DEAR

DEAR
10



terecia berlari ke toilet sambil menangis


"cia udah ya jangan nangis lagi"


ucap Caca sambil menepuk-nepuk bahu terecia


"ia cia lupain aja tuh gio lagian kan dia udah milih Widia tu mungkin Lo kalah cantik kali ya makanya gio milih widia".


"heh diem"


ujar Caca sambil menepuk mulut Kelly


"ni anak kebiasaan Lo tu bloon atau apa sih Kel jelas jelas cantikan gue dari tu cewek ganjen".


ujar terecia marah kepada Kelly


"ya kan gue cuman bilang salah ya hehe"


ujar Kelly sambil nyengir ngak jelas


Kelly memang agak beda dari Caca otaknya lambat mikir ngak nyambung juga untung cantik kalau ngak pasti dibuang tu anak sama terecia


"udah deh diem sekarang gimana buat gio biar suka sama gue"


"gampang cia Lo pelet aja tu gio"


sambung Kelly dengan tampang wajah imutnya itu.


"Lo gila ya main pelet najis"


sinis terecia


"udah udah sekarang kita urus aja dulu si Widia itu makin sok kecantikan ntar tu anak dibelain gio apalagi dibilang pacar gio hiiss"


"kurang apa sih gue cantik ya jelas cantikan gue dari tu cewe ganjen awas Lo ya gue bales Lo wid gara gara Lo gue dibuat malu satu sekolah".


geram terecia lalu dia menghapus air mata nya dan langsung berlalu pergi disusul Caca dibelakang nya


"yaa gue kok ngak di ajak sih"


ujar Kelly sambil memasang wajah polosnya


"ribet banget sih Lo tinggal jalan ngikut aja pake harus di ajak ayoo"


Caca menarik tangan Kelly


setelah mereka pergi tiba tiba kran air di toilet Tersebut hidup sendiri


........


kelas


murid dikelas widia sedang membicarakan Widia dan gio


"huhh gara gara tu cowo gue jadi topik pembicaraan kan his"


ujar Widia kepada teri


"udah Wid ngak papa lagian gio kayaknya memang suka deh sama lo"


"apa apaan sih Ter cowo kaya dia dih ogah banget gue udah sok paling ganteng suka ngebuli orang lagi"


"tapi Wid kayanya gio udah berubah deh buktinya dia ngak pernah buli anak sekolah ini lagi"


"sementara doang paling"


ujar Widia


saat asik berbicara dengan teri tiba tiba ada seseorang memakai seragam yang kemarin dia lihat di atap sekolah


"Ter Lo liat ngak barusan?"


"iya wid"


lalu mereka mengikuti bayangan itu ke arah gudang saat sampai di gudang itu bayangan wanita itu sudah hilang


"siapa sih tu cewe gue penasaran banget"


ujar Widia dan tiba-tiba pintu gudang itu tertutup dengan sendirinya


Widia dan teri langsung berlari ke arah pintu saat mereka ingin membuka pintu tersebut pintunya terkunci dari luar


mereka bingung harus bagaimana bersamaan dengan itu sesosok wanita berseragam SMA itu muncul seketika suasana jadi mencekam sosok wanita itu menunjuk ke arah lemari seperti ingin menunjukkan sesuatu


teri dan Widia menoleh ke arah lemari itu saat mereka kembali menoleh ke arah wanita itu wanita itu sudah menghilang


"kayanya ada sesuatu deh di dalam lemari itu".


ujar Widia lalu mereka menuju lemari tersebut dan membukanya


mereka mencari sesuatu yang mungkin ada kaitannya dengan wanita aneh itu


saat sedang sibuk mencari Widia menemukan sebuah buku diary


widia langsung membuka buku tersebut yang bertuliskan nama " Dina"


lalu teri melihat ke arah buku tersebut


"kayanya ini buku diary murid sekolah ini dulu deh soalnya udah usang gitu banyak debu lagi"


ujar teri


lalu mereka membersihkan buku tersebut dari debu saat widia ingin membaca buku itu tiba tiba petugas kebersihan membuka pintu gudang tersebut.


"kalian ngapain disini?".


