Demon's Bride

Demon's Bride
Chapter 9



Pria yang tadi mengatakan kalau aku hanya seekor semut yang bisa diinjak kapanpun.....meminta maaf? Apakah ini adalah sebuah jebakan?


Kemudia pria itu berkata lagi, "Nona,aku ingin meminta maaf atas sikapku tadi. Banyak kata-kata yang tidak benar telah aku ucapkan. Maaf."


Mendengarnya benar-benar membuatku merasa bingung. Mengapa dia baru meminta maaf sekarang? Mengapa ia tadi tidak diam saja dan menutup mulutnya_-


"Hmm...kau sekarang ingin meminta maaf.... bukankah tadi kamu yang menjelek-jelekanku!" Kataku dengan nada yang tinggi.


"Benar,itu hanyalah tipuan untuk mereka. Jika kamu merasa marah....silahkan pukul aku atau apapun itu. Aku tidak akan melawan."


Pria itu menghembuskan nafasnya dan mengangkat tangannya. Kutatap dia dengan tatapan penuh menyelidik. Tapi tidak kutemukan kebohongan dimatanya. Walaupun begitu....hm.....aku akan mengujinya.


"Aku boleh melakukan apapun kepadamu kan? Kalau begitu....aku boleh mengikat tanganmu dan mengantungmu terbalik?"


Aku yakin dia pasti tidak akan menyetujuinya. Lagipula,siapa yang ingin digantung terbalik. Apalagi dia sebenarnya lebih kuat dariku dan bisa membunuhku dalam 1 detik.


"Ya,silahkan"


Eh- dia menyetujuinya? Kalau begitu...baiklah akan kulakukan. Kapan lagi aku bisa mendapatkan kesempatan untuk mengantung seorang vampire tampan terbalik


Aku menyuruhnya untuk mengambilkanku sebuah tali. Karena tidak ada tali didalam kamar,jadi dia harus keluar untuk mengambilnya. Tiba-tiba ia melepaskan tuksedo kupu-kupunya dan juga kemejanya.


"Mengapa kau-" Dengan cepat ia membekap mulutku


"Maaf,tetapi jangan berteriak begitu keras lagi atau orang yang diluar akan sadar bahwa kita tidak sedang melakukan apa-apa."


Sungguh membingungkan,mengapa mereka tidak boleh tahu kalau kita tidak sedang melakukan apa-apa? Bukankah itu lebih baik. Gadis-gadis diluar tadi sepertinya sangat marah saat aku dimasukan ke kamarnya.


Saat aku ingin bertanya,dia langsung berkata, "Akan kujelaskan nanti OK? Sekarang kuambil talinya dulu. Nanti setelah kau mengantungku kita bisa bicara. Untuk sekarang,masuklah kedalam selimut."


Karena tidak ingin membuat masalah,akhirnya kuturuti saja pekataannya. Aku masuk kedalam selimut dan menunggunya.


* 7 detik kemudian.... *


* Klik *


Pintu terbuka dan ia kembali dengan membawa sejuntai tali. Cepat sekali dia,bahkan ini belum sampai setengah menit tapi dia sudah kembali. Memang kecepatan para vampir tidak bisa diragukan lagi.


Aku memotong tali itu memjadi dua dengan ratio 1 : 5. Kugunakan tali yang lebih pendek untuk mengikat kedua pergelang tangannya. Setelah itu,ujung tali yang lebih panjang kuikatkan di.....dimana bisa kuikatkan tali itu? Tadinya kupikir dia tidak akan setuju jadi aku tidak memikirkannya lebih lanjut.


Menyadari kebingunganku dia berkata,"Aku bisa melakukannya sendiri."


"Hmm..pertama-tama,berapa umurmu? Tunggu,jangan dijawab dulu....pasti ribuan tahun kan! Kulihat tadi kau sendiri yang duduk di kursi. Belum lagi orang-orang sangat menghormatimu. Kamu kepala klan vampir?"


Mendengar itu,wajahnya memerah, "Aku baru berumur 16! Tapi ya,aku memang kepala klan."


Dia masih berumur 16? Dan dia sudah menjadi kepala sebuah klan? Bukankah dia terlalu muda. Dan juga,yang kulihat,mereka sangat sombong. Apakah mereka akan rela menjadi bawahan seorang remaja yang bahkan belum berumur 20?


"Mereka menjadikanku ketua karena.....aku dipilih orang leluhur. Kalau tidak,mana mungkin vampir-vampir licik itu akan membiarkanku menjadi ketua?"


Sekali lagi ia bisa membaca pikiranku dengan tepat. Belum kutanya dan ia sudah memberi jawaban. Tapi kasihan sekali,semuda ini tetapi harus memikul tanggung jawab yang besar sekali.


"Kau tidak pelu merasa kasihan,ini...mungkin sudah menjadi takdirku...."


Terlihat kesedihan yang amat dalam dimatanya setelah ia mengatakan itu. Tapi yang lebih kupedulikan sekarang adalah mengapa ia bisa terus-menerus menjawab pertanyaan yang belum kuucapkan?


"Aku juga tidak tahu. Tapi sepertinya....pikiran kita terhubung"


Hellooooo😄😄


Thank you so much ya karena sudah membaca sampai chapter ini🤗🤗


Thank you juga buat yang sudah like,share and vote novelnya yuriko.🙏🏻🙏🏻


Kalian bisa mampir ke chat storynya


Ellviyah,judulnya bertaut.


Kalau mau numpang promo boleh ya,nanti tinggal tulis is kolom komentar and ima write ur name and story at the next chapter


Anywayssss jangan lupa pakai masker! Corona sudah menyebar


Stay safe


Stay healthy


Stay happy


Have a niceee dayyyy❤❤❤