
Perut mereka berbunyi lapar, menandakan bahwa mereka perlu makan. Viktor memiliki niat untuk memasak dan segera bertanya kepada Kevin tentang dapur dan bahan-bahan makanan yang tersedia. Kevin memimpin Viktor ke arah dapur dengan harapan bahwa persediaan makanan masih ada, mengingat bahwa tempat ini sangat mirip dengan apartemennya di Jakarta.
Di dapur, terlihat sebuah lemari es besar. Kevin menunjukkannya dan berkata, "Di situ ada telur dan beberapa minuman." Lalu, Kevin menunjuk ke arah lemari dapur lainnya, "Dan di sana ada mie instan."
Kevin kembali ke ruang tamu sementara Viktor bersiap-siap untuk memasak. Namun, ketika Kevin hendak duduk, ia mendengar teriakan Viktor memanggil namanya dengan keras. Kevin bergegas ke dapur dengan Chizuru, Esmeralda, dan Ryota mengikutinya. Ketika mereka tiba di dapur, Viktor marah karena hanya menemukan telur dan minuman kaleng di dalam kulkas.
Kevin menjawab dengan santai, "Telur adalah makanan yang paling mudah dimasak, bukan? Dan untuk mie instan, karena masakannya cepat dan praktis." Ia bangga dengan koleksi mie instannya. Sebagai seorang streamer, Kevin menjelaskan bahwa waktunya sering tersita dengan siaran dan pengeditan video sendiri ketika tidak sedang streaming. Oleh karena itu, ia lebih memilih makanan yang mudah dan cepat untuk dipersiapkan.
Chizuru marah mendengar penjelasan Kevin. Ia mengungkapkan kekhawatirannya tentang kebiasaan makan Kevin yang tidak sehat, terutama mengonsumsi mie instan setiap hari. Kevin mencoba membela diri dengan mengatakan bahwa kadang-kadang ia juga memesan makanan secara online.
ia berusaha mencari solusi dengan mengusulkan untuk memesan makanan online saja. Namun, Ryota dengan tegas menjelaskan bahwa di dunia ini tidak ada layanan makanan online. Lalu, Ryota menyarankan agar Kevin menunjukkan supermarket terdekat untuk mencari bahan makanan. Kevin dengan cepat menunjukkan Betamart yang terdekat melalui jendela.
Tiba-tiba, Ryota mengenakan topeng ninja dan melompat dari jendela menuju Betamart. Kevin terkejut dan langsung berteriak, "Ini lantai 30, woi!" Chizuru berusaha menenangkan Kevin dan mengingatkannya bahwa Ryota adalah seorang ninja yang terampil.
Kevin duduk kembali di ruang tamu dengan perasaan campur aduk antara kekonyolan dan kekhawatiran. Mereka harus menunggu Ryota kembali dengan persediaan makanan yang cukup untuk mereka semua.
Setelah Ryota pergi menuju Betamart, Viktor memutuskan untuk memasak mie instan dengan telur sebagai makanan sementara untuk menghilangkan rasa lapar mereka. Ia juga menyiapkan satu porsi untuk Ryota agar dapat langsung menyantapnya ketika ia kembali. Namun, Kevin protes kepada Viktor, "Kenapa kamu hanya merebus mie instan dengan telur?"
Viktor menjawab dengan santai, "Tentu saja, karena di dapur hanya ada mie instan dan telur." Setelah itu, Kevin mengambil keempat porsi mie instan tersebut. Chizuru dan Esmeralda merasa kesal dengan kelakuan Kevin, dan Chizuru menggoda, "Ih, Kevin serakah!" Esmeralda merasa sama dan berkomentar, tetapi Viktor mengingatkan mereka untuk diam dan melihat apa yang Kevin lakukan.
Kevin menyatukan kelima porsi mie instan tersebut dalam wadah yang cukup besar. Ia menambahkan beberapa telur mentah ke dalamnya dan mengocoknya. Esmeralda yang melihat bentuknya langsung merasa mual dan memuntahkan isi perutnya ke dalam tong sampah. Chizuru mengusap punggung Esmeralda untuk menenangkannya, sementara Viktor masih memperhatikan apa yang dilakukan oleh Kevin.
Setelah adonan mie instan diaduk rata, Kevin langsung menggorengnya hingga matang. Setelah cukup matang, Kevin menyajikannya di meja makan. Meskipun mereka merasa ragu melihat bentuk adonan mie instan tersebut saat diaduk, mereka tidak bisa menyangkal bahwa setelah dimasak, aroma yang menggoda mulai tercium.
Chizuru memotong satu bagian dan mencobanya. Rasanya enak. Esmeralda dan Viktor juga ikut mencicipi dan mengakui rasanya yang lezat. Setelah itu, mereka mulai makan dan memotong beberapa bagian untuk Ryota, berharap ia segera kembali agar dapat menikmati hidangan tersebut.
Setelah mereka semua berkumpul di ruang tengah, Kevin menyatakan bahwa fate ini seharusnya mudah karena mereka hanya perlu bertahan selama 7 hari. Namun, Ryota menyangkal pernyataan Kevin dengan menceritakan bahwa saat ia berkeliling, ia melihat beberapa orang yang sedang bertarung untuk memperebutkan stok makanan. Bahkan, ia menemukan beberapa Betamart yang sudah hancur dan kosong karena telah dijarah oleh orang-orang tersebut. Stok makanan yang mereka miliki saat ini tidak akan cukup untuk bertahan selama seminggu.
