
Ya ampun...
*Critt...!!
*Critt...!!
seluruh tubuhku terasa Gemetar luar biasa.
apa ini!?
ini bukan sihir
Aku...
Aku memang dari awal memang petir, dan sampai sekarang pun aku masih menjadi petir. walau sekarang aku punya wujud seorang manusia, esensi ku sebagai petir bergabung dengan tubuh ini.
Ahh....
ada apa dengan tubuhku.
Kenapa semakin lama tubuhku menghilang..?!
luar biasa!!
~Criiitt!!! Criitt!!! Criittt!!!
Aku
aku bisa bertransformasi menjadi petir.
dan ini sama sekali tidak menggunakan konsep mana seperti yang diajarkan nyonya gracia.
aku sangat yakin kalau ini bukan sihir.
~Fyoopp!!
Petir petir yang tadi berpecah perlahan menyatu membentuk tubuhku
bagus aku bisa kembali menjadi manusia.
Malam itu aku benar-benar mengagumi kekuatan ku yang telah bangkit
hmmm..
besok aku akan mencoba melatih sepenuhnya kekuatan ku ini.
Bwahahahaha.....!!!
okey... okey
sekarang waktunya untuk tidur
tubuh ini perlu istrahat.
untuk pertama kalinya aku tak sabar menantikan hari esok.
*Ciaaahhh...
aku ga bisa tidur...!!
aku memaksa kan mata ku untuk terpejam tapi tetap saja
aku tak kunjung tidur.
Baiklah-baiklah mata, ayolah
aku tau kau sangat lelah, cepatlah terpejam.
Oh ya, Kalau dipikir-pikir kekuatan sihir terkuat sekalipun mempunyai batas, yaitu penggunaan mana dari si pengguna.
jika mana nya tidak cukup, dia tak bisa melakukan sihir itu dengan sempurna kan?!
tapi sepertinya aku berbeda.
aku tak punya batasan itu.
Karena petir-petir ini sudah seperti anggota tubuhku.
selama aku bisa melatihnya dengan baik
Kemampuan ini.
akan menjadi sangat luar biasaaaahhhh...
ahh... hhhhhzz...****
Aku akhirnya tertidur kerena terlalu gembira
~Tok... Tok..!!
"pangeran Rozt sudah waktunya untuk sarapan."
"Ahh..
iya baik aku segera kesana"
~Cekrek...!!
"Ahh mbak.
mbakkk!!
kemari cepat!"
"ada apa pangeran?"
"pilihkan pakaian yang bagus untuk ku aku ingin mandi dulu"
"Di mengerti pangeran"
Hufftttzz
dia membangunkan ku terlalu pagi ini masih sangat dingin.
*Fhuuuuhh
nyaman sekali.
berendam di air hangat memang tak ada bandingannya.
ku rasa aku akan berada disini lebih lama.
dikehidupan ku sebelumnya aku jarang sekali bisa pergi ke pemandian air panas.
Aaahh...
Aku lupa...
Kekuatan ku
Aku baru ingat kekuatan ku telah bangkit
aku tak bisa membuang waktu
Aku mengambil handuk ku dan bergegas keluar dari kolam itu
*Fhyoo!!!!
seperti yang diharapkan pelayan kerajaan.
Ditempat tidur ku telah disiapkan satu set pakaian yang keren sekali
baiklah-baiklah jangan membuang waktu sekarang saatnya sarapan.
aku berjalan cepat menuruni tangga menuju
ruang makan.
hmmm seluruh keluarga ku ada disana.
*Ayah ku.
*Ibu ku.
*Leiya.
*Ratu isabelle
*Ratu Shofia.
*Pangeran pertama Lim Rionel
dan dua adik perempuanya..
*Pangeran kedua Nathan Rionel.
*Pangeran ketiga Ritcher Rionel.
dan adiknya pangeran ke 4 Alex Rionel.
hehh kali ini aku yang terakhir.
