Best Magic

Best Magic
Episode 12 : Tujuan Hidup



(hahh hahhh...)


(kepala ku berat sekali)


(apa yang terjadi?!)


(seingat ku, aku sedang bertarung dengan guru sombong itu


dan ah..-


kemana dia sekarang?!)


Haah..


"...."


(dia meninggalkan anak kecil yang pingsan sendirian disini, Dasar tak berperasaan.


Baiklah, hari sudah mau gelap aku harus kembali)


(ah....!)


(entah kenapa


tanah tempat ku berbaring sangat empuk.)


"Eh... ehh...


Apa apaan ini..??


Semuanya kenapa..-


Kenapa berwarna hitam..??!"


Rozt baru menyadari bahwa dia dari tadi tertidur di sebuah benda hitam yang aneh.


"Nak, Kau sudah sadar?!


dasar...


mengahawatirkan ku saja."


"Ehhh...?!"


Benda hitam itu perlahan membentuk wujud manusia.


"Paman?!


kau ini sebenarnya makhluk apa?!"


Rozt sangat terkejut melihatnya.


makhluk yang bisa meniru wujud manusia.


"Ahh....


dari mana aku menjelaskan nya ya?


sangat sulit menjelaskan nya tau!


aku ini bukan guru ahli teori seperti itu


jadi ku buat singkat


aku Adalah Slime


itu saja."


"Eeeeeehh?!!


itu saja??!!


seharusnya kau menjelaskan pada ku secara rinci aku tak mengerti."


"Sudah kubilang aku sulit menjelaskan nya


jika kau masih bingung minta saja penjelasan pada gurumu diakademi"


"ahh baik... baik...


Tapi kenapa kau menunjukan wujudmu yang sebenarnya padaku?"


"Hahaha seperti nya aku terlalu berlebihan.


Kau hampir mati karena pukulan ku


jadi aku membaringkan tubuh mu diatas ku agar aku bisa menyembuhkan luka-luka mu.


kau tahu, jika seorang healer biasa yang mengobati mu kau baru akan pulih dalam 10 hari. tapi dengan metode ku hanya butuh setengah hari saja untuk pulih


Yah, ini semua juga salah ku karena berlebihan.


aku hanya tidak menyangka seorang anak bisa mengejutkan ku seperti itu."


"Hehh...


aku tidak peduli yang penting aku sudah memenangkan taruhan kita bukan?"


"tentu saja.


aku dengan senang hati bisa mengajari seorang jenius di masa depan.


Tapi apa kau tau apa yang kurang dalam dirimu sekarang?"


"Fisik dan Stamina.


Aku sangat lemah pada bagian itu.


dalam pertarungan jangka panjang peluang ku menang adalah 0%."


"Kau benar!


Dalam hal itu kau benar-benar parah.


dengan kondisi seperti itu kau sama sekali takkan bisa megendalikan sihir kegelapan.


Sihir kegelapan dikenal sebagai tehnik sihir yang membahayakan pengguna nya.


jadi sebelum aku mengajari mu cara mengendalikan sihir kegelapan mu itu.


aku akan melatih fisik mu terlebih dahulu.


Kau keberatan?"


"Cih.. tidak sama sekali.


Jadi menurutmu berapa lama aku bisa menjadi orang yang kuat.?"


"Hoyy, jangan terburu-buru!


menjadi kuat diperlukan proses yang panjang.


menurut ku kau sudah lumayan hebat.


diusia mu yang sekarang kau sudah bisa mengendalikan sihir petir dengan cukup baik."


"Begitu ya, sebenarnya petir itu bukan lah sihir sama sekali"


"Apa maksud mu?!"


"Petir itu adalah tubuh ku, aku seperti terlahir dengan petir-petir itu paman"


"Woe....


woeee..!!!


itu artinya kau bahkan tak memerlukan mana untuk mengendalikan nya?"


"Kau benar!


aku dengan bebas bisa menggunakan nya kapan pun."