Ryota menyarankan agar mereka memasang perangkap di sekitar apartemen ini untuk melindungi persediaan makanan. Namun, Kevin menyela bahwa ini adalah sebuah hotel, bukan apartemen. Chizuru mencoba menengahi pertengkaran mereka yang terlihat kurang penting. Namun, Viktor berargumen bahwa hotel ini pada dasarnya adalah seperti apartemen. Esmeralda menambahkan bahwa ide Ryota untuk memasang perangkap adalah baik, dan Kevin harus membantu Ryota karena ia yang paling mengenal tempat ini.
Ryota menolak bantuan Kevin dan menyebutnya lambat dalam bergerak. Chizuru merasa marah melihat sikap Ryota dan memintanya untuk bersikap sopan. Ryota seketika menundukkan kepala dan meminta maaf. Kevin merasa seperti mereka adalah keluarga, dan mengucapkannya. Chizuru menanggapi bahwa mereka memang adik kakak. Esmeralda, Viktor, dan Kevin terkejut mendengarnya karena baru mengetahui hubungan mereka yang sebenarnya.
Setelah itu, Ryota meminta Kevin untuk membuat puppet agar ia bisa bergerak lebih leluasa. Kevin pun segera menciptakan puppet yang akan membantu Ryota menyiapkan perangkap di berbagai sudut apartemen. Mereka berdua bergerak dengan cepat dan hati-hati, melewati lorong-lorong dan ruangan-ruangan, serta menempatkan jebakan di beberapa titik strategis seperti pintu dan jendela. Kevin juga memanfaatkan kemampuan puppet untuk mendeteksi gerakan mencurigakan di sekitar mereka.
Saat mereka bekerja sama dalam membuat jebakan, mereka melihat bahwa persediaan makanan mereka memang benar-benar berharga dan harus dilindungi. Semua mereka menyadari bahwa mereka harus tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi tantangan dan ancaman di Land of Universe ini.
Beberapa jam setelah perangkap selesai dipasang, Kevin mendekati Viktor yang sedang mengawasi situasi di luar melalui jendela. Pemandangan di luar sangat kacau, dengan bangunan-bangunan besar yang masih berdiri tegak namun sekitarnya sudah hancur, dan hanya beberapa tugu yang tersisa. Beberapa bangunan kecil bahkan telah roboh. Viktor bertanya tentang keberadaan Ryota, dan Kevin menjawab bahwa Ryota sedang memeriksa kamar-kamar lain untuk mencari stok makanan tambahan.
Saat mereka sedang berbincang, tiba-tiba mereka mendengar suara teriakan dari arah Chizuru. Kevin segera berlari ke kamarnya di mana Chizuru berada, sementara Viktor terus mengawasi situasi di luar melalui jendela. Ketika Kevin tiba di kamarnya, Esmeralda juga sudah berada di sana dan bertanya apa yang terjadi. Mereka berdua terkejut, terutama Kevin, karena ternyata teriakan Chizuru disebabkan olehnya menemukan buku-buku bertema harem di kasur Kevin.
Kevin mencoba menjelaskan dengan gagap, tetapi Chizuru memiliki niat jahil dalam pikirannya. Chizuru memberi isyarat pada Esmeralda untuk keluar dari kamar. Esmeralda pun keluar dan menutup pintu kamar, mengetahui niat jahil Chizuru. Kevin langsung menoleh ke arah pintu dan kaget saat melihat Esmeralda menutup pintu itu. Pada saat itu, tubuh Kevin didorong oleh Chizuru ke kasur, dan Chizuru naik ke pangkuannya. Wajah Kevin memerah, terkejut dengan situasi yang tiba-tiba terjadi.
Chizuru sedikit membuka zirahnya, menunjukkan bahunya yang terlihat menggoda, dan dengan wajah nakal, ia mengusap dada Kevin sambil berbisik di telinganya. Kevin berusaha untuk bicara, tetapi tidak dapat berkata-kata karena Chizuru telah membuatnya tak bisa bergerak. Chizuru yang masih berada di pangkuannya memeluk leher Kevin dengan kedua tangannya. Tiba-tiba, Kevin mulai mimisan dan pingsan, jatuh ke dalam keadaan tidak sadar.
Esmeralda yang berada di luar kamar mendengar suara kegemparan dan segera membuka pintu. Dia terkejut melihat Kevin pingsan di kasur. Chizuru dengan santainya menjawab bahwa Kevin hanya perlu sedikit waktu untuk pulih. Esmeralda dan Chizuru bekerja sama untuk memastikan bahwa Kevin dalam keadaan yang aman dan nyaman. Mereka berdua merasa gembira dengan jahilan mereka yang berhasil, tetapi juga merasa khawatir dengan kondisi Kevin.
Sementara itu, Viktor yang masih mengawasi situasi luar melalui jendela, tidak menyadari apa yang terjadi di dalam kamar. Dia hanya berharap semoga segalanya baik-baik saja. Tidak menyadari akan kejadian yang baru saja terjadi, Viktor melanjutkan kewaspadaannya untuk melindungi kelompok mereka dari ancaman di Land of Universe yang penuh misteri ini.