"Kakak...!!"
leiya berteriak memanggilku, dia menyuruh ku untuk duduk disampingnya.
"Rozt.."
"iya ayah.."
"apa benar kau memiliki kemampuan Sihir kegelapan?"
"(haah.....
ayah bodoh ini kenapa menanyakan itu sekarang.
lagi pula apa-apan itu.
wajah nya serius sekali)"
"Emmm.. bagaimana ayah bisa tau?
aku bahkan belum menceritakannya."
"berhati-hatilah menggunakan kekuatan itu
ayah akan mencarikanmu guru yang bisa melatih kemampuan mu itu dengan baik."
"Baik.
aku mengerti ayah."
Suasana disana sangat hening bahkan alex yang biasanya mengejek ku nampak tenang hari ini.
aku menghabiskan makanan ku perlahan lahan.
agak menyebalkan menjadi bangsawan.
makan saja harus memperlihatkan etika.
"Rozt
untuk hari ini apa kau mau ikut dengan ku?
setelah ini aku dan pasukan ku akan mengusir para bandit dari wilayah Kriters
kau beruntung bisa melihatnya"
Ajak Nathan.
"(Dia gila, Nathan memang sudah gila.
dia mengajak adiknya yang berumur 4 tahun untuk melihat pertumpahan darah)"
"berhenti mengajak nya kak dia terlalu takut."
Cetus Alex.
"Hooh jadi kau pikir kau berani Alex?"
"Heh tentu saja...
bahkan aku bisa membantu mu melawan para bandit itu."
"Bwahahah jadi begitu. baiklah aku akan mengajakmu!"
"(baiklah selamat bersenang senang dua Kera menyebalkan)"
setelah obrolan itu nampak suasana mulai mencair dan banyak obrolan-obrolan lain setelahnya.
Kerja bagus Nat, kau memang gila tapi kau berhasil.
"Ayah untuk hari ini apa kakak boleh menemaniku latihan?"
"(Ehhh apaa-apaan kau leiyaa....)"
"Rozt.
hari ini kau temani adikmu berlatih dengan guru barunya"
"tapi ayah!!
hari ini aku mau-
untuk hari ini kau temani saja leiya..
"-_-"
"(Huuuhh...
Leiya kau benar benar menyebalkan)"
"Baiklah baiklah hanya untuk hari ini."
aku mengiyakan perintah ayahku.
"Eum terima kasih kakak!"
Leiya tersenyum manis padaku
"(ah sial, kemana perginya kemarahan ku tadi)"
~
~
~
Setelah sarapan selesai Leiya langsung mengajak ku ke halaman Istana.
"Baiklah leiya, dimana guru yang dibicarakan ayah itu?
leiya hanya menggelengkan kepala nya
jadi dia juga tak tau siapa orangnya.
"Maaf terlambat!!!"
*Waaaaaaa!!!
sebuah sapu terbang dengan kecepatan tinggi menabrak ku.
"eheee nona leiya...!
nona leiya tidak apa apa?!"
"(Haah.. menyebalkan)"
orang itu terus menarik narik lengan ku
"Woii..
hentikan...!!"
"Kyaaa...!!"
"ceh...
kau salah orang murid mu ada dibelakangmu."
*hahh...!!!
sepertinya dia agak sedikit bingung melihat kami.
"Kami kembar, jadi tak usah heran begitu."
"Kembar.. berarti kau?"
*Woaaaaaaa!!
dia berteriak keras di telinga ku.
"Kau... kauu
pangeran Rozt saudara nona leiya?
Pftttt Bwahahahahahha....!
hahahahahaha!!!"
Wajah mu lihat wajah mu
seperti anak perempuan bwhaahahah!!!
bwahahaha!!!"
"(apa apaan orang ini, jatuh dari langit lalu menertawakan ku, menyebalkan sekali)"
"Guru?
jadi apa kita bisa mulai berlatih sekarang?