"Hahaha!!


Sungguh gila


kekuatan yang sangat gila!


Tapi kenapa kau terlihat sangat kelelahan setelah melakukan tembakan petir mu sebelumnya?"


"Itu hal yang berbeda.


untuk melakukan tembakan petir itu diperlukan tenaga yang besar


jika dibayangkan seperti mendorong sebuah batu besar."


"hahaha!!!


jika kau bisa menguasai seluruh potensi dari kekuatan aneh mu itu.


Aku tak bisa menduga jadi sekuat apa dirimu nantinya"


Rozt hanya tersenyum dengan ucapan nya itu


Perlahan orang itu mendekati rozt.


"Ohya, aku belum memberi tahu nama ku kan?


Namaku Trazen


salam kenal ya"


Trazen mendekatkan mulutnya kearah kuping rozt, membisikan sesuatu padanya.


"Jadi apa tujuan mu?"


"Hah??"


"Aku tanya padamu sekali lagi


Apa tujuan mu?"


"Entahlah, aku belum memikirkan hal-hal seperti itu"


Kurasa tujuan apapun itu kau bisa mencapainya"


(dia benar, mulai sekarang aku harus serius dengan tujuan ku, selain itu aku juga harus menjalakan misi yang diberikan Dewi Athena.)


Trazen sekarang duduk bersandar di pohon besar. dan mulai menatap serius rozt.


"aku tidak begitu tahu masalah kerajaan, namun jika kau memilih untuk menjadi raja di kerajaan ini, lupakan saja. itu hanya membuang-buang waktu. melihat situasi sekarang ini, kau takkan bisa menduduki kursi raja. tapi dibalik itu, mungkin kau bisa menjadi yang terkuat di dunia lalu menguasainya sebagai penguasa Terkuat"


"Hah...?!


aku sama sekali tidak tertarik dengan kekuasaan.


Aku hanya ingin hidup dengan bebas


dan menyelesaikan kewajiban ku, itu saja."


Trazen menganggkat alis nya dan tersenyum pada rozt.


"Hooh benarkah?!


jadi kau sama sekali tak ingin menguasai kerajaan gormund ini, pangeran?"


"tentu saja, aku sama sekali tidak tertarik dengan itu. aku hanya ingin memastikan tahta ini jatuh pada orang yang tepat


dan tidak membawa petaka pada kerajaan ini.


"Jadi siapa orang yang kau maksud ini?!"


rozt menghela nafas ku sejenak dan ikut bersandar pada pohon bersama trazen.


"Pangeran pertama, lim Rionel.


aku ingin memastikan tahta kerjaan jatuh padanya."


"hmm...


kurasa itu tidak mudah.


pangeran 3 tidak akan membiarkan itu semua terjadi bukan?"


rozt menelan ludah ku karena pernyataan nya yang seolah tau isi hatinya.


"karena itu aku ada disini kan.


untuk sekarang mungkin hanya itu tujuan ku."


"Menarik...


Sangat menarik!!


Baiklah, kau tadi bertanya berapa lama waktu yang diperlukan agar bisa menjadi kuat kan?!"


"Benar, apa kau sudah menemukan jawaban nya paman?!"


"12"


"12??!"


"Ya 12 tahun, akan kupastikan kau menjadi yang terkuat dikerajaan"


"apa kau benar-benar yakin paman?!"


"Mulai sekarang jangan panggil aku paman paman. panggil saja aku master!!!"


"Hah....


aku sedikit tidak yakin.


tapi baiklah apapun agar aku bisa menjadi kuat, master"


~12 Tahun Kemudian~


(12 tahun setelah aku berlatih dibawah pengawasan master, banyak hal telah terjadi.)


(Setiap hari latihan ku terasa seperti di neraka. rasa sakit, lelah, dan juga Kesabaraan.)


(Aku mempelajari itu semua dalam 12 tahun ku untuk mencapai tujuan ku.)


