DEAR

DEAR
9



wajah terecia memerah melihat Vidio yang ada di handphone temannya


"dasar ganjen awas loo,berani main main sama gue"


ujar terecia dan langsung berlalu pergi sepertinya dia akan mencari seseorang


perpustakaan.


suasana perpustakaan hari ini lumayan ramai ada yang hanya sekedar duduk,ada yang benar-benar membaca,bahkan ada yang menjadikan perpustakaan sebagai tempat untuk berpacaran.


Widia sedang mencari buku ditemani teri disebelahnya dan......


ada yang menarik tangan Widia dengan kasar


"sini Lo ikut gue"


seseorang itu menarik tangan Widia dengan kasar


"eh apaan sih"


ujar Widia kepada orang tersebut yang ternyata adalah terecia


"Lo yang apaan berani beraninya Lo dekatin gio"


"gio, maksud Lo apa?"


"Lo semalem jalan kan sama gio gatelan banget Lo jadi cewek"


bentak terecia sambil mendorong tubuh widia


saat terecia mendorongnya widia tak sengaja menyenggol lemari rak buku.


lemari tersebut hendak roboh ke tubuh Widia semua murid yang ada di perpustakaan itu berteriak menyuruh Widia menjauh bahkan teri yang hendak membantu Widia tiba-tiba ditarik Caca dan Kelly temannya terecia


saat Widia melihat ke atas lemari itu sudah akan roboh ke arahnya


Widia hanya memejamkan mata pasrah jika lemari itu menimpa dirinya dan....


1


2


3


.......


brakkk lemari itu jatuh buku pun berserakan


namun Widia merasa dirinya tidak tertimpa dan dia merasakan tubuh seseorang sedang memeluknya


saat widia membuka matanya ternyata dia tidak tertimpa lemari itu


"Lo ngak papa"


suara seseorang.


dan sekarang Widia tersadar ternyata dia sudah di tarik oleh seseorang dan bahkan sekarang dia ada di dalam pelukan orang tersebut


"gue ngak pa...".


Widia melihat ke wajah orang tersebut dan ternyata itu gio seketika jantungnya berdetak kencang mata mereka saling mengunci


1


2


3......


"whaaatt apaan sih Lo gio Lo meluk tu cewek ganjen"


teriak terecia penuh emosi


seketika Widia dan gio tersadar gio langsung melepaskan pelukannya


Widia masih bingung dengan kejadian itu


"Wid Lo ngak papa kan?"


"ngak kok gue ngak papa makasih ya udah nolongin gue"


ujar Widia kepada gio


belum sempat gio membalas ucapan Widia tiba-tiba terecia datang dan langsung menampar Widia


gio,teri dan semua murid di perpustakaan itu melongo melihat terecia


seketika gio langsung menarik tangan terecia


"cia Lo apa apaan si main tampar Widia aja!


"gue nampar dia karena dia berani ganjen sama Lo


Widia marah mendengar ucapan terecia


"maksud Lo apa nampar gue hah"


plakkkk


kini giliran Widia yang menampar terecia


Terecia merasa pipinya panas seketika emosinya meluap dan ingin kembali menampar Widia


namun saat dia akan menampar widia tangannya ditahan gio


"Lo gila atau apa sih!"


"gue gila? ni cewek yang gila udah salah berani ngelawan ajg Lo!


bentak terecia sambil menunjuk ke wajah Widia


"Lo tu yang gila tiba tiba datang narik tangan gue buat masalah terus Lo nampar gue!


"eh gue ngak akan buat masalah sama Lo kalau Lo ngak ganjen sama gio!


teriak terecia


Widia sangat emosi dan teri datang menyuruh Widia sabar


"maksud Lo apa?"


Susana perpustakaan seketika menjadi sangat ramai banyak murid yang menyaksikan drama itu


"gue suka sama Lo dan ngak boleh ada cewek deketin lo terutama Lo wid, dan semalam Lo pasti jalan sama gio kan dasar cewek ganjen ajg"


umpat terecia sambil menunjuk wajah Widia seketika gio langsung marah karena alasan terecia tidak masuk akal marah ke Widia


"cia Lo apa apaan sih gue sama Lo ngak ada hubungan apa-apa dan gue ngak suka sama lo!


dan buat Lo yang bilang semalam gue jalan sama Widia memang gue jalan sama dia Widia ngak ganjen ke gue karena Widia sama gue pacaran Lo dengar kan!


tekan gio yang membuat semua murid terkejut terutama Widia dan teri mereka sangat kaget dengan pengakuan gio


dan terecia tidak percaya dengan gio


"Lo pasti boong Lo bilang gitu karena Lo ngak mau nih cewek di katain kan lagian cewek gini ngak pantes sama Lo gio!"


ujar terecia karena dia ngak percaya dengan kata kata gio


"gue ngak bohong gue sama Widia memang sudah resmi pacaran kemarin dan Lo!