"Bwhahaha haha ha...haaah
Ekhmm baiklah nona.
tapi sebelum itu aku akan memperkenalkan diriku Aku penyihir bersertifikat yang telah menciptakan ratusan murid murid berbakat Nama ku "Alice Estorado"
"(eh??
ada yang salah dengan wanita ini.
sifat nya benar-benar seperti nathan.
dan apa -apan pakaian nya.
KAU MAU MINTA DIRI MU DI PERKO*AA..!!
dia hanya memakai kain tipis untuk menutupi bagian atas dan bawah.
kulit nya yang putih membuatnya sangat mempesona.
tapi dia bego, jadi aku ga tertarik sama sekali.
"Sekarang nona leiya bersiaplah menjadi penyihir terhebat di era ini!
Ikuti aku SEMANGAT!!"
"Emm...
semangat!"
"Lebih bersemangat nona ayo
SEMANGAT!!!"
"iyah... SEMANGAT!!!"
"nona untuk pelajaran pertama ini, aku akan mengajari mu mengendalikan sihir tanpa tongkat
jadi kau bisa melakukan nya kapan pun"
"baik guru!"
"sekarang arah kan telapak tangan mu ke arah pohon besar disana dan alirkan mana secara perlahan"
Ikuti mantra yang kuucapkan.
"Air Cut!!!"
"Air Cut!!!"
~Booomm..!
debu-debu berterbangan mentupi penglihatan ku.
Wooauuu!!!
Sihir yang menakjubkan
aku penasaran apa yang terjadi dengan pohon itu
Alice menggunakan sihirnya angin nya untuk menyingkirkan debu-debu itu.
"Nona leiya seperti nya kau gagal."
Mustahil!
pohon itu tak tergores sedikit pun sebenarnya apa yang terjadi.
"nona sihirmu tak terkendali"
jadi dia tak mengarah pada target yang kau incar"
"sekarang ayo!
COBA LAGIIII!!"
"Ah, iya baik guru!"
"(Woe woe woeee...
berani-berani nya berteriak pada adik perempuan ku.)"
"Air Cut!...
Air Cut!...
Air Cut!..."
"PAKAI SEMANGAT MU NONA LAKUKAN DENGAN SEMANGAT!
BOOM BOOM BOOM!!!
"hah...
hah.... hahhh....."
sudah 3 jam leiya mencobanya, tapi dia belum berhasil.
"Haaah...
aku lelah guru bisa kita ber istirahat sebentar?"
"Ckckckc..
nona kau sama sekali tak ada perkembangan
lihat bagaimana cara ku melakukannya."
Alice berdiri mengarahkan telapak tangan nya pada pohon besar...
*Air Cut!!!
*BOAAAMMMM...!!!
"(MUKE GILEEEE
pohon besar itu terbelah jadi dua)"
"begitu cara penyihir melakukannya.
yang terpenting adalah semangat nona! semangat...!!"
"Ekhm
kalau hanya seperti itu aku juga bisa melakukan nya."
Rotz menyela ucapan Alice.
"hooh...
pangeran, kau bisa melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan barusan?!"
"Heh tentu saja!
bahkan aku tak perlu berteriak layak nya orang bodoh seperti mu"
"apah?!
heh mulut anak-anak hanya lah omong kosong saja."
"lihat lah sendiri apakah ini adalah sebuah omong kosong"
Aku mengarahkan tangan ku ke sebuah batu yang berukuran lebih dari sebuah mobil kontruksi.
"Lihat alice..
begini lah cara penyihir hebat melakukan nya.
~Criiiett.........
Aliran listrik berkumpul di tangan ku.
*DUARRRRR!!!
batu itu hancur menjadi kepingan-kepingan batu kecil.
alice Tercengang melihat kejadian itu.
"Baa... bagaimana mungkin???
"hemmm...
itu baru sihir!"