(sementara itu lambert telah menjadi kesatria hebat dikerajaan dan memimpin sebuah pasukan kecil secara khusus.)


(begitu juga dengan porter berkat bantuan dari ayah ku dia juga dijadikan sebagai kesatria.


dia mempunyai kemampuan yang unik yang membuat ayah ku tertarik padanya.)


(Di hari libur latihanku.


aku selalu bermain main bersama lambert dan porter diistana.


kami sudah menanggap satu sama lain sebagai saudara.


Lambert juga memberikan Porter pekerjaan sebagai tangan kanan di pasukan nya)


(Sementara perang tahta masih belum berlangsung karena kondisi ayah masih sangat baik.


para petinggi memutuskan untuk menunda itu ke beberapa tahun kedepan.)


(Tapi seperti yang diharapkan dari perang tahta. semua pangeran sudah bersiap untuk mengikutinya. termasuk aku sendiri.)


(tadinya aku hanya ingin membantu pangeran pertama untuk memenangkan nya tapi ayah tak memperbolehkan hal itu.


dia menyuruh ku untuk membuat pihak ku sendiri.)


(Untuk sekarang bisa dibilang aku hanya punya lambert dan Porter yang berada dipihak ku.


tapi itu semua sudah cukup karena tujuan ku yang sebenarnya bukan lah kemenangan.)


(Sementara leiya.


dia bukan lah adik perempuan yang ku kenal dulu, entah kenapa sejak aku rutin berlatih dengan master sifatnya berubah.


bahkan di akademi maupun di istana kami sudah jarang saling menyapa


dia memutuskan untuk tidak ikut perang dalam pihak mana pun)


(Dan...)


(Ini adalah hari terakhir ku berlatih dengan master.)


"rozt, Ini adalah hari terakhir kita berlatih.


dalam 12 tahun kau sudah berkembang melebihi ekspektasi ku sendiri


Tak ada lagi yang bisa ku ajar kan padamu.


Aku juga berharap kau bisa mencapai tujuan mu apa pun itu."


(master memeluku dengan erat sambil meneteskan air matanya di bahu ku.)


"Aku sangat berterima kasih pada mu master.


kau sudah membuatku sampai sejauh ini.


Aku harap aku bisa membalas perbuatan mu ini suatu saat."


Master Trazen melepaskan pelukan nya lalu minum di sebuah kursi panjang.


"Rozt


Aku senang kau mengatakan nya.


entah ini permintaan atau apa pun.


tapi aku ingin meminta satu hal padamu."


Rozt mengangkuk pelan mengiya kan apa yang dia katakan.


"jika kau bertemu seseorang bernama Tian Mei dan ia terlihat dalam masalah, tolong bantu dia. aku mempunyai hutang Budi padanya."


"Bagaimana rupanya master?"


"Hmmm...


seperti apa ya?!


ah, dia adalah seorang wanita yang periang namun sangat jutek dengan orang asing."


"Baiklah master, jika aku bertemu dengan nya aku akan berusaha untuk membantu nya."


tiba-tiba master Trazen memperhatikan rozt dari atas ke bawah.


"hahaha!


aku tak menyangka seorang pangeran kecil yang mirip dengan seorang gadis, sekarang sudah menjadi pria yang kuat.


Bahkan sekarang kau telah memotong rambut mu, kau sekarang terlihat seperti pria sejati."


"Hahh...


itu pujian atau apa master?!"


"Hahaha tak usah dipikirkan."


"Baiklah kalau begitu"


~Sampai jumpa...!


dia melambaikan tanganya dan perlahan menghilang dari hadapan rozt.


(Aku tak tahu kesulitan apa yang akan menunggu ku mulai dari sekarang.


apapun itu.


aku sudah siap untuk menghadapi nya.)


(dan apapun tujuan ku selanjutnya.


Aku takkan membuat mu kecewa


Dewi Athena)


"......"