Lo ngak pantes ngelarang gue buat dekat sama siapapun karena Lo bukan siapa-siapa gue dan satu lagi GUE NGAK PERNAH SUKA SAMA LO DAN NGAK AKAN PERNAH SUKA!!!!!!


PAHAM LO!"


ujar gio sambil menatap tajam ke arah terecia


"nih buat Lo semua dengerin baik baik gue sama Widia sudah resmi BERPACARAN jadi jangan ada yang berani ngangguin Widia".


teriak gio kepada semua murid yang ada di perpustakaan itu


gio juga menarik tangan Widia lalu merangkul nya untuk meyakinkan mereka semua kalau dia dan Widia memang berpacaran


terecia tidak terima dengan itu semua


dia merasa sangat di permalukan oleh gio dan Widia


terecia menangis dan langsung berlari karena dia merasa sangat malu caca dan Kelly mengejar terecia


gio hanya tersenyum sinis melihat terecia pergi


suasana masih sama ramai nya dan tiba tiba guru datang melihat kekacauan yang ada di perpustakaan itu


"ya ampun ada apa ini kenapa lemari ini bisa jatuh dan kenapa kalian berkumpul disini."


ujar guru tersebut karena melihat buku berserakan dan lemari yang rusak


"em ini buk tadi lemari itu jatuh dan hampir menimpa widia untung ada saya buk jadi yang nolong Widia


iyakan Wid "


ucap Gio sambil menekan bahu Widia agar mau berbohong sama sama supaya tidak kena marah😆


"em i-Iya buk tadi lemari itu hampir jatuh ke saya untung ada gio heee"


ujar Widia saat mengucapkan kata-kata terakhir Widia sangat malas


"Apa benar anak anak yang dikatakan gio da. Widia?


tanya guru itu kepada murid murid yang ada disitu


mereka melihat ke arah gio saat melihat mata Gio mereka semua gugup dan bersama-sama menjawab


"IYAA BUUK


"tu kan buk saya bilang juga apa"


ucap Gio sambil tersenyum lebar.


(Untung cctv disini rusak kalau nggak udah habis dehh)


gumam gio dalam hati .


"baiklah kalau begitu widia kamu ngak papa kan nggak kena robohan lemari itu kan?


"ngak kok buk saya ngak papa"


"yasudah sekarang semuanya bubar dan kamu panggil pengawas keamanan kesini suruh dia bawa tukang untuk memperbaiki kerusakan ini"


ujar guru tersebut kepada seorang murid


"baik buk"


"ada ada aja masalah"


ujar guru tersebut sambil berlalu pergi meninggalkan Widia,teri dan gio.


"Lo apa apaan sih bilang kita pacaran"


"yaa supaya terecia ngak ngamukin Lo lagi"


"eh malah sekarang tu cewek stres tambah marah sama gue


dan gara gara Lo gue dikira ganjen padahal sih najis gue ganjen sama loo hiiss"


sinis Widia


"eh Lo harusnya berterima kasih sama gue karena gue Lo ngak dikira ganjen sama murid murid lain dan harusnya Lo bangga dong gue akuin Lo jadi pacar gue di depan semua murid ya kan gue cowo paling ganteng,cool,keren,dan tajir di SMA ini dan satu lagi cewe cewe di SMA ini tu pada tergila gila sama gue😎


ujar gio menyombongkan diri


teri yang mendengar itu hanya geleng-geleng kepala lagian dia udah kebal sama Widia dan gio yang selalu berantem


"dih najis gue bakal jadi satu-satunya cewe yang ngak naksir sama Lo"


ujar Widia dan langsung menarik tangan teri untuk pergi


"awas Lo ntar naksir sama gue"


teriak gio sambil ketawa-ketawa dia udah biasa sama kata kata pedas widia


"Lo tu menarik banget awas Lo gue bakal buat Lo jatuh cinta sama gue"


gumam kecil gio sambil tersenyum sinis


dan langsung berlalu pergi


#berasambung