.....vampir-vampir lain akan bisa....yah.


Vampir-vampir langsung mengerumuni kita saat mendengar teriakan perempuan itu. Ayahnya juga. Dia melihat jepit rambut anaknya yang mengapung diatas air.


"Makayla! Apa kau baik-baik saja?"


Perempuan yang bernama Makayla itu sedikit berdiri memperlihatkan wajahnya. Seluruh riasannya kacau dan rambutnya juga kusut. Penampilannya sangat berantakan.


"Kamu sengaja menjulurkan kakimu supaya aku tersandung!" Jeritnya.


"Ah...mungkin kamu yang terlalu marah sehingga tidak memperhatikan jalan lalu tersandung." Jawabku enteng.


"Kau! Jelas-jelas tadi kakimu tidak berada disitu sebelum aku mendekatimu!"


"Oh...kalau begitu mungkin anda sedang sial nona Makayla dan ketepatan saat anda ingin menghampiri saya,kaki saya ingin maju kedepan."


"Mana ada kebetulan seperti itu!"


"Ada,bukankah barusan terjadi?"Aku menyeringai.


Mukanya yang sebelumnya pucat menjadi sedikit merah karena menahan marah


"Hei,nona,tenanglah. Marah tidak baik. Nanti mukamu akan keriput jika marah terus. Coba lihat dikaca,sekarang saja sudah ada berberapa kerutan diwajahmu."


Sepertinya dia ingin menghampiriku dan merobek mukaku. Tapi sayangnya tidak bisa karena kalau dia keluar dari air pasti.....yah.


"Cepat! Ambil handuk dan bantu nonamu keluar dari kolam!" Perintah ayahnya Makayla.


"Berhenti! Biarkan nona Makayla berendam didalam air dahulu,-" Sekali lagi aku belum selesai bicara tapi perkataanku sudah dipotong.


"Apa maksudmu dengan membiarkan anakku berendam didalam air!" Teriaknya


"Ih jangan teriak-teriak terus napa. Budek aku lama-lama. Orang belum selesai bicara juga sudah dipotong. Huh." Ucapku sewot


"Mendengarkan? Kamu ingin aku mendengarkan apa yang ingin kau katakan setelah kalimat pertamamu yang absurd itu? Kau ingin anakku sakit karena berada disana terlalu lama!?"


"SUDAH KUBILANG JANGAN TERIAK-TERIAK. APAKAH ANDA TIDAK MENGERTI BAHASA INDONESIA?!"


Kesabaranku sudah habis. Vampir-vampir ini mau dibantu malah neriaki. Yasudah biarkan sajalah.


"Kita tidak akan menyalahkanmu tenang saja. Lagian,kalau kita mendengarkanmu anakku yang berharga ini akan semakin sakit." Cibirnya.


"Kita lihat saja."


Akhirnya Makayla dibantu naik oleh para pengawal dan tubuhnya langsung dibungkus handuk. Saat melewatiku dia berbisik.


"Ini bukanlah akhirnya. Tunggu saja pembalasanku!"


Aku tersenyum mendengar itu. Memang membaca buku itu adalah keputusan yang tepat. Padahal aku ingin membantunya,tapi salahkan saja ayahmu yang sombong itu saat kau bangun besok.


*Noah's POV*


Haish,dia membuat masalah lagi. Yah....tapi memang perempuan itu sih yang pertama mulai. Kasihan sekali dia. Berdasarkan senyuman jahat di wajah Violet.....dia akan mendapat sesuatu yang buruk nantinya.


"Noah's POV end*


Hey guysss


Yuriko memutuskan untuk up 2 kali hari ini. Tapi nggak tahu sih di-review sama MTnya bisa selesai hari ini atau tidak.


Hehe apa yang akan terjadi yah sama si Makayla😈😈😄😄


Tolong like,comment,vote and share ya. Dan juga, kritik dan saran bisa ditulis di kolom komentar.


Thank you so so so much for reading 💞


Sehat selalu,jangan lupa pakai masker,cuci tangan sesering mungkin. Jangan keluar-keluar kalau nggak penting.


Stay safe


Stay healthy


Stay happy


❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️