ARGANA

ARGANA
Part 8 (Satu kelompok)



Di sekolah


Pagi hari ini, sekolah seperti hari hari biasanya, belajar dan belajar, namanya juga sekolah, kalau belanja namanya warung.


Setelah bel masuk berbunyi Bu guru pun memasuki ruangan kelas, semuanya dengan tenang mendengarkan penjelasan dari Bu guru.


"Baik semuanya, ibu akan memberikan tugas, tapi tugas ini bersifat kelompok dan kelompok nya ibu yang pilih" ucap Bu guru tegas.


"Bu, kenapa tidak kita aja yang memilih??? nanti kalau gak ss frekuensi gimana Bu??" ucap salah satu siswi.


"Tidak bisa request yaa, ini supaya adil saya yang memilih, nanti ada kok waktunya untuk kalian membuat kelompok sendiri, kelompok 1 ..... .... ......, kelompok 2 ..... ..... ....., Kelompok 3 Arga, Zidan, Bayu, kelompok 4 ..... .... dan seterusnya. Silahkan tugas yang ibu berikan ibu kasih waktu 2 Minggu, dalam 2 Minggu harus sudah selesai tidak ada alasan belum selesai, mengerti??."


"Siap mengerti Bu" tak lama bel istirahat pun berbunyi, siswa siswi keluar dari ruangan yang membosankan itu, wkwk becanda yaa, dan pergi mengisi perut yang dari tadi sudah meminta makan.


_________________________________________


Di Kantin


Saat ini Nasya dan Qila serta Arga dan Zidan sedang menunggu pesanan mereka, sambil menunggu kami bercanda ria, tapi beda dengan Arga.


"Kak Arga kenapa? Kok tumben diam aja" tanya Nasya.


"Enggak apa apa" ucap Arga.


"Kak Zidan, kak Arga kenapa?" tanya Nasya beralih kepada Zidan.


"Dia itu diam kayak gitu gara gara kami dikasih tugas dan kebetulan kami satu kelompok dengan Bayu Bayu itu lah" ucap Zidan menjelaskan.


"Oooo, jadi itu yang bikin kak Arga diam?" tanya Nasya lagi.


"Ya habisnya kenapa harus satu kelompok coba, kan bikin kesel" ucap Arga.


"Yaudah sabar yaa, gapapa dicoba beradaptasi kak, aku tau ini berat tapi apa boleh buat" ucap Nasya lembut sambil mengelus punggung tangan Arga.


Setelah itu makanan yang kami pesan pun akhirnya datang, dan tiba tiba saat sedang asik makan.


"Haiii, boleh ikut gabung enggak?" tanyanya.


"Maaf kak cari tempat lain saja, disana masih banyak tempat kosong" ucap Nasya sambil menunjuk tempat tempat kosong.


"Yaudah terima kasih" ucapnya lalu pergi, Arga yang melihat dari tadi percakapan singkat mereka tersenyum tipis, yaps benar itu adalah Bayu.


Tadi sebelum pergi Bayu melirik kearah Arga, dari raut wajahnya dapat dijelaskan bahwa Bayu tidak suka padanya. Namun, Arga hanya bodo amat dengan tatapan dari Bayu, toh itu juga gak penting baginya.


________________________________________


Di Kelas


Bayu menghampiri Arga dan Zidan untuk menanyakan kapan kerja kelompoknya dan dirumah siapa.


"Halo, gw mau tanya, kapan kerja kelompoknya dan dirumah siapa yaa?" ucap Bayu sopan.


Arga yang melihat itu langsung saja membuang muka ke arah lain, tapi ia dapat sikutan dari Zidan.


"Dirumah aku aja, nanti aku sharlock lokasinya, nanti juga boleh kok" ucap Zidan.


"Ooo okedeh, terima kasih yaa" ucap Bayu lalu pergi ke tempat duduknya.


"Bro, lain kali jangan kayak gitu, kasian dia kalau gak ada respon" ucap Zidan menegur Arga.


"Ya biarin, lagian kenapa harus satu kelompok sama dia, padahal masih banyak murid lain disini" ucap Arga kekeh.


"Kita juga kan gak minta, tapi udah pilihan Bu Guru, jadi kamu juga harus profesional, jangan kayak gini, gw bilangin Nasya kala lo gak berubah" ancam Zidan.


"Ish iya iya gw gak gitu lagi, pausss loo" ucap Arga ngegas.


"Udah ngegas salah lagi, PUASSSSS kalik" ucap Zidan ngegas balik.


