Death ITS Not My End

Death ITS Not My End
final fight boss



Bayangan itu terlihat bingung dengan cara Kevin bisa menghindari serangannya. Dengan tatapan tajam, Kevin menjawab, "Aku melihat bulu yang beterbangan dari sayapmu. Meskipun aku tidak tahu arah pasti seranganmu, aku bisa mengantisipasinya karena pergerakan bulu tersebut."


Saat Kevin mengungkapkan pengetahuannya, sayap dari bayangan itu tiba-tiba terbuka lebar. Dalam sinar bulan yang masuk ke dalam ruangan yang gelap, wujud bayangan itu terungkap. Seorang pria berkulit putih tampan muncul di hadapan Kevin.


Pria itu memiliki penampilan yang memikat, dengan wajah yang tegas dan penuh pesona. Rambut hitamnya terurai dengan rapi, sedangkan matanya berkilauan dalam warna yang kontras dengan bulu sayapnya yang hitam. Tubuhnya tertutup oleh mantel panjang berwarna gelap yang mengalir dengan anggun, dan di dada pria itu terlihat sebuah hiasan yang berkilauan, menambah kesan misterius dan elegan.


Pria tersebut menatap Kevin dengan sorot mata yang menantang, seakan-akan mengungkapkan kekuatan dan keangkuhan yang tersembunyi di dalam dirinya. Keberadaannya menimbulkan aura yang menggetarkan ruangan, seolah-olah semua perhatian tertuju padanya.


Kevin, meskipun terluka dan terdesak, tetap mempertahankan ketenangannya. Ia menyadari bahwa lawan yang sekarang dihadapinya bukan sekadar bayangan biasa. Ada sesuatu yang lebih dalam, sesuatu yang menarik dan misterius dari sosok pria tampan itu.


Dalam kegelapan ruangan yang hanya disinari oleh cahaya bulan, pertarungan antara Kevin dan pria misterius ini akan mengungkapkan rahasia-rahasia yang lebih dalam lagi. Kedua kekuatan yang saling bertentangan ini akan bertarung sampai titik terakhir, di dalam ruangan yang penuh dengan ketegangan dan aura magis yang tak terduga.


Bayangan tersebut tiba-tiba menghilangkan sayapnya, seolah-olah ia melepaskan bagian dari dirinya yang telah memberinya kekuatan. Dalam sekejap, bayangan itu menerjang ke arah Kevin dengan kecepatan yang menakjubkan.


Tangan bayangan itu terasa seperti terkaman burung elang yang ganas, mencoba melumpuhkan Kevin dengan kekuatannya. Namun, Kevin dengan cepat merespons serangan itu. Dengan senapan serbunya yang masih tergenggam erat, ia berhasil menahan serangan tersebut.


Namun, akibat tekanan yang begitu kuat, senapan serbunya mulai retak dan tampaknya tidak akan bertahan lama. Kevin menyadari risiko yang ia ambil dengan melibatkan senjata itu dalam pertarungan ini. Namun, ia sudah mempersiapkan diri untuk menghadapinya, karena ia telah memutuskan untuk mengganti kelas setelah melewati lantai ini.


Dalam keadaan yang tegang ini, Kevin berusaha mempertahankan keseimbangannya. Dia menyadari bahwa pertarungan melawan pria tampan ini akan menjadi ujian terbesar baginya. Resiko dan pengorbanan yang ia hadapi akan menjadi bagian dari perjalanan transformasinya ke kelas baru yang lebih tinggi.


Kevin dan bayangan tampan itu saling berhadapan di tengah ruangan yang gelap. Mereka sama-sama siap melancarkan serangan mematikan.


Kevin memusatkan perhatiannya pada setiap gerakan dan ekspresi wajah bayangan itu. Matanya tetap fokus, mencoba menebak setiap langkah selanjutnya. Bayangan itu meluncur maju dengan kecepatan yang mencengangkan, tangannya terulur untuk melukai Kevin.


Namun, Kevin dengan lincah menghindari serangan itu. Ia melompat ke belakang, kemudian menembakkan beberapa peluru menuju bayangan itu. Namun, bayangan itu dengan mudah menghindari peluru-peluru tersebut, seolah-olah memiliki kepekaan yang luar biasa terhadap serangan Kevin.


Pertarungan mereka semakin memanas. Kevin terus meluncurkan serangan dari berbagai arah, berusaha menemukan celah dalam pertahanan bayangan tersebut. Namun, bayangan itu terampil dalam menghindari serangan dan dengan cepat melancarkan balasan yang mematikan.


Serangan demi serangan terjadi, menciptakan dentuman dan percikan api di sekitar mereka. Keduanya bergerak dengan kecepatan yang luar biasa, saling melawan dalam pertarungan yang epik. Setiap pukulan dan tendangan yang dilancarkan Kevin dengan penuh semangat, namun bayangan tampan itu tetap terus menangkis dan menghindarinya.


Waktu berlalu, tetapi pertarungan mereka tidak kunjung usai. Kevin merasakan kelelahan mulai menghampirinya, tubuhnya terasa berat dan luka-lukanya semakin terasa. Namun, dia tidak menyerah. Dia mengumpulkan sisa-sisa kekuatannya dan mengeluarkan serangan terakhir.