"eh ini pak kami em aaa kami tadi lagi nyari sapu pak"


"as iya sapu pak terus kita masuk kesini eh malah kekunci di dalem"


sambung teri sambil tersenyum kikuk


"yasudah kalian balik aja ke kelas bentar lagi mau pulang"


lalu mereka pergi dari dalam gudang itu dengan buku yang Widia temukan


......


sepulang sekolah Widia mengajak teri ke rumahnya untuk membaca buku diary tersebut ya mumpung orang tua Widia lagi tidak ada di rumah


mereka membaca buku Tersebut


di dalam buku diary itu tertulis cerita hidup seseorang yang menceritakan tentang dirinya yang hamil namun pacarnya tidak mau tanggung jawab


dan di akhir kata diary tersebut bertuliskan


"AKU MENYERAH"


Widia dan teri bingung apa yang di maksud di dalam buku diary tersebut


dan tiba-tiba buku tersebut terlempar ke lantai


anehnya lagi pulpen yang ada di meja widia bisa bergerak sendiri dan menulis sebuah kata kata " TOLONG BANTU AKU"


seketika pulpen pun jatuh mereka melihat tulisan tersebut


"kayanya orang yang nulis diary ini udah meninggal dan kemungkinan dia meninggal dengan anak yang dia kandung deh"


"benar dan maksud dia minta tolong itu adalah memecahkan kasus kematian nya"


sambung teri


"oke sekarang tugas kita buat mecahin masalah di buku ini ter".


ujar Widia dan di angguki oleh teri


"Ter lo mau kan nginab dirumah gue malam ini plis gue juga lagu sendirian di rumah mau ya ya ya"


ujar Widia dengan wajah memohonnya


"em gue minta izin sama ibu gue dulu ya Wid kalau ibu gue izinin gue nginab dirumah Lo"


ujar teri dan langsung mengambil hp nya untuk menghubungi ibunya setelah cukup lama berbicara dengan ibunya teri mengakhiri panggilannya


"iya makasih bu assalamualaikum"


...ujar teri sambil tersenyum...


..."ibu gue booleeeh"...


yess mereka berpelukan dan tertawa


saat sudah hampir malam mereka seperti diikutin seseorang namun mereka tidak tau siapa orang tersebut


dan saat mereka sedang mengerjakan tugas bersama sambil berbincang tentang buku diary itu tiba tiba terdengar suara tangisan seorang wanita dari arah jendela


buru buru mereka melihat ke luar jendela tidak ada siapa siapa dan mereka kembali ke duduk dan tiba tiba lampu kamar Widia mati


dan langsung muncul sesosok wanita berseragam SMA itu sambil menangis


"TOLONG AKU"


"TOLONG AKU"


"TOLONG AKUUUUUUU


teriak wanita itu dan seketika dia meghilang lampu kamar Widia pun kembali menyala


"daripada kita diteror terus mending sekarang kita ke sekolah Wid"


"lo serius ter"


"iya wid lagian kan baru jam 7 malam kita masih banyak waktu daripada kita diteror terus sama arwah cewe itu"


ujar teri


"baiklah ayo"


mereka bersiap siap untuk pergi ke sekolah


skip di sekolah


Widia dan teri sekarang berada di gerbang masuk sekolah mereka buru buru masuk ke dalam sekolah tersebut


saat mereka sudah masuk ternyata mereka diikuti oleh terecia and the geng nya


"cia Lo serius mau masuk udah malem gue takut katanya kan sekolah kita ini angker hii gua takut"


ujar Kelly


"Cemen banget sih Lo mana ada hantu di jaman sekarang ayo"


ajak terecia kepada caca dan Kelly


mereka mengikuti widia dan teri ke dalam sekolah dan ternyata gio juga mengikuti widia dan teri


flasback of


ternyata gio malam itu ingin ke rumah Widia


dan berniat untuk meminta contekan


namun saat dia sudah sampai dia melihat Widia dan teri buru buru hendak pergi belum sempat gio memanggil Widia mobil Widia sudah melaju dan gio mengikuti kemana mereka pergi dan ternyata mereka pergi ke sekolah


gio heran buat apa mereka malam malam datang ke sekolah


flasback on


sekarang gio sudah didalam sekolah itu tiba tiba


"Gio"


panggil seseorang


#bersambung


hayyo siapa orang tersebut ya