"Kenapa jadi Lo yang ngegas ke gw sih cuman gara gara dia" ucap Arga.


"EHEM, itu yang belakang kenapa dari saya masuk hingga sekarang ngobrol sendiri" tegur Pak guru yang ternyata sudah berada di dalam kelas, karena asik mengobrol hingga tidak menyadari keberadaan pak Guru.


"Maaf Pak" ucap Zidan lalu pak Guru kembali menjelaskan materi.


Bel pulang akhirnya berbunyi, para siswa siswi berhamburan pergi keluar kelas untuk pulang kerumahnya masing-masing, masak ke rumah kamu wkwk.


Sedangkan Zidan dan Arga kini berjalan menuju kelas Nasya dan Qila, terlihat Nasya dan Qila sedang mengerjakan sesuatu.


"Halo, lagi ngapain tuh" sapa Arga pada Nasya.


"Haiii, lagi nyelesaikan PR besok, biar gak kepikiran" ucap Nasya diangguki Arga "YEAYYY selesai, kamu udah belum Qil?" tanya Nasya.


"Udah juga dong" ucap Qila lalu mereka membereskan buku buku dan menuju ke parkiran.


_________________________________________


Di Parkiran


Mereka berempat sampai di parkiran, sampai suara itu membuat langkah mereka berhenti.


"Tunggu tunggu, gw boleh nebeng enggak?? Soalnya mobil gw mogok" tanya Bayu.


"***- ucapan Nasya terpotong oleh Arga


"GAK" ucap Arga cepat, lalu dapat plototan dari Nasya.


"Sini sama kami aja" tawar Zidan.


"Apa gak kejauhan nanti kalau kamu nganterin gw dulu, soalnya rumah gw deketnya sama rumah Nasya" ucap Bayu.


"Gak apa apa" ucap Zidan lalu diangguki Bayu, mereka bertiga berpamitan lalu meninggalkan area sekolah.


Setelah kepergian mereka, Arga langsung masuk ke dalam mobil, tak lupa ia menutup pintunya keras.


Nasya yang melihat itu langsung ikut masuk kedalam mobil, dan duduk disebelah Arga, ia melihat Arga nampak kesal dengan dirinya.


"Kak, lain kali jangan kayak gitu, kan bisa dijawab baik baik" ucap Nasya lembut.


"Aku gak suka kamu responnya baik ke dia" ucap Arga masih saja tidak mau menatap Nasya.


"Yasudah, aku cari kendaraan lain aja" ucap Nasya turun dari mobil Arga dan jalan kaki menuju halte menunggu angkutan.


Arga tidak menahan Nasya, karena ia masih berada pada posisi marah, ia pergi menjalankan mobilnya melewati halte yang ada keberadaan Nasya.


Nasya yang melihat Arga pergi dengan wajah yang masih marah cuman bisa menarik nafasnya dalam.


"Sampai kapan kak kamu kayak gini, huft aku capek juga kak" ucap Nasya lalu ada bus yang berhenti dan ia menaiki bus itu sampai di depan rumahnya.


Sesampainya dirumah ia bersih bersih lalu segera mengisi perut, ia mematikan ponsel nya karena ia ingin mencari ketenangan, lalu ia terlelap.


Sedangkan di sisi lain, Arga sedang mencari keberadaan Nasya yang tidak bisa dihubungi, Qila pun juga ikutan panik karena tidak tau Nasya dimana sekarang.


__________________________________________


Di Rumah Zidan


"Gak diangkat angkat sama Nasya" ucap Arga kesana kemari.


"Kok bisa jadi gini sih bro, lagian lu main tinggal anak orang, kalau udah ngambek bingung juga kan" ucap Zidan.


"Arrggggghhhhhh, batalin kerja kelompoknya, gw mau cari Nasya, gw kerumahnya sekarang" ucap Arga lalu menuju rumah Syafa dengan kecepatan tinggi.


Zidan mengabari Bayu kalau kerja kelompoknya dibatalkan, karena ia berasalan ada acara keluarga. Namun, ternyata Bayu mendengar obrolan mereka dirumah Zidan, karena saat itu ternyata ia sudah datang namun tak masuk kedalam, ia tersenyum tipis mengetahui Nasya dan Arga marahan karenanya.


'Baguslah, Arga Arga, gw gak akan biarin lu ngerebut Nasya dari gw gak akan' batin Bayu saat melihat mobil Arga mulai meninggalkan rumah Zidan.


Setelah itu Bayu pun pergi meninggalkan rumah Zidan menuju basecamp nya yang biasa ia pakai untuk minum minuman keras.