Dengan gerakan yang cepat dan presisi, Kevin meluncurkan serangkaian serangan bertubi-tubi, berusaha menembus pertahanan bayangan tampan itu. Setiap pukulan dan tendangan Kevin membawa kemarahan dan keinginan yang kuat untuk memenangkan pertarungan ini.


Kevin terdesak. Tubuhnya terhempas ke belakang, jatuh dengan beratnya ke lantai. Dia merasakan kelelahan dan rasa sakit yang begitu dalam, tetapi hatinya tidak goyah. Dalam keadaan terluka, dia menatap bayangan tampan itu dengan tekad yang tak tergoyahkan.


Saat-saat itu terasa berlarut-larut. Kevin dan bayangan tampan itu saling menatap dengan mata penuh determinasi. Kedua mereka tahu bahwa pertarungan ini akan menentukan takdir mereka. Kevin tahu bahwa dia tidak boleh menyerah, karena di balik kelelahan dan rasa sakit, ada kekuatan yang belum digunakan sepenuhnya.


Kevin, dengan kekuatan yang hampir habis, menggenggam erat item "Burning Spirit" di tangannya. Dia merasa energi yang terpancar darinya, memancarkan aura yang membara.


Dengan niat yang bulat, Kevin memutuskan untuk menggunakan item ini. Dia tahu bahwa kekuatan yang akan diberikan "Burning Spirit" akan luar biasa, tetapi ia juga sadar akan konsekuensinya. Setiap detiknya akan terkikis dari keberadaannya.


Kevin memasukkan "Burning Spirit" ke dalam inventarisnya dengan hati-hati, mengetahui bahwa saat ini ia menjadi lebih dari sekadar seorang petualang biasa. Ia telah memilih untuk mengambil jalur yang lebih berisiko, dan hatinya dipenuhi dengan campuran antara tekad dan keraguan.


Sambil memegang luka-lukanya, Kevin mengeluarkan potion penyembuh dari inventarisnya. Ia dengan hati-hati meminumnya, merasakan penyembuhan yang lambat namun pasti menyusuri tubuhnya. Energi baru mengalir dalam dirinya, memberikan kekuatan untuk melanjutkan perjalanan ini.


Kevin menghela nafas dalam-dalam, menatap ruangan yang gelap di depannya. Dia sudah siap menghadapi lantai berikutnya, dengan keputusasaan dan keberanian yang bergelora di dalam hatinya.


"Layar Sistem," ucap Kevin dengan tegas, "Aku siap melanjutkan perjalanan ini. Aku tidak akan mundur. Aku akan menghadapi segala rintangan dan bahaya yang ada. Sialan atau melawan, aku akan bertahan."


Layar Sistem berkedip sejenak, memberikan sinyal persetujuan. Kevin melangkah maju, memasuki portal menuju lantai selanjutnya. Di baliknya, bayangan dari masa lalu dan pertarungan-pertarungan yang berat tetap menyelimuti pikirannya. Namun, dengan "Burning Spirit" di sisinya, Kevin merasa ada kekuatan baru yang membakar dalam dirinya, siap untuk menaklukkan setiap rintangan yang muncul di hadapannya.


Layar sistem: Selamat, Kevin, atas kemenanganmu. Sekarang, aku akan memberikanmu pilihan untuk memilih class. Ada lima pilihan class yang tersedia, yaitu Impersonator, Puppeteer, Warlord, Ghost, dan Martial Fighter.


- Impersonator: Class yang mengandalkan kemampuan untuk menyamar dan meniru karakter lain. Dengan kemampuan ini, kamu dapat mengelabui musuh-musuhmu dan mengambil keuntungan dari kebingungan mereka.


- Puppeteer: Class yang memiliki keahlian dalam mengendalikan boneka atau objek lainnya. Dengan menggunakan boneka-boneka tersebut, kamu dapat memanipulasi musuh-musuhmu dan mengendalikan jalannya pertempuran.


- Warlord: Class yang memiliki kekuatan dan keahlian bertempur yang tangguh. Sebagai seorang Warlord, kamu akan menjadi pusat kekuatan di medan perang, memimpin pasukanmu dengan strategi yang cermat dan memukul musuh-musuhmu dengan kekuatan yang dahsyat.


- Ghost: Class dengan kemampuan untuk bergerak dengan kecepatan tinggi dan menghilang di bayangan. Sebagai seorang Ghost, kamu dapat menyusup dan menjalankan misi dengan keahlian stealth yang luar biasa, serta melancarkan serangan mendadak yang tak terduga.


- Martial Fighter: Class yang mengandalkan kekuatan fisik dan keahlian bertarung secara langsung. Sebagai seorang Martial Fighter, kamu akan menjadi ahli dalam seni bela diri dan menghancurkan musuh-musuhmu dengan serangan-serangan yang akurat dan kuat.


Pilihlah class yang sesuai dengan gayamu bertarung dan strategi yang ingin kamu gunakan. Ingat, pilihan class ini akan mempengaruhi gaya permainanmu di lantai-lantai selanjutnya.